Rabu, 28 Maret 2012

SSP"Secangkir Semangat Pagi" (Novia Sella,Ranti Miranti,Mariatul K,Nunik Indah,Eka P)

 Waspadai Ledakan Serangga Selain Tomcat

Anggota Staf Ahli Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup, Dr Liana Bratasida, meminta masyarakat waspada di tengah perubahan iklim yang tidak menentu akhir-akhir ini karena bukan tidak mungkin ada spesies lain yang populasinya meledak selain tomcat.

"Kalau iklimnya cocok, kemungkinan ada spesies yang tumbuhnya lebih besar dari biasanya," kata Liana seusai menjadi pembicara dalam Semiloka Nasional Perubahan Iklim dan Peran Indonesia, di Universitas Gunadarma Depok,

Ia mengatakan, secara tidak langsung, berkembang biaknya tomcat ada hubungannya dengan perubahan iklim. Kalau iklimnya mendukung, populasi akan cepat meledak dalam jumlah yang banyak.

Sebelumnya, ribuan ulat bulu juga menyerang Probolinggo, Jawa Timur. Peneliti dari Institut Pertanian Bogor meneliti fenomena serangan ulat bulu di Probolinggo, Jawa Timur. Dari hasil analisis sementara, ulat bulu di Probolinggo merupakan jenis terbaru dan belum pernah ada sebelumnya di kabupaten itu.

Apakah tomcat sudah menyebar?

Pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hari Sutrisno, mengatakan, "Tomcat ini serangga yang kosmopolitan. Dia ada di mana-mana. Di sawah, taman kota, dan lainnya."

Hari mengungkapkan bahwa serangga tomcat menyukai tempat lembab. Jadi, tomcat juga kemungkinan terdapat di tempat seperti persawahan, taman kota, hutan mangrove, atau halaman rumah.

Guru besar ilmu serangga dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Aunu Rauf, menampik isu bahwa tomcat menyebar.

"Tomcat ini memang sudah ada di tiap daerah. Jadi tidak menyebar. Siapa pun bisa kena serangga ini dan itu sudah lama," ungkap Aunu saat dihubungi Kompas.com,

Hari mengakui bahwa serangan tomcat di Surabaya memang fenomenal karena menelan korban cukup banyak. Namun, ia mengimbau agar masyarakat tak perlu terlalu khawatir.

"Serangan ini tidak akan berlangsung lama, paling banter satu bulan," katanya.

Aunu menambahkan bahwa serangan tomcat akan berkurang dengan turunnya populasi tomcat. Penurunan populasi tomcat akan terjadi secara alamiah.

"Nantinya juga tomcat ini akan mati. Selain itu, kalau kita mematikan lampu, tomcat juga akan mencari tempat lain sehingga terjadi pengenceran populasi," urainya.

Hari mengungkapkan bahwa ketika makanan tomcat berupa serangga pra-dewasa sudah berkembang, tomcat tak akan bisa memakannya sehingga populasinya pun menurun.

Serangan tomcat sudah terjadi di Surabaya sejak 13 Maret 2012. Beberapa pihak mengaitkan booming populasi tomcat dengan kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.

Outbreak tomcat di Indonesia sendiri pernah terjadi tahun 1990. Serangan pernah juga terjadi di Okinawa-Jepang (1966), Iran (2001), Sri Lanka (2002), Pulau Pinang, Malaysia (2004 dan 2007), India Selatan (2007), dan Irak (2008).

Hari menuturkan bahwa akan selalu ada puncak populasi tomcat, seperti halnya ulat bulu pada tahun lalu, tetapi tak bisa diprediksi kapan terjadi

Astronom Temukan Supernova Baru

Anthony Ayiomamitis Citra SN 2012aw, ditandai dengan garis.
Supernova baru ditemukan di galaksi Meisser 95 (M95), jenis galaksi apiral yang terletak di konstelasi Leo.
Astronom yang bekerja di observatorium Crni Vrh, Slovenia, J Skvarc, adalah yang pertama mendeteksi supernova tersebut
Awalnya, Skvarc melihat supernova tersebut sebagai bintik cahaya. Setelah membandingkan dengan tujuh arsip citra M95, Skvarc yakin bahwa bintik itu adalah supernova.
Skvarc melaporkan temuannya ke Central Bureau of Astronomical Telegram (CBAT). Selasa (21/3/2012) lalu, International Astronomy Union meresmikan temuan Skvarc sebagai supernova, dinamai SN 2012aw.
SN 2012aw unik karena jaraknya. Dengan jarak ke galaksi M95 yang hanya 37 juta tahun cahaya dari Bumi, supernova ini merupakan yang terdekat yang pernah diobservasi.
Supernova adalah ledakan bintang yang memancarkan energi. Peristiwa supernova menandai akhir kehidupan suatu bintang.
Kebanyakan supernova, karena terjadi di tempat sangat jauh, baru bisa dilihat saat terang maksimum. Namun, karena terjadi di jarak relatif dekat, SN 2012aw bisa memberi gambaran bagaimana supernova terjadi.
Ulisse Munari dari National Institute of Astrophysics di Italia, seperti dikutip National Geographic, Jumat (23/3/2012), mengatakan, "Astronom bisa menggunakan ini untuk menginvestigasi bagaimana awal ledakan terjadi di dalam struktur bintang."

Besok, Demo BBM Kepung Jakarta

Puncak aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan berlangsung besok,
. Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat akan ada 8.000 orang demonstran yang tersebar di sejumlah titik seperti di depan gedung DPR/MPR dan di depan Monumen Nasional (Monas).
"Kegiatan unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat, dan buruh paling besar akan dilakukan besok. Estimasi massa mencapai 8.000 orang," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Senin (25/3/2012), di Mapolda Metro Jaya.
Ia menjelaskan, aksi unjuk rasa nantinya akan dilakukan mulai pukul 09.00 hingga sore hari. Mereka akan menyebar di beberapa titik utama seperti di gedung DPR/MPR, Monas, dan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
"Mereka sudah koordinasi ke kepolisian. Nanti akan kami kawal dan fasilitasi semoga semua berjalan lancar," tutur Rikwanto.
Berikut data aksi unjuk rasa yang akan dilakukan esok hari yang dihimpun Polda Metro Jaya:
1. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di depan Istana Negara. Jumlah massa mencapai 3.000 orang.
2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Jumlah massa diperkirakan 1.000 orang.
3. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di depan gedung DPR/MPR dan Bundaran Hotel Indonesia. Estimasi massa 3.000 orang.
4. Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) sebanyak 300 orang demonstran di depan Istana Negara.
5. Komunikasi Mahasiswa Indonesia Timur (Komit) di depan Istana Negara. Perkiraan massa mencapai 300 orang.
6. Sekitar 100 orang juga akan berunjuk rasa di Kementerian BUMN.
"Sisanya ada yang tersebar di Balaikota, DPRD DKI Jakarta, dan KPUD terkait demo pilkada. Sedangkan kenaikan BBM lain juga ada di kementerian-kementerian namun jumlahnya tidak terlalu banyak," kata Rikwanto.
Untuk mengamankan aksi unjuk rasa besar-besaran ini, aparat kepolisian akan mengerahkan lebih dari setengah pasukannya yakni mencapai 22.458 personel. Dari jumlah itu, sebanyak 8.254 personel berasal dari TNI. Kendaraan taktis seperti water canon dan barakuda juga disiagakan untuk mengantisipasi kerusuhan yang mungkin terjadi esok hari.
Aparat kepolisian dan TNI yang disiagakan, kata Rikwanto, tidak memegang senjata api apa pun. Mereka hanya dibekali tameng dan pentungan untuk menghalau massa. Gas air mata juga disiapkan jika sewaktu-waktu kerusuhan memuncak. Jika terjadi kerusuhan atau massa meluber dan menutupi jalan, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Penutupan jalan atau pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional melihat kepadatan yang terjadi di lapangan.
"Kami berharap semua korlap bisa menjaga massanya agar tidak mudah disusupi provokator yang hanya ingin membuat kerusuhan. Kami sudah koordinasi dengan mereka dari kemarin, semoga tidak ada kericuhan yang terjadi," pungkas Rikwanto.


Jangan Basmi "Tomcat"

Beberapa hari terakhir, serangga jenis Paederus fuscipes atau kumbang tomcat memang dipandang merugikan karena banyak yang menjadi korbannya, terutama di Surabaya, Jawa Timur.
Tomcat mengeluarkan racun tubuh yang kuat sehingga dapat menyebabkan dermatitis yang ditandai dengan kulit melepuh serta mengeluarkan cairan dan gatal.
Semakin banyaknya warga yang menjadi korban menimbulkan pertanyaan, bagaimana cara mengatasinya? Haruskah serangga ini dibasmi saja?
"Tomcat tidak perlu diberantas," kata pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hari Sutrisno, kepada Kompas.com, Selasa (20/3/2012).
Menurut Hari, hal yang perlu dilakukan hanyalah mengendalikan populasinya dan mencegah agar tak menyerang manusia.
Jika populasinya melonjak terlalu banyak seperti yang terjadi di Surabaya, penyemprotan pestisida untuk membunuhnya boleh saja. Dinas kesehatan setempat memilih menggunakan pestisida alami dari campuran laos, sereh, dan nimba agar tidak mengganggu lingkungan.
Namun, menurut Hari, penyemprotan cukup dilakukan di lingkungan permukiman saja.

"Artinya hanya mencegah serangan, tidak perlu sampai ke sawah-sawah," tutur Hari saat dihubungi Kompas.com.
Alasan utama untuk tidak membasminya karena tomcat adalah serangga yang menguntungkan, terutama bagi para petani. Tomcat diketahui merupakan predator hama wereng coklat. Kalau serangga ini dihabisi, justru akan mengganggu ekosistem.
Hari menuturkan, serangan tomcat pada dasarnya tak akan berlangsung lama. Dalam waktu lebih kurang sebulan, populasi tomcat sudah akan berkurang sehingga serangan juga akan berkurang.
Menghindari sentuhan
Salah satu langkah termudah mencegah kontak manusia dengan tomcat adalah menutup jendela dan pintu rapat-rapat sebelum menyalakan lampu pada malam hari karena tomcat senang berkumpul di sumber cahaya.
Aunu Rauf, pakar serangga Institut Pertanian Bogor (IPB) secara terpisah mengatakan, tomcat juga bisa dicegah dengan melapisi ventilasi menggunakan kain kasa serta menghindari ngobrol di bawah lampu.
Jika tomcat hinggap di bagian tubuh, jangan memencetnya, tetapi cukup usir dengan tiupan atau dengan kertas. Jika harus membunuhnya, maka lakukan tanpa kontak langsung dengan kulit. Bila cairan tomcat ada di baju, maka warga diminta segera mencucinya.
Dilaporkan sebelumnya, tomcat menyerang warga apartemen di Surabaya dan meluas hingga Situbondo. Lebih dari 100 orang menjadi korban serangan serangga ini.
Serangan diduga berkaitan dengan akhir musim hujan yang berbarengan dengan masa panen serta rusaknya ekosistem mangrove di sekitar apartemen. Dua hal itu memaksa tomcat mencari tempat 

Adu Kehebatan Robot di Elektrobo Vaganza

Puluhan tim robotik dari berbagai jenjang sekolah menengah di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, beradu menampilkan robot terbaiknya pada kontes robot "Elektrobo Vaganza 2012" di Semarang,

Perlombaan yang hanya mempertandingkan kategori robot "line follower" itu diikuti 21 tim dari SMP, SMA, dan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang tersebar di berbagai wilayah Jateng-DIY, seperti Semarang, Salatiga, Grobogan, Purworejo, dan Yogyakarta.
  
Kontes robot "line follower" yang diprakarsai Universitas Katolik Soegijapranata Semarang itu memperlombakan kecepatan dan keakuratan robot yang mirip mobil mainan itu melaju mengikuti garis yang sudah ditentukan.
  
Menurut Ketua Panitia "Elektrobo Vaganza 2012" Asmara S, perlombaan robot itu memang difokuskan pada jenis "line follower" yang selama ini banyak diminati kalangan remaja dan pelajar karena biaya pembuatannya yang relatif murah dibanding dengan jenis robot-robot lainnya.
  
"Pada kontes robot ’Elektrobo Vaganza’ tahun ini, kami memang bidik kalangan pelajar dan khusus ’line follower’. Kalau tahun lalu masih ada kategori umum dan mahasiswa dengan perlombaan beberapa jenis robot," kata mahasiswa Fakultas Teknologi Industri angkatan 2010 tersebut.
  
Ia menyebutkan, antusiasme pelajar mengikuti kontes robot itu cukup besar, terbukti banyak peserta dari berbagai daerah yang ikut. Jenjang pendidikan, baik SMP, SMA, dan SMK, kata Asmara, memang tidak dibedakan dalam lomba itu, sebab jenis dan spesifikasi robot yang dipertandingkan memang sama, yakni "line follower".
  
Dekan Fakultas Teknologi Industri Unika Soegijapranata F. Budi Setiawan menambahkan pembuatan robot "line follower" tergolong murah dibanding jenis robot lain, yakni di kisaran Rp200.000-500.000/unit sehingga relatif terjangkau untuk kalangan pelajar.
  
"Pada lomba kali ini kami memang fokuskan peserta dari kalangan pelajar untuk menumbuhkan kecintaan dan minat pelajar dengan dunia robot. Kebetulan, kami membina semacam kegiatan ekstrakurikuler robotik di SMA-SMK di Jateng," katanya.
  
Sementara itu, Gabriella Satya M, salah satu peserta "Elektrobo Vaganza 2012" mengaku tertarik dengan dunia robot, salah satu jenis yang digemarinya adalah "line follower" yang relatif sederhana dan tidak rumit dibanding jenis robot lainnya.
  
Siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Semarang itu mengaku pembuatan robot "line follower" yang menelan biaya sampai Rp800.000 itu atas biaya sendiri, namun difasilitasi sekolah dalam kegiatan ekstrakurikuler robotik.
  
"Sekolah kami menerjunkan empat tim dalam kontes robot ini, masing-masing tim beranggotakan dua orang. Setiap tim didampingi satu guru pendamping. Kami tentu saja berharap menang dalam lomba ini," kata Gabrielle.

  Ditemukan, Galaksi Berbentuk Tablet
 
Astronom menemukan galaksi unik bernama LEDA 074886. Galaksi itu berbentuk tablet, memiliki sudut bak obat tablet ataupun iPad.

LEDA 074886 terletak pada jarak 70 tahun cahaya dari Bumi, tepatnya di konstelasi Eridanus. Galaksi ini ditemukan lewat pengamatan dengan teleksop Subaru di Hawaii.

Alister Graham dari Swinburne University of Technology di Australia, astronom penemu galaksi ini, mengatakan, "Awalnya saya kira ini kesalahan. Tapi akhirnya saya tak bisa berhenti tersenyum."

Kebanyakan galaksi berbentuk piringan dengan spiral, ellips ataupun ireguler. Dengan bentuk tablet, galaksi ini adalah sebuah anomali.

Graham mengatakan bahwa galaksi ini terletak di tepian galaksi lain yang lebih masif, bernama NGC 1407. Galaksi tablet ini 50 kali lebih redup dari Bimasakti. Wajar jika eksistensinya lama tak terdeteksi.

Menurut Graham, galaksi tablet ini adalah gabungan dari dua galaksi spiral. Saat bergabung, poros dua galaksi membentuk sudut galaksi tablet.

LEDA 074886 adalah sebuah galaksi hibrida karena memiliki ciri dua galaksi yang bergabung.

Berdasarkan teori, galaksi elips cenderung miskin material pembentuk bintang. Simulasi komputer akan menunjukkan bahwa saat dua galaksi elips bergabung, galaksi balok terbentuk dengan aktivitas bintang minim.

Kontras dengan galaksi elips, model menunjukkan bahwa galaksi dengan gas pembentuk bintang yang banyak tak akan menjadi galaksi tablet jika merger dan memiliki aktivitas bintang tinggi.

LEDA 074886 unik karena selain memiliki bentuk tablet, aktivitas bintang juga terdeteksi di piringannya. Keunikan ini akan membantu astronom mengembangkan model merger galaksi yang lebih kompleks.

Ben More, pakar fisika teoretis dari University of Zurich yang juga terlibat penelitian, akan mengembangkan model pembentukan LEDA 074886 dengan superkomputer tahun ini.

Graham, seperti dikutip National Geographic, menuturkan bahwa model itu akan memprediksi umur bentuk tablet.

Menurut Graham, kecuali LEDA 074886 bisa merger dengan galaksi yang pas, bentuk tablet yang dimilikinya akan hilang dalam beberapa miliar tahun.

Hasil studi Graham dan rekannya akan segera dipublikasikan di Astrophysical Journal.

Indonesia dan Malaysia Kuasai Semifinal Axiata Cup

Indonesia dan Malaysia mengusai babak semifinal turnamen bulu tangkis Axiata Cup. Ini dipastikan setelah dua tim dari masing-masing negara mencatat kemenangan kedua, Sabtu (24/3/2012).
Indonesia diwakili tim Garuda dan Rajawali. Sementara Malaysia diwakili tim Tiger dan Leopard.
Pertandingan digelar di Jakarta dan Kuala Lumpur. Di Jakarta, tim Garuda akan bertanding melawan Leopard untuk menentukan juara grup. Kedua tim ini sama-sama mengantongi dua kemenangan dari Vietnam dan Singapura.
Sementara di Kuala Lumpur, tim Rajawali juga akan bertarung dengan tim Tiger untuk memastikan juara grup. Dua tim ini juga sama-sama mencatat dua kali kemenangan, masing-masing dari Thailand dan Filipina.
Babak semifinal akan dilaksanakan tanggal 30 Maret dan 1 April dengan sistem home and away.



Uji Coba Resmi MotoGP 2012
Rossi Masih Terlalu Jauh di Belakang

Valentino Rossi pantas khawatir menghadapi MotoGP musim 2012 yang mulai bergulir 8 April mendatang. Pasalnya, "The Doctor" kembali berkubang dengan persoalan serupa seperti tahun lalu, yaitu masalah front-end, yang dikeluhkannya pada hari pertama uji coba terakhir pramusim di Jerez, Spanyol, Jumat (23/3/2012).

Padahal, Ducati sudah melakukan perubahan frontal untuk memecahkan persoalan krusial yang dihadapi sepanjang musim 2012. Ducati Desmosedici GP12 bermesin 1.000 cc mengalami revolusi pada rangka yang menggunakan aluminium tiang kembar, dan diharapkan bisa membuat Rossi lebih kompetitif.

Kami memecahkan beberapa hal hari ini, tetapi tak satu pun yang penting, terutama ketika memasuki tikungan cepat.
-- Valentino Rossi

Namun, kenyataan yang dihadapi di Jerez justru jauh dari apa yang diharapkan. Alih-alih bisa bersaing di barisan dengan untuk melawan para rivalnya dari Honda dan Yamaha, Rossi justru masih terlalu jauh di belakang karena terpuruk di urutan kesembilan. Bahkan, waktu terbaiknya terpaut 1,7 detik dari Casey Stoner (Honda), dan tertinggal 0,4 detik dari rekan setimnya, Nicky Hayden, yang finis di urutan keenam pada hari pertama ini.

"Kami memecahkan beberapa hal hari ini, tetapi tak satu pun yang penting, terutama ketika memasuki tikungan cepat," ujar juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut. "Saya tidak bisa mempertajam waktu di sana, dan itu tempat di mana asal dari gap waktunya. Bagian depan tak bisa maksimal sehingga saya tidak bisa menghasilkan kecepatan yang cukup di tikungan, dan itulah mengapa kami jauh dari yang di depan."

"Kami menemukan pengaturan yang lebih menjanjikan menjelang akhir uji coba, dan saya bisa mengulang waktu tercepat saya dengan ban yang sangat aus, tetapi waktu sudah menunjukkan pukul 05.30 dan suhunya pun sudah turun sehingga kami memutuskan untuk melanjutkan kerja itu besok, karena kami pikir ada margin."

"Nicky meraih hasil lebih bagus hari ini, dan kami juga harus mengurangi kesenjangan."

Memang, Hayden menjadi pebalap Ducati tercepat pada hari pertama uji coba terakhir ini. Setelah performanya sempat terganggu akibat cedera pergelangan tangan sebelum tes Valencia, kemudian cedera bahu akibat kecelakaan latihan musim dingin, Hayden bisa tampil dengan kekuatan penuh pada pekan ini.

"Setelah absen dalam tes di Valencia dan mengalami kesulitan mengendalikan motor di Malaysia karena fisik saya tidak kuat, terutama pada tes pertama, maka menyenangkan bisa kembali duduk di atas sadel motor pada hari ini, dan saya merasa fisik saya hampir pulih 100 persen,".

"Saya merasa baik di sini, dan saya menunggang motor dengan baik sepanjang hari dan finis di urutan keenam, yang tentu saja tidak terlalu buruk meskipun gap dengan pebalap terdepan masih terlalu besar."

"Kami melakukan start yang bagus, tetapi kami tidak cukup mengalami peningkatan, sedangkan para pebalap di depan terus membuat kemajuan. Ini tentu saja membuat sedikit frustrasi, meskipun kami mengumpulkan banyak data, dan kami memiliki beberapa ide yang bagus untuk besok. Tentu saja tujuan kami adalah bisa lebih dekat dengan para pebalap di depan, terutama dalam catatan waktu lap."

Uji coba resmi di Jerez ini adalah tes ketiga sekaligus yang terakhir. Kini, tes tersisa dua hari, yaitu 24 dan 25 Maret, sebelum semua pebalap MotoGP berangkat ke Qatar dan menjajal Sirkuit Losail dari 5-8 April.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar