Peterpan
Peterpan adalah sebuah band dari Bandung, Indonesia. Band ini dibentuk pada tahun 1997 dan terkenal berkat lagu-lagunya
"Ada Apa Denganmu", "Topeng", dan "Kukatakan Dengan
Indah". Pada awalnya kelompok Peterpan terdiri dari Ariel, Uki, Loekman, Reza, Andika, dan Indra. Namun di bulan November 2006, dua anggotanya, Andika dan Indra dipecat
dari grup musik tersebut. Perpecahan ini dipicu adanya perbedaan prinsip
kreativitas.
Perjalanan karier
Awal terbentuk
Pada tahun 1997, Andhika (kibor) membentuk band Topi
dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), serta teman
mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang
mengisi posisi vokal. Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan
memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan
Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.
Andika mengumpulkan kembali personel Topi di tahun
2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik
yang lebih dewasa dan lebih kaya melody, maka diajaklah Loekman, teman kakak
Indra, yang akhirnya jadi lead guitar (gitar utama). Setelah terbentuk
dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama peterpan. Tanggal 1
September 2000 secara resmi peterpan terbentuk.
Perjalanan profesional peterpan dimulai tahun 2001
dengan merambah dari café ke café di Bandung. Mereka bermain di café O'Hara dan
Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta alternative rock
seperti Nirvana,
Pearl Jam,
Cold play, U2, Creed, dll. Saat di
café Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Kang Noey (basis Java Jive)
yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari tiga lagu yang
dikirim untuk demo, "Sahabat", "Mimpi Yang Sempurna", dan
"Taman Langit", terpilih lagu "Mimpi Yang Sempurna" untuk
dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002.
Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan
sampai di atas 150.000 kopi.
Perusahaan rekaman Musica
Studios pun tak melewatkan potensi peterpan. Musica mempercepat pengajuan
kontrak untuk debut album peterpan. Akhirnya debut album peterpan bertajuk Taman
Langit dirilis bulan Juni 2003. Tak disangka, album itu mampu terjual
di atas angka 650.000 kopi. Atas prestasi tersebut, mereka menerima Multi
Platinum untuk album Taman Langit.[1]
Tak hanya jumlah penjualan, peterpan juga sukses
mencetak rekor konser maraton di enam provinsi dalam tempo 24 jam pada tanggal
18 Juli 2004. Konser bertajuk "LA Lights Peterpan 24 Jam Breaking
Record" itu dimulai di Medan, Sumatra Utara sekitar pukul 07.55 sampai
08.40 WIB. Dari sana, mereka lalu melanjutkan di Padang, Sumatra Barat sekitar
pukul 10.45 hingga 11.30 WIB. Pada jam 12.55 hingga 13.40 WIB, Peterpan konser
di Pekanbaru, Riau, terus Lampung pada jam 16.25 sampai 17.10 WIB. Ariel lantas
membuka konser di Semarang, Jawa Tengah, sekitar pukul 19.45 dan berakhir pada
20.30 WIB. Konser Peterpan ditutup di Surabaya sekitar pukul 22.15 sampai 23.00
WIB. Atas prestasinya ini, mereka berhak dicatat dalam Museum Rekor Indonesia
(MURI).[2]
Pada Agustus 2004, Peterpan merilis album ke-2
bertajuk Bintang di Surga. Album itu telah terjual
350.000 kopi dalam waktu 2 minggu setelah rilis dan pada awal Januari 2005
telah mencapai 1,7 juta kopi.[3]
Pada Februari 2005, penjualan album ini mencapai 2 juta kopi.[4] Dan
menurut catatan, album ini mampu terjual sebanyak 3 juta kopi.[5]
Di awal tahun 2005, Peterpan meraih penghargaan
sebagai artis favorit Indonesia di MTV
Asia Aid pada tanggal 9 Februari 2005 di Bangkok.[6][7]
Dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2005,
Peterpan menempati urutan teratas nominasi dengan memperoleh 11 nominasi. Empat
di antaranya dicetak lewat lagu "Ada Apa Denganmu".[8]
Dari 11 nominasi itu, Peterpan mendapat 7 penghargaan, antara lain untuk
"band terbaik", "album terbaik", "grafis desain album
terbaik" dan "karya produksi terbaik", karena album Bintang
di Surga.[9]
Pada ajang SCTV Music Awards 2005, Peterpan mendapat penghargaan di kategori
"Album Pop Group Ngetop"' dan "Lagu Paling Ngetop".
Pada tahun 2005, Peterpan kembali merilis 2 album
yaitu : VCD Untuk Sahabat Peterpan yang berisi Orginal VCD
Karaoke termasuk video klip serta dokumentasi saat mereka melakukan
pemecahan rekor konser selama 24 jam di 6 kota.[10],dan
album jalur suara film Alexandria.[11]
Perpecahan
Pada tanggal 4 November 2006, Andika dan Indra, resmi
keluar dari anggota band. Kedua mantan personel ini pada akhirnya membentuk
kelompok lainnya yang diberi nama The Titans.
Pasca keluarnya Andika dan Indra, posisi mereka
ditempati oleh dua pemusik tambahan, yaitu Lucky dan David. Dengan formasi
tambahan ini, Peterpan merilis, Hari
yang Cerah. Acara launching album ini juga dibuat lain karena
dilakukan di dua negara. Di RUUMS Kuala Lumpur pada 25 Mei 2007 setelah itu di
Bandung di Monumen Pahlawan Gazebo dan disiarkan secara live di 6 stasiun
televisi.[12]
Album ini diklaim sebagai album terakhir mereka dengan
nama "Peterpan". Ariel mengklaim bahwa pada akhirnya mereka akan
melepaskan nama Peterpan dan menggunakan nama lainnya.[13]
Meski tanpa foramsi utuh seperti dulu, peterpan masih
mampu memperlihatkan 'taring'nya. Di bulan September 2007, mereka mendapat
kehormatan untuk mengikuti acara "Song Festival" di Korea Selatan.[14]
Sebelumnnya, peterpan juga masih mampu mengantongi penghargaan sebagai Best
Favorite Artis Indonesia MTV Asia Award 2006 dan Album Pop Group Ngetop SCTV
Music Award 2006.
Pasca Ditangkapnya Ariel
Setelah diguncang oleh perpecahan di antara para
personelnya, band ini sekali lagi ditimpa musibah, yaitu dengan munculnya kasus
video adegan mesum seseorang yang mirip Ariel Peterpan. Kasus ini mengakibatkan
ditangkapnya Ariel pada tanggal 22 Juni 2010.[15]
Namun kasus ini tidak menyurutkan semangat penggemar Peterpan. Dan untuk
menjawab kerinduan penggemar mereka, Ariel dan kawan-kawan beberapa kali
mengadakan pertunjukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan.
Kerusuhan di konser
Sama seperti grup band tenar lain di Indonesia, konser
peterpan pun tak lepas dari masalah. Pada tahun 2006, saat konser di stadion
Harapan Bangsa Lhongraya Kota Banda Aceh tanggal 22 Februari 2006, sedikitnya
30 orang penonton pingsan, terbanyak diantaranya adalah remaja putri. Tak hanya
itu, konser ini pun dinilai melanggar undang-undang Syariat Islam yang telah
diberlakukan secara kaffah (menyeluruh) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
(NAD) karena bercampurnya penonton pria dan wanita di dalam lapangan
pertunjukan.[16]
Akibat kerusuhan saat konser bukan hanya menimpa
penonton, tapi juga anggota band yang tampil. Hal ini terjadi saat peterpan
konser di Stadion Bima Cirebon, 11 April 2006. Hujan batu dilemparkan para
penonton tak berkarcis di luar Stadion, akibatnya tak hanya belasan penonton
dilarikan ke berbagai rumah sakit akibat lemparan batu, tapi juga sang vokalis,
Ariel, yang tak luput dari hujan batu tersebut. Ariel terkena lemparan di
bagian dada sehingga langsung diamankan ke luar Stadion. Akibat peristiwa itu
konser menjadi terhenti di saat peterpan membawakan lagu kelimanya
"Mungkin Nanti" sekitar pukul 20.30 WIB.[17]
Diskografi
Album studio
- Kisah 2002 Malam (2002)
- Taman Langit (2003)
- Bintang di Surga (2004)
- Ost. Alexandria (2005)
- Hari yang Cerah (2007)
- Sebuah Nama Sebuah Cerita (2008)
Album lainnya
- Untuk Sahabat Peterpan (2005)
Singel
- Ariel - Dara (2011)
Video Klip
- "Mimpi Yang Sempurna" ((Kisah 2002 Malam)
- "Sahabat" (Taman Langit)
- "Aku Dan Bintang" (Taman Langit)
- "Semua Tentang Kita" (Taman Langit))
- "Topeng" (Taman Langit
- "Yang Terdalam" (Taman Langit)
- "Kita Tertawa" (Taman Langit)
- "Ada Apa Denganmu" (Bintang Di Surga)
- "Mungkin Nanti" (Bintang di Surga)
- "Ku Katakan Dengan Indah" (Bintang di Surga)
- "Khayalan Tingkat Tinggi" (Bintang di Surga)
- "Bintang Di Surga" (Bintang di Surga)
- "Di Atas Normal" (Bintang di Surga)
- "Dibelakangku" (Bintang di Surga)
- "Tak Bisakah" (OST Alexandria)
- "Jauh Mimpiku" (OST Alexandria)
- "Menunggu Pagi" (OST Alexandria)
- "Langit Tak Mendengar" (OST Alexandria)
- "Membebaniku" (OST Alexandria)
- "Menunggumu feat. Chrisye" (Senyawa)
- "Kupu Kupu Malam"
- "Menghapus Jejakmu" (Hari yang Cerah)
- "Dibalik Awan" (Hari yang Cerah)
- "Sally Sendiri" (Hari yang Cerah)
- "Hari Yang cerah Untuk Jiwa Yang Sepi" (Hari yang Cerah)
- "Cobalah Mengerti" (Hari yang Cerah)
- "Lirih"
- "Walau Habis Terang" (Sebuah Nama Sebuah Cerita)
- "Kisah Cintaku" (Sebuah Nama Sebuah Cerita)
- "Tak Ada Yang Abadi" (Sebuah Nama Sebuah Cerita)
Penghargaan
Tahun 2002
- Rookie of the Year 2002 versi Majalah Hai
Tahun 2004
- Grup Pendatang Baru Ter-Ngetop SCTV Music Award
- Rekor MURI – Konser Maraton 6 Kota 24 Jam - 18 Juli 2004
Tahun 2005
- Best Favorite - Artis Indonesia MTV Asia Award - Februari 2005
- Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award - Mei 2005
- Lagu Paling Ngetop, SCTV Music Award - Mei 2005
- Band Paling Ngetop di SCTV Award - Agustus 2005
- Penjualan Album Terbaik Sepanjang Tahun, MTV Music Award – September 2005
- Grafis desain album terbaik Bintang di Surga AMI Awards 2005 - November 2005
Tahun 2006
- Best Favorite - Artis Indonesia MTV Asia Award - April 2006
- Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award - Mei 2006
- Video of The Year: Bintang di Surga, MTV Indonesia Award(Peterpan)
Tahun 2007
- Best Contribution Award, from Korea
Tahun 2009
- Video Klip TerDahsyat "Walau Habis Terang", Dahsyatnya Award - April 2009
- Band TerDahsyat, Dahsyatnya Award - April 2009
- Lagu Terbaik versi majalah Rolling Stone dengan lagu "Kukatakan Dengan Indah"
- Band Terfavorit, Indonesia Kids Choice Awards
- Peterpan "Most Inspiring Artist", MTV Indonesia 25 November 2009
Tahun 2010
- Ariel Peterpan, Penyanyi Terbaik versi Rolling Stone
Tahun 2011
- Ariel Peterpan, "The Talk Of The Nation", versi Rolling Stone
Lagu Dara
Ungkapan Kisah Ariel Dengan Luna Maya – Suasana
Rutan Kebon Waru, Bandung pada kemarin Senin (18/4), diramaikan oleh
acara peluncuran single terbaru dari Ariel bersama bandnya Peterpan yang
berjudul Dara. Meski harus mendekam di balik jeruji besi, bukan berarti ia
harus berhenti untuk bermusik. Lagu terbaru berjudul Dara itu menceritakan tentang keadaan Ariel selama menjalani hukuman. Kisahnya pun tak lepas dari sang
pacar, Luna Maya. Lagu tersebut dibawakan oleh Ariel pada kemarin pagi dengan
diiringi petikan gitar.
Dalam arti
luasnya, lagu Dara ini bertema tentang kerinduan seseorang. Namun, Ariel tidak
ingin menyudutkan jika lagu ini adalah tentang kisahnya meskipun sebenarnya
temanya sesuai dengan keadaan disini. Maka dari itu, Ariel lebih mengartikan
lagu tersebut sebagai kerinduan. Orang yang di dalam dan di luar tapi saling
menguatkan untuk bisa terus melanjutkan hidupnya walaupun tertimpa masalah.
Kata-kata tersebut diucapkan Ariel dalam sambutannya di Rutan Kebonwaru, Jawa Barat,
Senin (18/4).
“Ini lagunya
sementara judulnya Dara, tapi belum tahu nanti. Sebelum nyanyi saya mau
sampaikan ke sahabat Peterpan dimana pun berada. Maaf harus menunggu lama
karena album Peterpan tertunda. Mudah-mudahan lagu ini bisa mengobati. Saya berharap
lagu ini bisa diterima masyarakat Indonesia juga dan saya juga memohon maaf
kepada seluruh masyarakat atas semua keresahan yang telah terjadi selama ini,”
ungkapnya.
Berikut syair
lagu Dara:
Jangan-jangan
kau bersedih
Ku tahu kau
lelah
Tepiskan ke ujung
dunia
Biarkan
mereka-mereka
Tenangkan hati
di sana
Ketika lelah
Mimpi yang
menenangkan
Biarkan
semua-semua
Kurangi beban
itu
Tetap lihat ke
depan
Tak terasingkan
dunia
Dua jiwa yang
perih
Masih ada di
sana, untuk kita berdua
Dalam hati yang
bersatu
Tempat kita
berdua
Dan jangan kau
bersedih
Kutahu kau
lelah
Tepiskan ke
ujung dunia
Sementara soal
album Peterpan, Ariel mengaku masih menyelesaikan sambil jalan. Dia kerap
didatangi personel Peterpan lain untuk mendiskusikannya.
Ungu (grup musik)
Ungu adalah grup musik
Indonesia
yang beranggotakan Pasha
(penyanyi), Makki
(bass), Enda
(gitar), Oncy
(gitar), dan Rowman (drum). Sampai tahun 2007 mereka telah
menghasilkan 4 album
dan 2 album mini.
Ungu terbentuk tahun 1996. Motor
pembentuknya adalah Ekky (gitar) dan saat itu vokalisnya adalah Michael,
sedangkan drum dipegang oleh Pasha Van derr Krabb. Tahun 1997, saat Ungu hendak
manggung, Pasha Van derr Krabb 'menghilang' dan posisinya digantikan oleh Rowman. Enda yang sebelumnya
adalah roadies-nya Ekky juga ikut bergabung dengan Ungu.
Tahun 2000, Ungu mulai mempersiapkan album pertama mereka, yang
akhirnya dirilis 6 Juli 2002 bertajuk Laguku. Sebelumnya, Ungu ikut
mengisi 2 lagu di album kompilasi Klik bersama Lakuna, Borneo, Piknik,
dan Energy. Ke dua lagu tersebut adalah "Hasrat" dan
"Bunga". Single pertama album ini, "Bayang Semu" menjadi original
soundtrack sinetron ABG (RCTI). Meski terbilang sukses, album ini baru mendapat Platinum
Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.
Saat hendak masuk dapur rekaman untuk album kedua, Ekky memutuskan keluar. Oncy yang saat itu baru
keluar dari Funky Kopral dipilih untuk menggantikan Ekky. Album kedua Ungu Tempat
Terindah dirilis Desember 2003. Album ini menjagokan "Karena Dia
Kamu" sebagai single pertama dan "Suara Hati" dipilih sebagai
single kedua. Baru empat bulan dirilis, penjualannya telah mencapai 80.000
(delapan puluh ribu) kopi. Jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan
dengan album pertama yang 'telah' mendapatkan platinum (150.000 kopi) dalam
hitungan waktu satu setengah tahun.[1]
Pada tahun 2005, Ungu menjadi salah satu artis yang
berkolaborasi dengan Chrisye di album terbaru Chrisye,
"Senyawa".
Album Melayang dirilis Desember 2005. Di albumnya yang
ketiga dengan single "Demi Waktu", Ungu mendapat double platinum.[2]
Dengan hits Demi Waktu mengantarkan Ungu jadi MTV Exclusive Artis di bulan
Desember 2005. Gaung "Demi Waktu" merambah negeri Jiran, Malaysia.
Empat perusahaan label berebut untuk mendapatkan hak edar di sana. SRC,
perusahaan yang menaungi Siti Nurhaliza akhirnya keluar sebagai pemenang.[3]
Ungu mengeluarkan sebuah mini album untuk menyambut Ramadhan 1427 H bertajuk SurgaMu
yang dirilis September 2006.[4]
Hanya dalam tempo sepuluh hari sejak rilis mini album SurgaMu, telah
terjual sebanyak 150 ribu keping.[5]
Bahkan Wakil Presiden Yusuf Kalla memberi penghargaan 'Inspiring' atas album
religi SurgaMu. Sayangnya, saat hendak menerima penghargaan di istana Wapres,
Ungu yang mengenakan setelah jas yang dipadu celana jeans ditolak masuk ke
dalam istana, dengan alasan pakaian yang tak sesuai dengan protokoler istana.[6]
Dalam Penghargaan MTV
Indonesia 2006, Ungu masuk dalam 3 nominasi, yaitu Most Favorite
Group/Band/Duo, Best Director "Demi Waktu" Abimael Gandy, dan Video
of the Year "Demi Waktu".[7]
Ungu dengan dukungan "A Mild Live
Productions" dan "Trinity Optima Production" membuat
buku biografi. Buku yang diberi judul "A Mild Live Ungu Book
Magazine" itu diluncurkan pada Kamis, 10 Mei 2007, di Jakarta.[8]
Dicetak sebanyak 40 ribu eksemplar, buku tersebut memuat biografi masing-masing
personel, diskografi Ungu, foto-foto, dan bahkan chord lagu-lagu Ungu.[9]
Ungu juga sering terlibat dalam pembuatan album
soundtrack. Ungu pernah menyumbangkan lagu untuk film Buruan Cium Gue
yang dilarang edar. Ungu pun menyumbangkan 3 buah lagu untuk film Coklat
Stroberi yakni dua lagu baru, "Disini Untukmu" dan
"Sahabatku", serta mengikutkan lagu "Berjanjilah" dari
album ketiga mereka Melayang.[10]
Dalam ajang "SCTV
Music Awards 2007"
di Balai Sidang Jakarta
(JHCC), Ungu mendapat 4 kemenangan. Album SurgaMu
yang diproduseri Trinity/Prosound membawa Ungu menjadi penerima penghargaan
'Album Religi', 'Lagu Paling Ngetop' dan 'Video Klip Paling Ngetop' untuk lagu
"Andai Kutahu". Sedangkan Melayang dengan lagu andalan
"Tercipta Untukmu" memenangkan kategori 'Album Pop Rock Duo/Grup'.[11]
Ungu kembali merilis album reguler keempatnya bertajuk
Untukmu Selamanya. Album ini di-launching
di empat negara sekaligus, yaitu 9 Agustus 2007 di Kuala
Lumpur, Malaysia,
10 Agustus 2007 di Singapura, 12
Agustus 2007 Hongkong
dan puncaknya 15 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia. Lagu andalan dalam album ini antara lain,
"Kekasih Gelapku", "Cinta dalam Hati", "Apalah Arti
Cinta" dan "Ijinkan Aku".[12]
Menyambut Ramadhan 1428 H, Ungu merilis
album religi lagi yang berbentuk mini album bertajuk Para Pencari-Mu.
Dalam album ini Ungu berkolaborasi dengan ustad Jeffry
Al Buchori.[13]
Album ini hanya berisi lima lagu, yaitu "Para PencariMu",
"Sembah Sujudku", "Surga Hati", "Sesungguhnya",
dan "Tuhanku". Sebelum mini album ini dirilis, tiga dari lima lagu
telah terpilih sebagai soundtrack sinetron religi yang tayang selama Bulan Ramadhan.[14]
Ungu kembali meraih penghargaan untuk kategori 'Band
Ngetop' di ajang SCTV Music Awards 2007, yang berlangsung
di JCC Senayan Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2007. Dalam ajang itu, Ungu berhasil menyisihkan grup band
lainnya, seperti Ada Band, Peterpan, Radja, dan pendatang
baru yang mendadak populer, Kangen Band. Pada tahun 2007, Ungu bersama
Samsons dan Naff,
dijuluki 'The Rising Star' band oleh penyelenggara konser musik akbar
Soundrenaline, A Mild Live Productions dan Deteksi Productions, juga oleh
raksasa label rekaman Musica Studio.[15]
Kasus
Ketenaran, selain membawa penggemar yang banyak, juga
menimbulkan dampak negatif. Seringkali konser Ungu 'memakan' korban. Saat
konser di Mojokerto,
Jawa Timur,
30 Maret 2006, puluhan wanita
pingsan. Sembilan bulan kemudian, tepatnya 19 Desember
2006, konser "Popcoholic
with Ungu" di Stadion Widya Mandala Krida, Kedungwuni, Pekalongan berakhir
dengan kericuhan yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan enam lainnya
luka serius karena terinjak-injak dan kekurangan oksigen ketika
puluhan ribu orang berdesakan keluar usai menyaksikan konser mereka.[16]
Kehidupan religius dan sosial
Selain mengeluarkan 2 album religi, pada pertengahan
2007, kelima personel Ungu bersama-sama menunaikan ibadah umroh untuk pertama
kalinya.[17]
Ungu pun berupaya menciptakan hubungan yang lebih intim dengan penggemarnya,
dengan memberikan beasiswa kepada lima penggemar Ungu yang kurang mampu. [18]
Diskografi
Album Studio
- 2002: Laguku
- 2003: Tempat Terindah
- 2005: Melayang
- 2007: Untukmu Selamanya
- 2009: Penguasa Hati
- 2010: 1000 Kisah Satu Hati
Album Religi
- 2006: SurgaMu
- 2007: Para Pencari Mu
- 2008: Aku dan Tuhanku
- 2009: Maha Besar
Album Soundtrack
- 2007: Coklat Stroberi
- 2008: Ayat Ayat Cinta
- 2009: Sang Pemimpi
Album Kompilasi
- 2000: Klik
- 2004: Senyawa
- 2005: From Us To U
- 2006: Duets By Request
Single
- 2010: 1000 Malam
- 2011: Maafkan Aku, Penghujung Cintaku, Ku Pinang Kau Dengan Bismillah, Selamat Jalan Kekasih
Iklan
- Relaxa (2005)
- Telkomsel (2007)
- Venera (2010)
- Garnier (2011)
- Nissan Juke (2011)
Filmografi
- Purple Love (2011)
Sheila on 7 adalah salah satu grup musik
Indonesia
yang berdiri pada 6
Mei 1996 ini
pada awalnya adalah sekumpulan anak-anak sekolah dari
beberapa SMA di Yogyakarta. Di awal berdirinya bersatulah lima anak muda, Duta (vokal) berasal dari SMA 4, Adam (bass) dari SMA 6, Eross
(gitar) dari SMA Muhammadiyah I, Sakti
(gitar) dari SMA De Britto, dan Anton (drum) berasal dari SMA Bopkri I. Mereka
sepakat untuk membentuk sebuah band dan membawakan lagu-lagu dari kelompok Oasis, U2,
Bon Jovi, Guns
N' Roses, dll. Pada waktu itu juga, mereka telah memiliki beberapa
lagu-lagu orisinal karya mereka sendiri dan mereka mencoba untuk memperkenalkan
dan membawakan lagu-lagu tersebut dengan penuh rasa percaya diri di berbagai
pentas.
Sejarah
Berawal dari Adam dan Sakti yang memiliki band bernama
"W.H.Y Gank" mengajak Duta ikut latihan band mereka untuk menjadi
vokalis. Duta dipilih berbekal cerita Adam bahwa Adam dan Duta merupakan
langganan pengisi acara 17 Agustus-an di komplek perumahan mereka, Duta
menyanyi dan Adam bermain gitar akustik.
Berbicara mengenai "W.H.Y Gank" saat itu,
Adam dan Sakti masih sering bertukar posisi sebagai bassist dan guitarist
tergantung dari lagu yang mereka bawakan. Namun kebetulan band yang
beranggotakan Adam, Sakti, Duta, dan seorang drummer bernama Agung ini belum
sempat mencicipi panggung musik. Mereka baru sebatas latihan di studio,
meng-cover version lagu band-band ternama, dan ikut audisi/seleksi untuk bisa
tampil di sebuah acara.
Setahun berselang setelah "W.H.Y Gank"
sempat vakum beberapa waktu, berkenalanlah mereka dengan Eross (yang nantinya
menjadi lead guitar mereka). Mereka berempat kemudian memutuskan untuk memulai
sebuah band baru, dan bertemulah mereka dengan Anton sang pemain drum yang
dikenalkan oleh Eross pada saat latihan pertama band ini di studio. Setelah
latihan pertama selesai inilah mereka memutuskan untuk menamakan band ini
dengan nama "Sheilagank", dan menjadikan tanggal 6 Mei 1996 sebagai
hari lahir mereka.
"Sheilagank" sempat malang melintang di
pensi-pensi dan festival band SMA se-Jateng DIY selama kurang lebih 2 tahun,
hingga pertengahan tahun 1998 akhirnya mereka mendapatkan "kontrak
rekaman" pertama mereka dengan pihak label Sony Music Entertaintment
Indonesia. Mereka kemudian merubah nama band mereka menjadi "Sheila On
7". Nama "Sheilagank" kemudian digunakan sebagai sebutan bagi
pendengar setia karya-karya mereka. "Sheila" sebenarnya diambil dari
nama teman SMA Eross yang juga adalah teman SD Adam dan Duta. Alkisah, saat
pertama Adam dan Eross berkenalan dulu, Adam memanggil Eross dengan panggilan
"temannya Sheila ya ?!", dan Eross pun menjawab "kamu
temannya Sheila juga ya ?!", sehingga nama tersebut seringkali
disebut dalam perbincangan mereka. Sedangkan "On 7" maksudnya adalah
"pada 7 nada yaitu do-re-mi-fa-sol-la-si". Sehingga nama "Sheila
On 7" kira-kira artinya adalah teman-temannya "Sheila" yang
memainkan 7 nada / memainkan musik.
Sheila On 7 sejak awal kiprahnya di kancah musik
Indonesia telah menorehkan banyak sekali prestasi, diantaranya menjadi
satu-satunya band Indonesia yang mampu menjual album fisik sebanyak lebih dari
satu juta copy, tiga album berturut-turut. Mereka juga memiliki
pendengar-pendengar setia di negara-negara tetangga seperti Malaysia,
Singapura, dan Brunei.
Namun di tahun 2004, mereka harus berpisah dengan
Anton (drummer) dikarenakan perbedaan visi. Saat itu kemudian Brian masuk
sebagai additional player mengisi posisi drummer yang ditinggalkan Anton. Brian
tampil bersama Sheila On 7 di berbagai tour untuk promo album "Pejantan
Tangguh". Album The Very Best of Sheila On 7 (2005) menjadi karir rekaman
studio pertama Brian bersama Sheila On 7 sebagai additional player. Pada tahun
2006, Sheila On 7 juga harus berpisah dengan Sakti karena ia mengundurkan diri
di tengah-tengah proses rekaman album "507". Namun pada saat proses
rekaman album "507" itu pulalah Sheila On 7 akhirnya mengangkat Brian
menjadi drummer tetap Sheila On 7 hingga sekarang. Sheila On 7 sekarang adalah
Brian (drum), Eross (guitar), Duta (vocal), Adam (bass). Mereka punya nickname
"B.E.D.A."
Diskografi
Sampai saat ini juga, mereka masih sulit untuk
menyebut warna musik apa yang sebenarnya dimainkan. Tetapi satu hal yang jelas
adalah bahwa mereka berkeyakinan untuk memainkan “Sheila music”, dimana ide-ide
atau kreasi dalam bermusik dimunculkan secara spontan dan menampilkan
lirik-lirik yang gampang dicerna serta konsep musik yang sederhana.
Pada awal berdirinya grup ini bernama
"Sheila". Tidak lama kemudian, mereka menambahkan kata
"Gank", hingga jadilah "Sheila Gank". Namun karena masalah sense,
akhirnya nama mereka berganti menjadi "Sheila on 7", "on 7"
berarti solmisasi alias 7 tangga nada (do re mi fa sol la si).
Sejak awal grup ini mencoba untuk tampil secara
profesional. Dimulai dengan keterlibatan mereka dalam beberapa pentas musik,
festival maupun pertunjukan komersil di DIY dan Jawa Tengah, baik di lingkup
sekolah, kampus, serta panggung umum. Satu hal yang cukup meyakinkan dan
membanggakan adalah keikutsertaan mereka dalam program indie label “Ajang
Musikal” (Ajang Musisi Lokal) di tahun 1997 milik Radio Geronimo 105.8 FM
& G-Indie Production yang di inisiasi oleh Teuku Dalin di Yogyakarta,
dimana program ini adalah program sindikasi radio yang disiarkan oleh hampir 90
radio swasta di tanah air. Ajang Musikal adalah program radio yang menyiarkan
lagu-lagu karya sendiri dari band-band lokal yang belum pernah rekaman
komersial.
Dalam program ini mereka mendapat respons yang sangat
positif, dimana request dari para pendengar untuk lagu karya mereka sendiri
yaitu Kita, menempatkan mereka selama 3 bulan berturut-turut di tangga
lagu Ajang Musikal G-Indie 10 pada bulan Maret, April, dan Mei 1997. Seperti
yang di katakan oleh Teuku Dalin: "Sheila Gank punya talenta dimana mereka
berani menyodorkan lagu-lagu original di panggung lokal, meskipun saat itu masih
sepi tepukan, saya yakin mereka adalah trigger bagi grup-grup band di Jogja
untuk dapat tiket rekaman komersial di major label. Menunjuk pada hal tersebut,
"Sheila on 7" mampu untuk merefleksikan dirinya dan menjadikannya
sebagai tolak ukur untuk ke jenjang yang lebih atas lagi yakni rekaman
komersial. Dengan penuh keyakinan pula, Sheila on 7 memberanikan diri untuk
menawarkan demotape serta proposal ke label Sony Music Indonesia, dan akhirnya kesempatan
pun datang dengan dikontraknya Sheila on 7 untuk 8 album dengan sistem royalti.
Diskografi
- Sheila on 7 - 7 Mei 1999
- Kisah Klasik Untuk Masa Depan - 29 September 2000
- 07 Des - 10 Februari 2002
- OST. 30 Hari Mencari Cinta - Desember 2003
- Pejantan Tangguh - 18 Juni 2004
- Jalan Terus-The very best of sheila on 7 - 8 Mei 2005
- 507 - 30 Juni 2006
- Menentukan Arah - 25 Januari 2008
- Hari Bersamanya (Single) - Juni 2010
- Berlayar - 14 Januari 2011
Prestasi Sheila on 7
- Double Platinum Award (1st Album) - Sony Music Asia ( agustus 1999)
- Favorite Video Clip "DAN" - VMI Viewer's Choice ( agustus 1999)
- Favorite Band - MUMU Reader's Choice ( september 1999)
- Band Terpanjang - Kawanku Award 1999 (oktober 1999)
- Best Song "DAN" of Pop Category - Anugerah Musik Indonesia (november 1999)
- Best Producer Sheila on 7-Anugerah Musik Indonesia (november 1999)
- Best Video Clip "DAN" - Panasonic Award (november 1999)
- Best Rock Group - HAI Magazine Music Polling (desember 1999)
- Best New Comer Group - HAI Magazine Music Polling (desember 1999)
- Best Song "DAN" - HAI Magazine Music Polling (desember 1999)
- Best Album "Sheila On 7" - HAI Magazine Music Polling (desember 1999)
- Best New Artist - MTV VMA (Juni 2000)
- Best New Artist - Kabar Kabari (Juli 2000)
- 7 Platinum and Special Super Achievement Award (1st Album) - Sony Music Asia(august 2000)
- The Rocketeer Award - Clear Top 10 Award (september 2000)
- Band Terlalu - Kawanku Award 2000 (september 2000)
- The 10 Best Millenist - Bintang Millenia (desember 2000)
- Bintang MUMU 2000 - Tabloid musik MUMU (desember 2000)
- Best Pop Group - HAI Magazine Music Polling (januari 2001)
- Most Favorite Band - Musikamu Polling (januari 2001)
- No.1 Hits of the World “Kisah klasik Untuk Masa Depan” Billboard chart Malaysia(Februari 2001)
- Video klip terbaik Bulanan “Sephia” VMI 2001
- Video klip favorit Bulanan “Sephia” VMI 2001
- Platinum Award (2nd Album) - Sony Music Malaysia (maret 2001)
- Best Pop Band - PAMI Award (maret 2001)
- Ten Times Platinum - Sony Music Indonesia (mei 2001)
- Most Favorite Band or Group or Duo - Penghargaan MTV Indonesia 2001(juni 2001)
- Band Paling Ngetop - SCTV Award 2001 (Agustus 2001)
- The Coolest Duo or Group - Clear Top 10 Award (September 2001)
- The Fabulous Album "Kisah Klasik Untuk Masa Depan" - Clear Top 10 Award (September 2001)
- Lagu Terbaik "SEPHIA" Kategori Pop Progressive - AMI SHARP AWARD 2001 (Oktober 2001)
- Lagu Terbaik "SEPHIA" Kategori Best Of The Best - AMI SHARP AWARD 2001 (Oktober 2001)
- Lagu anak-anak terbaik "Jangan takut gelap" feat Tasya AMI SHARP AWARD 2001 (Oktober 2001)
- Penyanyi anak-anak terbaik "Jangan takut gelap" feat Tasya AMI SHARP AWARD 2001(Oktober 2001)
- Anugerah Khas Bintang Popular - Anugerah Bintang Popular Malaysia 2001 (November 2001)
- Bintang Paling Berkilau 2001Tabloid Bintang Indonesia 2001
- Album Paling Berkilau 2001 “Kisah klasik untuk masa depan” Tabloid Bintang Indonesia 2001
- Band Terlempar - Kawanku Award 2001 (Desember 2001)
- Duo/Kumpulan Paling Popular - Anugerah Planet Music 2002 di Singapore (Januari 2002)
- Penerima Royalty Tertinggi Di Indonesia dari Yayasan Karya Cipta Indonesia (Juni 2002)
- Tokoh Pengangkat Citra Yogya "Sheila On 7"Anugerah Andrawina Kedaulatan Rakyat 2002
- Album Pop terbaik 07 des AMI AWARDS 2002
- Album Rekaman Terbaik 07 des AMI AWARDS 2002
- Penata rekaman terbaik "Seberapa Pantas" Sheila On 7 AMI AWARDS 2002
- Produser Rekaman terbaik "Seberapa Pantas" Sheila On 7 AMI AWARDS 2002
- Album Paling Berkilau 2002 “07 des” Tabloid Bintang Indonesia 2002
- Vokal pilihan berkumpulan/Duo - Anugerah Era Malaysia 2003 (Januari 2003)
- Penyanyi/Band Paling Ngetop SCTV Music Awards 2003 (April 2003)
- Lagu Paling Ngetop "Seberapa Pantas" SCTV Music Awards 2003 (April 2003)
- Video Klip Paling Ngetop "Seberapa Pantas" SCTV Music Awards 2003 (April 2003)
- Kumpulan Paling Popular ANUGERAH PLANET MUZIK MALAYSIA 2003
- Duo/Kumpulan Terbaik ANUGERAH PLANET MUZIK MALAYSIA 2003
- Album terbaik (07 Des) ANUGERAH PLANET MUZIK MALAYSIA 2003
- Best Pop Act -Polling Musik Majalah HAI 2004
- Best Album "07 Des" Polling Musik Majalah HAI 2004
- Lagu Pop Alternatif terbaik "Pejantan Tangguh" AMI AWARDS 2004
- Group Pop Alternatif Terbaik " Pejantan Tangguh" AMI AWARDS 2004
- Album Pop Alternatif terbaik" Pejantan Tangguh" AMI AWARDS 2004
- Album Terbaik (Best of the best)" Pejantan Tangguh" AMI AWARDS 2004
- Lagu Original Motion Picture Terbaik “Melompat Lebih Tinggi” AMI AWARDS 2004
- Peramu Rekaman Terbaik "Pejantan Tangguh" AMI AWARDS 2004
- Produser Rekaman Terbaik "Pejantan Tangguh" AMI AWARDS 2004
- Album Paling Berkilau 2004 “30 Hari Mencari Cinta” Bintang Indonesia 2004
- Best Video klip " Pejantan Tangguh" Polling Majalah HAI 2005
- Duo/Kumpulan Terbaik ANUGERAH PLANET MUZIK SINGAPURA 2005
- Lagu Terbaik (Berhenti Berharap) ANUGERAH PLANET MUZIK SINGAPURA 2005
- Album Indonesia Terbaik (30 Hari Mencari Cinta) Anugerah Industri Muzik MALAYSIA 2005
- Penghargaan Sebagai Pencipta Lagu Nasional "Bendera"-Eross Chandra- KemMenpora 2006
- Gitaris terbaik “Eross Chandra” TAKE AMI AWARDS 2006
- 150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa "Sheila on 7" Rolling Stone Indonesia 2007
- 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa "Dan" Rolling Stone Indonesia 2009
- 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa "Bendera" Rolling Stone Indonesia 2009
- 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa "Melompat Lebih Tinggi" RollingStone 2009
- Pemenang Class Music Heroes –Talk Less Do More Award 2009
- Best Pop Group - Polling Musik Hai 2010
- Platinum Award album ” Berlayar” Sony Music Indonesia 2011
- Best Album “Berlayar” Polling Musik Hai 2011
- Best Album 2011 "Berlayar" Rollingstone Indonesia Desember 2011
November 1, 2007
Filed under: Eross
Kalau disebut beberapa nama dan kata berikut, bisa
nggak Belia menarik satu garis merahnya? Nih ya, Sheila on 7, lagu
“Bendera”-nya Cokelat, dan soundtracknya film “Gie”. Apa atau siapa hayoo? Uhm,
jika kamu menyebut nama Eross Candra, berarti tebakan kamu tepat! Yak, cowok
yang banyak banget side project-nya ini akhirnya bisa belia temui beberapa
waktu lalu saat dirinya mempromosikan salah satu band side projectnya, Jagostu.
Kira-kira, apalagi ya yang bakal dibikin oleh bujang kelahiran Yogyakarta, 3
Juli 1979 ini? Let’s check it out!
Lagi sibuk-sibuknya dengan “mainan” baru, enggak bikin
Eross harus meninggalkan aktivitas lamanya. Seperti yang Belia semua ketahui,
gitaris So7 yang juga mastermind-nya Jagostu ini punya segudang talenta di
dunia musik. Maklum, sulung dari tiga bersaudara ini emang terkenal jagonya
bikin lagu. Lagu Bendera yang dibawakan oleh Cokelat, salah satu bukti kreatif
Eross di dunia musik. “Saya butuh banyak penyaluran kalau untuk musik. Dan
semua itu enggak bisa hanya disalurkan ke So7,” ucapnya membuka percakapan
dengan belia.
Ide kreatifnya di bidang musik memang enggak mandek di
satu jenis musik aja. Makanya, Eross memilih untuk berkarya di musik lain tanpa
harus meninggalkan band yang membesarkan namanya. “Selama ini enggak pernah
bermasalah dengan jadwal ya. Itu sih pinter-pinternya manajemen aja. Buat saya,
dua-duanya merupakan prioritas,” kata Eross ketika belia tanya, mana yang lebih
didahulukan, So7 atau side projectnya.
Lebih lanjut, Eross juga bilang kalau So7 itu kudu
tetap dilestarikan. “So7 itu musiknya udah ada sejak saya masih sekolah. Enggak
mungkin dihilangkan. Sedangkan projek saya ini, berbeda jauh dengan So7,”
katanya kalem.
Darah seni yang mengalir dari cowok yang pernah
ngeband bareng Icha dan Adit Jikustik ini emang kentara banget. Ibunya seorang
penyanyi, pamannya jagoan main gitar, dan kakeknya merupakan pemain saksofon,
bikin Eross enggak bosen ngulik sesuatu yang berhubungan dengan musik. Bahkan
lagu-lagu yang ada di albumnya Jagostu, semuanya dibikin oleh Eross. “Saya
memang sudah menyiapkan semua materinya untuk Jagostu. Bisa dibilang ya, ini
merupakan projek solo saya,” tambahnya.
Untungnya, teman-teman Eross di So7 enggak ada masalah
dengan kreativitas Eross ini. Justru pro dan kontra malah datang dari Sheila
Gank –fans So7. “Pasti mereka ada yang pro dan kontra lah. Yang pro banyak
ngasih masukan dan dukungan buat saya, sementara kalau yang kontra malah enggak
ngasih komentar apa pun, haha .…”
Setelah projek band barunya, Eross punya satu lagi
side project yang katanya, sangat menyita waktunya. “Saya baru selesai syuting
film indie, yang bikin temen sekolah saya dulu. Jelaslah, saya enggak bisa
nolak,” katanya. Di film yang berjudul Mati Bujang Tengah Malam ini, Eross
langsung diberi peran utama. “Ceritanya sih masih seputar kisah roman gitu.
Saya main bareng Artika Sari Devi,” tuturnya.
Hmm, sepertinya menarik ya? “Wah, jangan bandingin
dengan bikin lagu lah. Susah banget ngehafalin skripnya,” ujarnya. Enggak hanya
bermain sebagai pemeran utama aja, Eross juga membuat soundtrack buat film
berdurasi 24 menit ini. “Tapi, tetep aja, saya lebih milih bikin lagu daripada
main film!”
Bon
Jovi
Anggota
Anggota sekarang
1. Jon Bon
Jovi - vokalis, gitaris
3. Tico Torres - drummer, pemain perkusi
Mantan anggota
1. Alec
John Such - bassis
Sejarah
Bon Jovi adalah band rock Amerika keras dari
Sayreville, New Jersey. Dibentuk pada tahun 1983, Bon Jovi terdiri dari vokalis
dan senama 'Jon Bon Jovi' (John Francis Bongiovi, Jr), gitaris Richie Sambora,
keyboardist David Bryan, Tico Torres drummer serta bassis saat Hugh McDonald
[1]. The band line-up memiliki sebagian besar tetap statis selama sejarah
mereka, kecuali hanya menjadi keberangkatan Alec John Such pada tahun 1994,
yang secara tidak resmi digantikan oleh Hugh McDonald. Band ini menjadi
terkenal karena menulis beberapa lagu-lagu rock, dan mendapat pengakuan luas
dengan album ketiga mereka Slippery When Wet, yang dirilis pada tahun 1986.
Setelah berkeliling dan perekaman non-stop selama 1980-an, band ini melanjutkan
hiatus setelah New Jersey Tour pada tahun 1990, selama waktu Jon Bon Jovi dan
Richie Sambora kedua merilis album solo yang sukses. Pada tahun 1992, band
kembali dengan album Keep The Faith. Mereka merilis single "It's My
Life", yang mengikuti hiatus kedua, berhasil memperkenalkan band ke
khalayak yang lebih muda. Bon Jovi telah dikenal menggunakan gaya yang berbeda
dalam musik mereka, yang mencakup negara untuk tahun 2007 album mereka Lost
Highway. Album terbaru mereka, The Circle, dirilis pada tanggal 10 November
2009 di Amerika Serikat.
Sepanjang karir mereka, band ini telah merilis sebelas
album studio, tiga album kompilasi dan satu album live, dan telah terjual 130
juta album di seluruh dunia. Mereka telah melakukan lebih dari 2.600 konser di
lebih dari 50 negara selama lebih dari 34 juta fans, dan dilantik ke Inggris
Music Hall of Fame pada tahun 2006. Band ini juga dihormati dengan Penghargaan
of Merit di American Music Awards pada tahun 2004, dan sebagai penulis lagu dan
kolaborator, Jon Bon Jovi dan Richie Sambora dilantik menjadi penulis lagu Hall
of Fame pada tahun 2009. Pada tanggal 28 September 2010, Bon Jovi dinominasikan
untuk Rock and Roll Hall of Fame, namun pada tanggal 15 Desember 2010 itu
diumumkan bahwa Bon Jovi tidak membuat itu.
[sunting] Formasi (1982-1983)
Jon Bon Jovi mulai bermain piano dan gitar pada tahun
1975 di kelas tiga belas dengan band pertamanya 'meruntuhkan'. Pada usia enam
belas Bon Jovi bertemu David Bryan dan membentuk cover band 12-piece Atlantic
City Expressway. Mereka bermain klub New Jersey walaupun mereka anak di bawah
umur. Masih di remaja, Bon Jovi bermain di band John Bongiovi dan Wild Ones,
bermain klub lokal seperti "The Fast Lane" dan membuka atas tindakan
yang dikenal di daerah tersebut. Pada tahun 1980, ia membentuk band lain,
"The Rest", dan membuka bagi New Jersey tindakan seperti Southside
Johnny dan Jukes Asbury.
Pada pertengahan tahun 1982, keluar dari sekolah dan
bekerja paruh waktu di toko sepatu wanita ', Jon Bon Jovi mengambil pekerjaan
di Power Station Studios, rekaman Manhattan fasilitas di mana sepupunya Tony
Bongiovi adalah co-pemilik. Bon Jovi membuat beberapa demo - termasuk satu yang
diproduksi oleh Billy Squier - dan mengirimnya ke perusahaan rekaman tapi gagal
untuk membuat dampak. rekaman profesional pertama nya lead vokal dalam
"R2-D2 Kami Berharap Kau Natal Merry," yang merupakan bagian dari
Natal di album Bintang co sepupunya yang diproduksi.
Bon Jovi mengunjungi stasiun radio lokal WAPP 103.5FM
"Apple" di Lake Success, New York. Dia berbicara langsung kepada
Direktur promosi John Lassman, yang menerima lagu "Runaway" untuk
dimasukkan di album kompilasi stasiun bakat homegrown lokal. Bon Jovi pada
awalnya enggan namun akhirnya memberi mereka lagu Bon Jovi yang telah
menggunakan musisi studio untuk bermain di lagu "Runaway". Studio
musisi yang membantu merekam "Runaway" - dikenal sebagai The Semua
Review Star - adalah gitaris Tim Pierce, keyboardist Roy Bittan, drummer
Frankie LaRocka, dan bassist Hugh McDonald.
Lagu ini mulai mendapatkan diputar di daerah New York,
stasiun kakak kemudian lainnya di pasar utama mengambil lagu. Maret 1983 Bon
Jovi disebut David Bryan, yang pada gilirannya disebut bassist Alec John Such
(b. Alec John Such, 14 November 1952, Yonkers, New York, USA) Opera ex-Phantom
dan seorang drummer bernama Tico Torres berpengalaman. Mengetuk untuk bermain
gitar adalah tetangga Bon Jovi, Dave Sabo (alias The Snake) yang kemudian
membentuk kelompok Skid Row. Sabo akhirnya digantikan oleh Richie Sambora (b.
Richard Stephen Sambora, 11 Juli 1959, Perth Amboy, New Jersey, USA). Sebelum
bergabung ke grup, Sambora telah melakukan tur dengan Joe Cocker, bermain
dengan sebuah kelompok yang disebut rahmat dan telah dipanggil untuk audisi
untuk Kiss. Dia juga bermain di Pelajaran album dengan band Message, yang
dirilis ulang pada CD melalui Long Island Records pada tahun 1995. Pesan yang
awalnya ditandatangani untuk Led Zeppelin Swan Song Records label, meskipun
album ini pernah dirilis.
Tico Torres juga seorang musisi berpengalaman,
memiliki dicatat dan bermain hidup dengan Phantom's Opera, The Marvelettes, dan
Chuck Berry. Ia muncul di 26 catatan dan baru direkam dengan Franke dan KO,
sebuah band Jersey dengan hit single selama awal 1980-an.
David Bryan telah keluar dari band ia dan Bon Jovi
didirikan dalam rangka untuk belajar kedokteran. Sementara di perguruan tinggi,
dia menyadari bahwa dia ingin mengejar musik penuh-waktu dan telah diterima
Juilliard School, New York sekolah musik. Ketika Bon Jovi menelepon temannya
dan mengatakan dia menyusun sebuah band dan kontrak rekaman tampak mungkin,
Bryan mengikuti jejak Bon Jovi dan menyerah studinya.
[sunting] Awal tahun
(1984-1985)
Setelah band ini mulai bermain menampilkan dan membuka
untuk bakat lokal, mereka menarik perhatian eksekutif rekaman Derek Shulman,
yang menandatangani mereka ke Mercury Records dan yang merupakan bagian dari
perusahaan PolyGram. Karena Jon Bon Jovi menginginkan nama grup, Pamela Maher,
seorang teman Richard Fischer dan seorang karyawan Doc McGhee, menyarankan
mereka menyebut diri mereka Bon Jovi, mengikuti contoh yang terkenal lainnya
dua band kata seperti Van Halen. Nama ini dipilih bukan asli dari ide Johnny
Electric. saran Pamela nama disambut dengan antusias kecil, tetapi dua tahun
kemudian mereka memukul grafik di bawah nama itu. Cover art untuk Runaway.
Dengan bantuan manajer baru mereka Doc McGhee mereka
merekam debut album band ini, Bon Jovi, yang dirilis pada tanggal 21 Januari
1984. Album ini termasuk hit pertama band single, "Runaway", mencapai
Top 40 di Billboard Hot 100 diikuti dengan "Dia Don't Know Me" yang
merupakan lagu Mercury diminta merekam Jon dan termasuk di album ini sebagai
bagian dari kesepakatan itu. Sampai saat ini, lagu yang tetap di jalur satunya
yang pernah masuk dalam album Bon Jovi yang Jon tidak memiliki kredit
penulisan.
Kelompok tersebut menemukan diri mereka membuka untuk
Scorpions di AS dan untuk Kiss di Eropa. Pada bulan Agustus tahun 1984 band ini
membuat penampilan di Super Rock Festival sebagai tamu spesial di Jepang.
Namun, "Runaway" menjadi hit dan Bon Jovi menarik perhatian di
Jepang. Bon Jovi mendapat disk emas pertama untuk album pertama mereka di
Jepang. Album ini memuncak di # 43 di Billboard 200 album chart di Amerika
Serikat dan satu tahun setelah rilis, itu bersertifikat Emas oleh RIAA.
Pada tahun 1985, album kedua Bon Jovi 7800 °
Fahrenheit dirilis. Band ini merilis tiga single "Only Lonely",
"Dalam Dan Out Of Love" dan kidung "Silent Night". Album
ini memuncak di # 37 di Billboard 200 dan Emas bersertifikat di AS Sementara
album tidak melakukan serta mereka harapkan dalam hal penjualan, hal itu
diperbolehkan Bon Jovi untuk keluar di jalan tur lagi. pertunjukan pertama
mereka di Jepang sebagai headliner yang telah dilakukan segera setelah rilis
album dan delapan menunjukkan secara total menjadi terjual habis semua, dan
album hit Gold Top 5 dan bersertifikat di Jepang.
Pada bulan Mei 1985, Bon Jovi berjudul tempat di
Inggris dan Eropa. 7800 Fahrenheit memuncak di # 28 di Inggris dan # 40 di
Jerman. Pada akhir dari tur Eropa, band ini mulai lari 6-bulan sebesar US
tourdates mendukung Ratt. Di tengah tur bahwa mereka berhasil membuat
penampilan di Jam Texas dan Monster's Castle Donnington konser Rock di Inggris.
Jon Bon Jovi juga melakukan penampilan solo di Farm Aid pertama tahun 1985.
Ada banyak sekali penyanyi yang
memiliki kualitas suara luar biasa di dunia. Kemampuan bernyanyi yang baik,
ditambah dengan penciptaan lagu-lagu yang hebat serta kehebatan bermain alat
musik menjadi daya tarik luar biasa dari penyanyi. Selain itu, aksi panggung
dan gaya berbusana menjadi ciri khas sang penyanyi yang akan diingat oleh para
penggemarnya. Dunia ini diisi oleh penyanyi sekaligus musisi berbakat yang
pernah hidup, dan meninggalkan sejarah serta warisan kehebatan mereka dalam
bernyanyi dan bermusik yang akan selalu dikenang oleh para pecinta musik di
seluruh dunia. Ada banyak sekali yang pernah hidup, namun dalam postingan kali
ini saya hanya akan membahas 5 penyanyi yang pastinya dikenal oleh pecinta
musik di seluruh dunia. Ingin tahu siapa saja mereka? Berikut profil mereka:
1. Freddie Mercury (5 September 1946 - 24
November 1991)
Siapa yang tidak kenal Freddie
Mercury? Penyanyi yang juga vokalis dari grup band rock Inggris, Queen, yang
sering dinobatkan sebagai penyanyi terbaik sepanjang masa. Freddie Mercury
berkali-kali terpilih oleh media internasional sebagai vokalis terbaik
sepanjang masa karena ciri khas suara yang unik, memiliki karakter opera yang
begitu kuat, bisa menyanyikan berbagai aliran musik serta merupakan seorang
pianis yang handal. Karakter vokal Freddie bisa mencapai 4 oktaf dan bisa
menyanyikan nada rendah F. Bahkan ia memiliki ciri suara bariton yang bisa
menyanyikan nada tenor termasuk teknik falsetto yang begitu sempurna dan
mengagumkan. Busananya di panggung juga tidak kalah menarik. Ia sering memakai
gaun balet dan opera di era 70-an dan mulai ‘bertelanjang dada’ di era 80-an.
Aksi panggungnya juga mencengangkan. Bahkan David Bowie dan Michael Jackson
yang juga penggemar Freddie pernah menyaksikan aksi panggung Freddie Mercury
bersama Queen dan begitu terhibur serta terpengaruh dalam aksi panggung mereka.
Jajak pendapat kritikus dan musisi-musisi di dunia akhir-akhir ini menyatakan
bahwa Freddie Mercury dan band-nya Queen disebut-sebut sebagai pemilik aksi
panggung terbaik sepanjang masa setelah tampil di pertunjukan amal Live Aid di
London 1985 silam.
Freddie Mercury lahir di Stone Town, Zanzibar, Afrika
tanggal 5 September 1946 dengan nama Farrokh Bulsara. Ayah dan ibunya merupakan
keturunan Parsi-India yang hengkang ke Inggris setelah terjadi revolusi di kota
asalnya. Di Inggris, Freddie pernah mengenyam kursus piano formal, dan pernah
tampil di acara-acara ulang tahun dan acara semi-formal lainnya bersama teman-temannya
ketika diundang oleh teman sekolahnya. Di perkuliahan, Freddie Mercury
merupakan sarjana kesenian di Ealing Art College. Dia berteman baik dengan
Tim Staffel yang merupakan bassist dan vokalis grup band Smile (band
cikal-bakal Queen), yang kemudian memperkenalkan dirinya dengan gitaris Brian
May dan juga drummer Roger Taylor. Tim Staffel mengundurkan diri dari Smile
karena ingin berkarya solo. Freddie kemudian mengubah nama Smile menjadi Queen
dan melukis lambang band tersebut dengan menggunakan shio masing-masing
personil. Queen mencari pemain bass dengan cara mengaudisi mereka yang
mendaftar, dan John Deacon sebagai orang ketujuh atau the lucky star
yang kemudian terpilih menjadi pelengkap band tersebut.
Bersama Queen, Freddie Mercury telah menciptakan
banyak lagu yang menjadi hits di dunia, salah satunya Bohemian Rhapsody. Siapa
yang tidak kenal dengan lagu itu? Lagu yang beberapa kali dinobatkan sebagai
lagu terbaik sepanjang masa ini memiliki struktur musik yang hebat. Disini
jugalah kualitas suara dan musikalitas Freddie Mercury teruji dan diakui.
Selain itu, Freddie Mercury juga menciptakan 10 lagu
dari 17 lagu di album Greatest Hits. Bukti bahwa Freddie Mercury juga
berkemampuan hebat dalam menciptakan lagu. Musiknya juga mengagumkan. Freddie
menulis lagu dengan struktur kord yang aneh. Menurut Brian May sang gitaris,
musik rock kebanyakan ditulis dengan nada D atau E, kadang bisa juga dengan A.
Tetapi lain dengan Freddie Mercury, ia menulis dengan struktur kord yang aneh
dan susah dimainkan dengan gitar. Inilah sebabnya lagu Freddie Mercury lebih
unggul dibandingkan dengan lagu dari musisi lain. Selain itu, suaranya bisa pas
dengan musik yang strukturnya aneh tersebut. Hal-hal tersebutlah yang membuat
saya menempatkan Freddie Mercury sebagai posisi teratas penyanyi terbaik
sepanjang masa. Banyak orang menyebut bahwa predikat ‘The King of Rock’ cocok
sekali diberikan kepada Freddie Mercury. Sang legenda pun meninggal pada tahun
1991 setelah bertahun-tahun mengidap AIDS. Freddie dikenal mengalami gangguan
orientasi seks yang membawa dirinya menjadi seorang biseksual. Kini sang
legenda meninggalkan warisan karya-karya terbaiknya yang akan selalu kita
kenang.
Mungkin sebagai bukti lain sebagai bahan pertimbangan
mengapa saya menempatkan Freddie Mercury di posisi teratas, Anda harus
mendengarkan lagu-lagu ini sebagai bahan pertimbangannya: Bohemian Rhapsody,
Love of My Life, The March of the Black Queen, Somebody to Love, Ogre Battle,
Mustapha Ibrahim, Jealousy, The Prophet Song, You and I, You’re My Best Friend,
Crazy Little Thing Called Love, Good Old-fashioned Lover Boy, Seaside
Rendezvous, Killer Queen, Bicycle Race, We are the Champions, We Will Rock You,
Fat Bottomed Girl, Lazing on a Sunday Afternoon, dan lain sebagainya.
Sebagai bukti visualnya, saya memberikan video Queen -
Love of My Life saat mereka sedang konser. Saya ingin memberikan lagu Bohemian
Rhapsody tetapi sudah lebih dahulu diposting oleh blogger yang lain, jadi ini
saja sudah cukup
2. Elvis Presley (8 Januari 1935-16 Agustus
1977)
Elvis Aaron Presley merupakan penyanyi
Rock n’ Roll asal Amerika Serikat yang sering disebut sebagai King of Rock. Ciri
khas Elvis yang paling dikenal adalah gaya rambut yang istimewa dengan busana
yang eksentri, yang menjadikan gayanya sebagai simbol musik Rock n’ Roll. Elvis
merupakan penyanyi berbakat yang sudah mendunia namanya sejak usia muda, bahkan
dia sudah mulai bernyanyi ketika masih kanak-kanak. Elvis dikenal sebagai era
awal musik Rock n’ Roll, yang memperkenalkan musik keras tetapi bersatu dengan
ballad. Di awal kejayaannya, Elvis sudah menarik bagi para penggemar, dan
setiap pertunjukannya ditonton oleh massa yang begitu banyak. Suara Elvis
dikenal berat dan ngebass sebagai ciri khas musik Rock jaman dulu. Pertunjukan
awalnya dihadiri oleh massa yang begitu banyak, dan gayanya di atas panggung
kerap ditiru oleh remaja-remaja pecinta Rock n’ Roll. Kriteria suara yang
begitu khas membuat Elvis tidak memiliki tandingan di era musik Rock, bahkan
penyanyi sekelas Ricky Nelson pun susah menandingi ketenarannya. Elvis juga
menjadi idola para remaja Amerika, juga Inggris. Bahkan ketika John Lennon,
Paul McCartney serta personil The Beatles lainnya ketika remaja merupakan fans
berat Elvis Presley. Kecintaan mereka terhadap Elvis Presley lah yang membuat
mereka hidup dalam dan untuk musik. Selain The Beatles, Freddie Mercury dan
juga The Rolling Stones merupakan fans Elvis Presley. Pengaruh Elvis juga
membawa mereka tercampur dalam gairah musik Rock n’ Roll.
Elvis pada jamannya bisa menyanyikan banyak aliran
musik seperti blues, jazz, dan juga rock. Namun, seluruh aliran musik tersebut
tetap berbasis pada Rock n’ Roll. Unsur ballad juga merupakan hal yang kental
dalam lagu dan suaranya. Penampilan yang eksentrik ditambah vokal yang
mengagumkan serta lagu-lagu hits jaman itu membuatnya menjadi panutan remaja
yang banyak meniru gayanya, seperti gaya berbusana, gaya menyanyi hingga gaya
potongan rambut.
Elvis ditemukan tewas di rumahnya di Memphis tahun
1977 karena penyakit jantung, yang kemungkinan disebabkan oleh kesehariannya
yang terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan. Predikat King of Rock n’ Roll pun
selamanya akan berdiri tegak sejajar dengan namanya, Elvis Presley.
Lagu-lagunya yang menjadi hits sampai sekarang adalah:
Jailhouse Rock, Love Me Tender, Can’t Help Falling in Love, Burning Love, Blue
Suede Shoes, Marie’s the Name, Heartbreak Hotel, dan masih banyak lagi.
3. Michael Jackson (29 Agustus 1958 - 25 Juni
2009)
Michael Jackson merupakan penyanyi
Pop yang sangat terkenal dengan kejernihan suara dan koreografi yang memukau.
Ia disebut sebagai “King of Pop” oleh karena suaranya yang halus dan
kadang bisa keras dengan lagu-lagu yang enak didengar dan akrab di telinga.
Album Michael Jackson yang berjudul Thriller merupakan album terlaris
sepanjang masa dengan penjualan melebihi 100 juta album di seluruh dunia. Ia
juga seorang aktor dan koreografer dalam penampilannya sendiri.
Michael menjadi bintang di usia yang dini. Pada usia 8
tahun, ia dan saudaranya Marlon Jackson sudah menjadi penyanyi utama di grup
vokal keluarga Jackson yaitu The Jackson Five. Michael dengan band-nya pernah
beberapa kali mengadakan tur di sekitar Amerika Tengah dan memenangkan kontes
pencari bakat lokal. Kehebatannya bernyanyi saat masih anak-anak bisa kita
dengar di lagu yang berjudul ‘Ben’.
Michael Jackson lahir di Indiana, Amerika Serikat
tanggal 29 Agustus 1958 sebagai orang berkulit hitam. Ia merupakan anak ke-7
dari 9 bersaudara. Michael sejak kecil memiliki masa kecil yang tidak bahagia,
oleh karena itu ia sering menangis ketika menceritakan masa kecilnya kepada
publik.
Seiring perkembangan karirnya sebagai penyanyi,
Michael sangat sukses sebagai penyanyi pria setelah keluar dari The Jackson 5
dan merintis karir solo. Ia beberapa kali meraih penghargaan di berbagai ajang,
termasuk 13 kali Grammy Awards dan 13 kali single nomor 1. Sebagai penyanyi, ia
memiliki kriteria suara yang halus, lembut dan berkarakter. Kita bisa tahu
siapa yang menyanyi ketika kita mendengar ia bernyanyi. Karakter vokalnya
begitu halus, bernada tinggi dan tarikan nafas yang panjang. Kelembutan suara
dan aksi panggung serta koreografi menambah nilai plus-nya sebagai penyanyi
internasional. Siapa yang tidak kenal tarian Moonwalk atau Robot ala
Michael Jackson? Itu merupakan ciri khas penampilannya di atas panggung yang
diisi oleh teriakan penonton yang begitu histeris.
Ia sempat jatuh ke dalam masa-masa sulit. Ia terkena
penyakit vertiligo, bahkan ia harus mengoperasi kulitnya. Ia juga sempat
tersandung kasus pelecehan seksual terhadap anak kecil. Terlibat utang yang
besar membuatnya semakin jatuh ke dalam masa-masa sulit. Ia merencanakan untuk comeback
tur 2009 silam, namun ia ditemukan tewas beberapa hari sebelum tur
dilaksanakan.
Sebagai bukti lagu, Michael Jackson pernah menulis dan
menyanyikan lagu yang mungkin akan dikenal oleh pecinta musik dunia seperti:
Heal the World, Ben, Black or White, We are the World, Man in the Mirror, Bad,
Smooth Criminal, Beat It, The Way You Make Me Feel, Billy Jane, Rock With You,
Thriller, You are not Alone, dan masih banyak lagi.
Untuk videonya bisa ditonton disini:
4. Jon Bon Jovi (2 Maret 1962)
John Francois Bongiovi atau yang
lebih dikenal dengan Jon Bon Jovi merupakan vokalis dan pendiri band terkenal
Amerika, Bon Jovi. Jon Bon Jovi sangat dicintai oleh penggemarnya terutama para
wanita karena karakter suara yang khas dan mengagumkan, ketampanannya dan gaya
hidup sebagai Rocker yang baik dan taat beragama. Jon Bon Jovi dikenal dengan
suara rock yang khas dengan nada tinggi, serta tarikan nafas yang panjang
membuat nada tinggi suaranya bisa terdengar begitu melengking. Karakter suara
rock yang khas merupakan ciri khasnya yang bisa juga menyanyikan lagu-lagu
mellow.
Jon Bon Jovi lahir di New Jersey, Amerika Serikat pada
tanggal 2 Maret 1962. Bersama Bon Jovi, band yang dibentuknya tahun 1983 silam,
ia telah merilis hit-hit besar seperti It’s My Life, Blaze of Glory, dan lain
sebagainya. Lagu-lagu yang ditulis oleh Bon Jovi dinyanyikan dengan karakter
vokal yang keras namun seimbang. Tempo yang tinggi maupun pelan tetap mngandung
unsur keras dalam karakter suaranya, namun tetap mellow bila temponya pelan.
Jon dikenal sebagai Rocker yang jauh dari rokok dan
alkohol serta seks bebas, lain dari kebanyakan musisi-musisi dunia. Selain
vokalis, Jon juga merupakan komponis, aktor serta multi-intrumentalis. Sebagai
penyanyi dan frontman, ia membawa band-nya Bon Jovi ke dalam kesuksesan besar
dengan penjualan album yang melampaui 100 juta keping album di seluruh dunia.
Karakter suaranya yang begitu khas bisa didengar dalam
lagu: Thank You For Loving Me, It’s My Life, You Give Love a Bad Name, I’ll be
there for you, Miracle, Santa Fe, Blaze of Glory, What Do You Got, dan lain
sebagainya.
5. John Lennon (9 Oktober 1940 - 8 Desember
1980)
John Winston Lennon merupakan
pendiri dan pentolan grup musik legendaris asal Inggris, The Beatles. Ia
dikenal sebagai vokalis inti, gitaris dan pencipta lagu dari grup band
tersebut. Bersama Paul McCartney, mereka telah banyak menciptakan lagu-lagu di
The Beatles hingga menjadi lagu-lagu terbaik yang paling dikenal di dunia.
Pasangan Lennon/McCartney tertera di dalam pencipta lagu-lagu The Beatles
selama kurun waktu 60-an hingga 70-an, dan tercatat sebagai duet pencipta lagu
terbaik dan tersukses sepanjang masa.
John Lennon memiliki kemampuan suara yang lembut dan
berkesan gentle sebagai vokalis. Karakter suara pelan dan kadang memekik
mengisi vokal-vokal di setiap lagu The Beatles, bahkan karakter vokal dan
penciptaan lagunya menjadi inspirasi musisi masa kini. Kemampuan vokal yang
baik ditambah dengan permainan musik serta penciptaan lagu menjadikan Lennon
meraih posisi kelima ini. Suara yang terdengar santai dan bisa dinikmati segala
usia, membuat kesan kuno pada musiknya bisa dihilangkan. John Lennon selain
sebagai penyanyi juga merupakan seorang multi-instrumentalis, pencipta lagu,
penulis, aktivis perdamaian, aktor dan penyair. John Lennon juga terkenal
dengan sikap sinisnya dan sangat cocok dipadukan dengan Paul McCartney yang
merupakan seseorang yang optimis.
John Lennon lahir di Liverpool, Inggris dengan masa
kecil yang kurang bahagia. Di usia balita ia ditinggal pergi oleh ayahnya yang
pergi berlayar sebagai seorang pelaut, dan masa kecilnya dihabiskan dengan
tinggal dengan bibinya. Ia sangat terpengaruh dengan musik Rock n’ Roll dari
idolanya ketika remaja yaitu Elvis Presley dan Chuck Berry. Masa remajanya
dihabiskan dengan bermain dengan teman-temannya sesama pecinta musik Rock n’
Roll. Kemampuan bermusiknya terus berkembang, termasuk ketika dia bertemu
dengan Paul McCartney yang menyukai pertunjukan Lennon bersama teman-temannya.
Paul McCartney kemudian bergabung dengan John Lennon di dalam The Quarrymen,
dan memainkan gitar akustik sambil bernyanyi. John Lennon bersama Paul
McCartney kadang berbagai mic di atas panggung saat menyanyikan lagu-lagu The
Beatles. Kejenuhan mereka dengan lagu-lagu The Beatles menjadi salah satu
penyebab mereka bubar.
John Lennon dengan karakter suara yang sangat bisa
dinikmati dan lembut serta aksi panggung yang baik membuat dia akan selalu
dikenang oleh fans beratnya di seluruh dunia. Ditambah lagu-lagunya yang
menawarkan kisah dan syair yang menyentuh mengenai percintaan, kisah hidup,
perdamaian, dan lain-lain. John Lennon tewas ditembak oleh penggemarnya sendiri
sesaat sebelum memasuki apartemennya. Sang legenda pun tiada dengan warisan
musik dan pesan damai yang mendalam bagi seluruh dunia.
Lagu-lagunya yang harus Anda dengar sebagai bahan
acuan mengapa saya menempatkan dia di posisi kelima: Imagine, In My Life, Twist
and Shout, Revolution, Strawberry Fields Forever, I’ll Cry Instead, You’ve got
to hide your love away, A Hard Day’s Night, Baby’s in Black, Anna (Go with
Him), Chains, Don’t Let Me Down, Please Please Me, Mr. Postman, dan lain
sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar