Nike
Ardilla
Nike Ardilla
|
|
Nama lahir
|
Raden Rara
Nike Ratnadilla Kusnadi
|
Lahir
|
|
Meninggal
|
|
Jenis Musik
|
|
Pekerjaan
|
|
Tahun aktif
|
|
Perusahaan rekaman
|
|
Orang tua
|
Raden Edi
Kusnadi (ayah)
Nining Ningsihrat (ibu) |
Situs resmi
|
|
Raden Rara
Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla (lahir di Bandung, Jawa Barat,
27
Desember 1975 – meninggal
di Bandung, Jawa Barat,
19 Maret 1995 pada umur 19
tahun) adalah penyanyi dan artis berkebangsaan Indonesia. Ia
tewas pada 19
Maret 1995
ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di
jalan RE Martadinata di kota Bandung. Ia meninggal dunia di saat
popularitasnya sedang memuncak. Nike Ardilla merupakan penyanyi, bintang film,
model, bintang iklan dan seniman paling sukses di semua bidang entertainment
dan di Indonesia belum ada orang lain yang sukses di semua bidang
entertainment. Walaupun sudah wafat akan tetapi Nike Ardilla Masih produktif
mengeluarkan album, meskipun albumnya masih sama, hanya berganti cover saja.[1]
Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis
satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal
kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.[2].
Boleh dikatakan hanya Nike Ardilla artis dengan pengaruh besar di industri
hiburan Indonesia bahkan Asia. Nama Nike Ardilla mungkin bisa disejajarkan
dengan Bruce
Lee.[rujukan?
Awal karier
Nike Ardilla
adalah gadis kelahiran Bandung tanggal 27 Desember
1975 dari pasangan
R. Eddy Kusnadi dan Nining Ningsihrat. Sejak kecil sudah mengawali karier
dengan mengikuti berbagai festival menyanyi di Bandung, sampai kemudian
bakatnya ditemukan oleh produser musik Deddy Dores. Karier musiknya
di dunia hiburan pun dimulai. Tahun 1987, Ibunya memboyong Nike Ardilla ke
Himpunan Artis Penyanyi Musisi Indonesia (HAPMI) asuhan Djadjat Paramor. Di
sana ia bertemu dengan Deni Kantong, guru menyanyinya, dan Deni Sabrie yang
kemudian menjadi manajernya. Deni Kantong dan Sabrie memperkenalkannya pada Deddy Dores. Deddy membuatkan
beberapa lagu untuk album pertama Nike yang bertajuk Seberkas Sinar yang
terjual lebih dari 500.000 ribu kopi.[3]
Sebelumnya Deddy Dores juga sempat menyatukan Nike dengan dua anak didik Deddy
dan Deni bernama Deni Angels bersama Cut Irna dan Lady Avisha. Tahun berikutnya
Nike merilis album keduanya yang bertajuk Bintang
Kehidupan yang mendapatkan sambutan luar biasa, dan terjual dengan angka
yang fantastis, yaitu 2 juta unit Selanjutnya Nike merilis album-album yang
menjadi best seller. Karier Nike Ardilla dalam dunia seni peran juga
berjalan mulus. Nike bermain film Kasmaran yang dibintangi
juga oleh Ida Iasya dan Slamet Rahardjo, 1987. Dan juga menjadi
pemeran utama di Film Ricky Nakalnya Anak Muda bersama almarhum Ryan
Hidayat pada tahun 1990
dan terus melahirkan film-film box office sepanjang periode akhir 80-an
dan awal 90-an. Nike Ardilla juga sukses dalam beberapa sinetron.
Selain sebagai penyanyi dan bintang film, Nike Ardilla juga mengawali kariernya
sebagai seorang model. Terbukti dengan menjadi pemenang Favorit pada ajang
GADIS SAMPUL 1990.
Dominasi di dunia entertainment Indonesia
Semenjak
album perdana di rilis dipenghujung 1989. Nama Nike Ardilla masuk kejajaran
artis papan atas dan diperhitungkan. Deni Sabri Management memang mempersiapkan
Nike Ardilla untuk menjadi artis multi talenta, awal pembentukan Nike Ardilla
menjadi artis memang disiapkan untuk menggantikan Cut Irna yang terkenal
sebagai model, Mariam Belina bintang film papan atas, dan diva rock '80-an
Nicky Astria. Jadi menurut Deni, Nike adalah perpaduan dari Nicky Astria,
Meriam Belina, dan Cut Irna. Bahkan sebelum album perdana sukses di pasaran,
Nike sudah dilibatkan dalam produksi beberapa film box office di jamannya dan
kegiatan yang berhubungan dengan modeling dan show di daerah-daerah dari aceh
sampai papua.[5] 1990
adalah awal dominasi Nike Ardilla di dunia entertainment sehubungan dengan
sukses secara komersil album Bintang Kehidupan yang terjual 2.000.000 units.
Dilanjutkan dengan terpilihnya Nike Ardilla sabagai Gadis Sampul Favorit di
ajang model yang sangat bergengsi. Konser jadwal tiap tahun penuh, tampil di
acara-acara selebriti dan awards show, membintangi puluhan film box office,
bintang iklan, cover majalah, dll. Bahkan ketika artis film banyak terjun ke
sinetron, nama Nike Ardilla masih menjadi jaminan rating tinggi untuk sinetron
yang banyak ditonton pemirsa.Mungkin karier Nike Ardilla secara harfiah
terbilang singkat 1989-1995, hanya 6 tahun. Tapi dalam waktu singkat tersebut
kariernya begitu cemerlang. Tidak hanya sampai di musik saja dimana konser dan
album Nike laris manis, industri film tanah air pun tidak mau ketinggalan
menggunakan Nike Ardilla sebagai pemeran utama di Film-filmnya. Puluhan film
box office dihasilkan Nike, bahkan film daerah paling laris kabayan yang di
bintangi Paramitha Rusadi sebagai tokoh wanita utamanya digantikan oleh Nike
Ardilla bukti dominasi dan betapa popularnya Nike. Bahkan di sinetron dengan
rating tinggi arahan sutrada Putu Wijaya, Mitha tampil hanya sebagai bintang
tamu di 2 episode sinetron berjudul NONE dimana Nike adalah pemeran utamanya.
Puluhan iklan pun telah dihasilkan Nike Ardilla.
Dominasi tak terkalahkan bukan hanya dalam
ranah persaingan di musik, film, dan model saja. Tapi Nike Ardilla merupakan
artis yang mendominasi majalah/tabloid/koran gosip saat itu. Ketika artis-artis
seangkatannya ingin mengikuti jejak langkah suksesnya. Mungkin nama Nike tetap
menjadi jaminan berita laku. Apa yang Nike dan tidak Nike lakukan selalu
diberitakan, dari gosip bohong soal narkoba sampai lesbian menjadi headline.
Tapi tidak seputar itu saja, prestasinya pun tetap menjadi bahan pembicaraan
media-media saat itu.
Kematian
Pada tanggal
19 Maret 1995, kurang lebih
pukul 06.15 pagi Nike Ardilla tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal. Mobil Honda Civic
berwarna biru metalik plat D 27 AK menabrak pagar beton bak sampah di jalan RE.
Martadinata. Diperkirakan Nike tewas seketika, tetapi saksi yang berada
disekitar lokasi kecelakan menuturkan Nike belum meninggal saat kejadian, baru
dalam perjalanan ke rumah sakit Nike meninggal. Nike mengalami luka parah
di kepala dan memar-memar di dadanya. Nike yang saat itu bersama manajernya,
Sofiatun, baru saja kembali dari diskotik Polo. Isu-isu negatif seputar
kematiannya berkembang di antaranya menyebutkan bahwa Nike mengendarai mobil
dengan keadaan mabuk, tapi kemudian kabar itu dibantah keras oleh pihak
keluarga dan saksi kunci kecelakaan itu. Sofiatun mengatakan Nike hanya meminum
orange jus. Hasil visum polisi menyebutkan tidak menemukan kadar alkohol dalam
tubuh Nike. Ada kesimpangsiuran tentang waktu kematian Nike Ardilla, menurut
saksi kejadian itu terjadi pukul 3 pagi, tapi saksi lain mengatakan bahwa
kecelakaan itu terjadi pukul 5.45 pagi, laporan resmi mengatakan bahwa waktu
kejadian adalah pukul 06.15 pagi. Nike Ardilla dimakamkan pada sore itu juga,
diantar oleh ribuan penggemarnya beserta para artis ibukota. Kematiannya
menghebohkan dunia hiburan Indonesia, ditangisi para fans yang sampai beberapa
hari setelah kematiannya masih setia berada di kediaman Nike Ardilla.
Menurut Atun
yang bersama Nike berada di mobil itu, dalam perjalanan pulang Nike mengendarai
mobil itu dengan tidak menggunakan sabuk pengaman. Mobil Nike berusaha menyalip
mobil berwarna merah di depannya yang berjalan sangat pelan. Namun ketika
menyalip, dari arah berlawanan muncul mobil Taft melaju kencang, Nike langsung
menghindari mobil Taft tersebut dan membanting setir terlalu ke kiri sehingga
menabrak sebuah pohon dan langsung terpental menabrak pagar beton bak sampah di
kantor Usaha Pribadi di jalan RE. Martadinata, dan Nike menghembuskan nafasnya
yang terakhir.
The Beatles
The Beatles pada tahun 1964
John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, Ringo Starr |
|
Asal
|
Liverpool,
Inggris
|
Tahun
aktif
|
1960 –1970
|
Artis
terkait
|
|
Situs web
|
|
The Beatles adalah kelompok pemusik Inggris beraliran
rock,
dibentuk di Liverpool
pada tahun 1960, seringkali dianggap sebagai pemusik tersukses secara komersial
dan paling banyak mendapat pujian dalam musik populer. Sejak tahun 1962,
kelompok ini terdiri dari John Lennon (gitar ritem, vokal), Paul
McCartney (gitar bass, vokal), George
Harrison (gitar utama, vokal), Ringo Starr
(drum, vokal).
Bermula dari aliran skiffle dan rock and
roll 1950-an, kelompok ini nantinya memainkan musik dalam berbagai genre
mulai dari folk rock sampai rock psikedelik,
memasukkan juga unsur musik klasik dan elemen lain dengan cara inovatif. The
Beatles dipandang sebagai perwujudan ide-ide progresif, berpengaruh terhadap revolusi
sosial budaya
dekade 60-an.
Awalnya 5 orang terdiri dari Lennon,
McCartney, Harrison, Stuart Sutcliffe (bas) dan Pete Best
(drum), The Beatles hanya terkenal di klub-klub Liverpool dan
Hamburg selama
3 tahun mulai tahun 1960. Sutcliffe hengkang tahun 1961, dan Best diganti Starr
tahun berikutnya. Beatles ditempa jadi profesional oleh seorang pengusaha toko
musik bernama Brian Epstein setelah ia jadi manajer mereka dan potensi musik
dipoles oleh produser George Martin. Akhir 1962, Beatles sudah mendapatkan
kesuksesan di Britania Raya dengan singel pertama Love Me Do.
Sepanjang tahun berikut, mereka melakukan tur internasional sampai 1966 dan
berkonsentrasi merekam album di dalam negeri sampai bubar tahun 1970. Karir
solo masing-masing dibilang sukses tapi Lennon terbunuh di New
York City tahun 1980 dan Harisson meninggal karena kanker tahun 2001.
McCartney dan Starr masih aktif bermusik.
Dalam tahun-tahun rekaman album studio,
Beatles merilis karya-karya yang dinilai terbaik oleh kritikus, salah satunya Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club
Band (1967), dipuji sebagai karya agung. Empat
dekade setelah bubar, musiknya masih populer. Mereka memiliki lebih dari
satu album nomor 1 di tangga lagu Britania
Raya dan bertengger paling lama dibanding pemusik manapun. Berdasarkan RIAA, mereka adalah
pemusik yang menjual album terbanyak di Amerika
Serikat. Tahun 2008, majalah Billboard merilis daftar musikus dengan penjualan terbesar
sepanjang sejarah Hot
100 untuk merayakan 15 tahun hari jadi tangga lagu singel Amerika dimana
The Beatles berada di nomor satu. Tujuh kali mendapat Grammy
Awards, 15 Ivor Novello Awards
dari British
Academy of Songwriters, Composers and Authors, The Beatles secara kolektif
dimasukkan dalam kompilasi majalah TIME sebagai satu dari 100
orang paling berpengaruh di abad ke-20.
Pembentukan dan tahun-tahun awal (1957–1962)
Masih berusia 16 tahun, penyanyi dan gitaris
John Lennon membentuk grup musik skiffle bernama The Quarrymen dengan
teman-teman sekolah asal Liverpool bulan Maret 1957. Paul McCartney berusia lima
belas tahun saat mereka bertemu bulan Juli tahun itu. George Harrison bergabung
sebagai gitaris utama bulan Februari tahun berikutnya setelah diundang
McCartney menonton. Tahun 1960, teman-teman sekolah Lennon keluar dan ia masuk Liverpool College of
Art. Ketiga orang itu memainkan musik rock
and roll setiap mendapatkan seorang penggebuk drum. Bergabung sebagai bass
di Januari, teman sekelas Lennon, Stuart
Sutcliffe menyarankan untuk mengganti nama grup menjadi The Beetles
sebagai bentuk kekaguman terhadap Buddy Holly
dan The Crickets, lalu berubah
lagi menjadi The Beatals di bulan-bulan pertama tahun itu. Setelah
coba-coba nama lain seperti Johnny and the Moondogs, Long John and
The Beetles dan The Silver Beatles, grup itu akhirnya menjadi The
Beatles di bulan Agustus. Kurangnya penggebuk drum yang tetap menjapada
masalah saat manajer tak resmi mereka, Allan Williams menyiapkan
kediaman untuk manggung di Hamburg, Jerman. Sebelum Agustus berakhir, mereka mengadakan audisi dan
menemukan Pete
Best, dan langsung berangkat ke Hamburg empat hari kemudian, menandatangani
kontrak untuk bermain musik dengan penyelenggara pertunjukan bernama Bruno Koschmider untuk 48
malam. Pertunjukkan Beatles laris di Hamburg dimana mereka bermain musik
berjam-jam dan mengakibatkan jalanan macet karena dipenuhi orang yang keluar
masuk menonton pertunjukkan mereka.
Harrison yang masih berusia 17 tahun di bulan
Agustus 1960, berbohong kepada petugas Jerman mengenai usianya agar bisa
tinggal di Hamburg. Awalnya mereka ditempatkan di Indra Club, Koschmider lalu
memindahkan mereka ke Kaiserkeller pada bulan
Oktober setelah Indra ditutup karena dianggap bising. Saat
Beatles melanggar kontrak dengan manggung di Top Ten Club yang jadi
rivalnya, Koschmider melaporkan Harrison yang di bawah umur kepada otoritas dan
dideportasi bulan November. McCartney dan Best juga ditangkap karena kasus
pembakaran di kamar mereka di pertengahan Desember, setelah itu mereka juga
dideportasi. Lennon kembali ke Liverpool pertengahan Desember sementara
Sutcliffe tetap di Hamburg selama beberapa bulan. Ia berpacaran dengan gadis
Jerman, Astrid Kirchherr yang
pertama kali mengambil foto profesional Beatles dan memangkas rambut Sutcliffe
dengan gaya yang populer masa itu, exi (existensialis). Gaya
rambut Sutcliffe kelak
The Beatles
saat menginjakkan kaki pertama kali di Amerika Serikat.
The Beatles
tampil di Belanda, Juni 1964.
Debut The Beatles di Amerika
Serikat sebenarnya tertunda selama hampir setahun saat Capitol
Records, cabang EMI
di Amerika mundur untuk merilis baik Please Please Me atau From Me to
You. Negosiasi dengan label independen Amerika menghasilkan beberapa singel
jadi dirilis, namun masalah-masalah royalti dan ejekan terhadap gaya rambut moptop The Beatles jadi halangan
lain. Saat Capitol mulai mengurus penjualan, bukannya merilis LP asli, malahan
mengompilasikan album berbeda untuk pasar Amerika dari berbagai rekaman The
Beatles yang terdahulu dan memilih lagu-lagu pilihan mereka sendiri sebagai
singel. Tangga lagu Amerika berhasil "dikuasai" oleh Beatles setelah
sebuah tayangan berita CBS
memberitakan "kegilaan" Beatlemania
di Inggris yang membuat Capitol mempercepat perilisan I Want to Hold Your
Hand pada Desember 1963. Debut Amerika mereka akhirnya dijadwalkan beberapa
minggu kemudian.
Saat The Beatles meninggalkan Inggris tanggal
7 Februari 1964, sekitar 4000 penggemarnya berkumpul di Heathrow, melambaikan tangan dan
menjerit saat pesawat lepas landas. I Want to Hold Your
Hand sudah terjual 2,6 juta keping di Amerika Serikat selama 2 minggu
sebelumnya, namun The Beatles masih tetap gugup apakah mereka akan dapat
diterima. Di Bandar Udara Internasional
John F. Kennedy, New York City, mereka disambut sekitar 3000 orang.
Mereka tampil pertama kali di stasiun televisi Amerika secara langsung 2 hari
kemudian dalam acara The Ed Sullivan Show,
yang ditonton hampir 74 juta pemirsa - lebih dari 40 persen populasi Amerika
Serikat. Keesokan paginya, sebuah harian menulis tentang The Beatles
"could not carry a tune across the Atlantic" ("tidak bisa
menyanyikan lagu dari seberang Atlantik"), tapi sehari kemudian, konser
pertama mereka di Washington Coliseum
membuktikan kepopuleran mereka di Amerika. Hari berikutnya, sambutan yang
meriah juga diterima pada saat konser di Carnegie
Hall. Mereka hadir lagi di Ed Sullivan Show untuk kedua kalinya sebelum
pulang ke Inggris tanggal 22 Februari.
Setelah bubar (1970–kini)
1970-an
Lennon, McCartney, Harrison dan Starr
masing-masing merilis album solo pada tahun 1970, selanjutnya ada beberapa kali
kerja sama antar satu atau lebih orang mantan personel. Album Ringo Starr, Ringo (1973) adalah satu-satunya
album yang berisi komposisi dan pertunjukkan keempat mantan personel, tapi
dalam lagu yang terpisah. Berkolaborasi dengan Starr, Harrison menyelenggarakan
The Concert for
Bangladesh di New York City pada bulan Agustus 1971 dengan musisi
India, Ravi
Shankar. Selain dari jam session yang tak dirilis pada tahun 1974
(nanti dirilis sebagai bootleg dengan judul A Toot and a Snore in '74),
Lennon dan McCartney tak pernah rekaman bersama lagi.
Dua LP dobel lagu-lagu terbaik The Beatles
dikompilasikan oleh Allen Klein, 1962–1966 dan 1967–1970, dirilis pada tahun
1973, pertama kali lewat Apple Records. Secara umum dikenal sebagai Red
Album dan Blue Album, masing-masing mendapat penghargaan Multi-Platinum
certification di Amerika Serikat dan Platinum
certification di Inggris. Antara tahun 1976 dan 1982, EMI/Capitol merilis
gelombang album kompilasi The Beatles tanpa masukan dari mantan anggota band.
Satu-satunya album yang menyertakan material yang tak terilis sebelumnya adalah
The Beatles
at the Hollywood Bowl (1977). Rekaman konser pertama The Beatles yang
secara resmi dirilis tersebut berisi seleksi dari 2 penampilan The Beatles saat
manggung di tur Amerika antara tahun 1964 dan 1965. Setelah rilis internasional
album asli versi Inggris dalam bentuk CD pada tahun 1987, EMI menghapuskan
kompilasi-kompilasi terakhir – termasuk the Hollywodd Bowl dari
katalognya.
Musik dan ketenaran The Beatles yang masih
tersisa secara komersil dieksploitasi dalam berbagai cara, di luar kendali
mantan anggotanya. All This and World
War II (1976) adalah film nonfiksi yang mengkombinasikan
potongan berita Perang Dunia II dengan lagu latar The Beatles yang
dinyanyikan oleh penyanyi lain. Musikal Broadway berjudul Beatlemania
dipentaskan di awal tahun 1977 cukup sukses memainkan cerita tentang nostalgia
The Beatles. The Beatles mencoba memboikot perilisan Live!
at the Star-Club in Hamburg, Germany;1962 namun gagal. Album tersebut
berisi kompilasi rekaman yang dibuat pada saat mereka sedang tampil di Hamburg, tapi
direkam dengan tape dari mesin perekam menggunakan sebuah mikrofon. Sgt.
Pepper's Lonely Hearts Club Band (1978), sebuah film musikal yang
menampilkan Bee
Gees dan Peter Frampton, gagal di
pasaran dan dianggap "kegagalan yang artistik" ("artistic
fiasco"). Pada tahun 1979, semua mantan anggota The Beatles menuntut
produser Beatlemania dan mendapat ganti rugi satu juta dollar. Harrison
berkomentar "Orang berpikir The Beatles seperti domain umum. Anda tidak
bisa seenaknya mencomot material The Beatles" ("People were just
thinking The Beatles were like public domain. You can't just go around
pilfering The Beatles' material.")
1980-an
Lennon ditembak dan meninggal dunia pada
tanggal 8 Desember 1980 di New York City. Sebagai ucapan personal, Harrison
menulis All Those Years Ago,
lagu tentang waktu-waktunya bersama The Beatles yang direkam sebelum kematian
Lennon. Dengan istrinya Linda, McCartney
berkontribusi dalam vokal latar, dan Starr pada drum. Lagu tersebut dinyanyikan
ulang dengan lirik baru serta dirilis sebagai singel pada Mei 1981. Karya
individu McCartney, Here Today, muncul dalam
album Tug of War pada bulan April
1982. Pada tahun 1987, Harrison merilis album yang berjudul album Cloud Nine yang berisi When We Was Fab,
sebuah lagu yang menceritakan masa-masa Beatlemania.
The Beatles diabadikan dalam Rock and Roll Hall of Fame pada tahun
1988. Harrison dan Starr menghadiri upacara beserta janda Lennon, Yoko Ono dan
dua putranya Julian dan Sean.
McCartney batal datang dengan melakukan konferensi pers, "Setelah 20
tahun, The Beatles masih punya banyak selisih urusan yang saya harap dapat diselesaikan
mulai sekarang. Sayangnya, mereka tidak mau, jadi saya merasa seperti seorang
munafik yang melambaikan tangan dan tersenyum pada mereka dalam reuni
palsu" ("After 20 years, The Beatles still have some business
differences which I had hoped would have been settled by now. Unfortunately,
they haven't been, so I would feel like a complete hypocrite waving and smiling
with them at a fake reunion.") Tahun berikutnya, EMI/Capitol mengabulkan
tuntutan The Beatles yang sudah puluhan tahun mengenai royalti dan memberikan
label resmi terhadap material yang tak terilis sebelumnya.
1990-an
Live at the BBC, perilisan resmi pertama yang berisikan pertunjukkan
The Beatles yang tidak dirilis dalam 17 tahun terakhir, akhirnya muncul pada
tahun 1994. Pada tahun yang sama, McCartney, Harrison dan Starr melakukan reuni
untuk proyek The Beatles Anthology,
yang sebenarnya sudah dikerjakan mulai akhir 1960-an oleh Neil Aspinall. Awalnya
sebagai manajer perjalanan dan kemudian asisten personal The Beatles, Aspinall
mulai mengumpulkan material untuk film
dokumenter setelah ia menjadi direktur Apple Corps pada tahun 1968.
Mendokumentasikan sejarah The Beatles, proyek ini meliputi perilisan banyak
rekaman-rekaman yang tak dirilis; McCartney, Harrison dan Starr juga menambah
beberapa permainan alat musik dan vokal baru ke 2 lagu demo yang direkam Lennon
di akhir 1970-an. Pada tahun 1995 dan 1996, proyek tersebut menghasilkan 5 seri
televisi, video volume-8 dan 3 set box CD (berisi 2). Dua lagu demo Lennon, Free as a Bird dan Real Love masing-masing
dirilis lagi sebagai singel. Box CD menyertakan karya Klaus Voorman, sang kreator
sampul album Revolver
pada tahun 1966. Penjualan mencapai kesukesasan besar dan seri televisinya
telah ditonton lebih dari 400 juta orang di seluruh dunia.
2000-an
, sebuah kompilasi album dari tiap lagu nomor
satu di tangga lagu Britania Raya dan Amerika
Serikat dirilis pada tanggal 13 November 2000. Album tersebut menjadi album
dengan penjualan tercepat sepanjang masa, pada minggu pertama mencapai 3,6 juta
kopi dan lebih dari 12 juta kopi dalam 3 minggu di seluruh dunia. Di 28 negara,
album tersebut menduduki tangga lagu di nomor satu, termasuk di Inggris dan
Amerika Serikat. Pada April 2009, album ini telah terjual lebih dari 31 juta
kopi dan menjadi album dekade yang paling laris di Amerika Serikat.
Harrison meninggal dunia karena kanker
paru-paru pada tanggal 29 November 2001. McCartney dan Starr bersama
musisi-musisi lain ikut mengadakan Concert for George
yang diorganisasikan oleh Eric Clapton dan janda mendiang Harrison, Olivia. Konser
diselenggarakan di Royal Albert Hall di hari peringatan satu tahun
kematian Harrison. Selain lagu yang dikomposisikan untuk The Beatles dan karir
solonya, konser itu juga mengikutsertakan musik tradisional India yang disukai
Harrison dan ikut mempengaruhi warna musik The Beatles. Pada tahun 2003, Let It Be... Naked,
versi baru dari Let It Be yang dikerjakan McCartney. Salah satu
perbedaan utamanya dengan album asli adalah penghilangan aransemen alat musik
gesek asli. Album ini masuk 10 besar dalam tangga lagu di Inggris maupun
Amerika Serikat.
Lagu The Beatles digunakan sebagai lagu latar
Cirque du Soleil
Las Vegas. George Martin dan putranya Giles meremix dan
menyambungkan 130 buah rekaman The Beatles untuk menghasilkan album berjudul Love, dengan cara
"menghidupkan kembali semua periode musical The Beatles dalam peridoe yang
sangat singkat" ("a way of re-living the whole Beatles' musical
lifespan in a very condensed period"). Pertunjukkan tersebut dibuka secara
resmi pada bulan Juni 2006 dan album Love dirilis pada bulan November.
McCartney dan Starr menghadiri satu tahun acara dan muncul dalam acara Larry King Live bersama
Ono dan Olivia Harrison. Pada tahun 2007, dikabarkan McCartney berniat
menyelesaikan Now and Then, demo ketiga
Lennon yang dikerjakan dalam sesi Anthology. Karya tersebut akan
dikreditkan dengan komposisi Lennon/McCartney dengan penambahan versi baru, dan
juga menyertakan lagu dengan gebukan drum oleh Starr dan rekaman gitar
Harrison.
Pada bulan Maret 2008, pengacara The Beatles
ditunjuk untuk mencegah distribusi rekaman-rekaman pertunjukkan Starr yang tak
terilis pada saat pertunjukkan pertamanya di The Star Club, Hamburg pada
tahun 1962. Pada bulan November, McCartney mendiskusikan keinginannya agar Carnival of Light,
sebuah rekaman eksperimental berdurasi 14 menit yang direkam The Beatles di Studio
Abbey Road pada tahun 1967 dapat dirilis secara resmi. McCartney mengadakan
konser amal pada tanggal 4 April 2009 di Radio City Music Hall untuk David Lynch Foundation
dengan penampilan berbagai musisi, termasuk Starr. The Beatles: Rock Band,
sebuah video
game musik dari serial Rock Band dirilis pada tanggal 9 September 2009.
Pada hari yang sama, 12 buah album asli The Beatles yang sudah dipoles, Magical Mystery Tour
dan kompilasi Past Masters dirilis
secara bersamaan
Di studio
Studio
Abbey Road (2007)
The Beatles memanfaatkan teknologi
secara inovatif dan memperlakukan studio itu sendiri sebagai
instrumen. Mereka meminta Martin dan teknisi rekaman bereksperimen atau mencoba
hal baru yang "mungkin bisa menghasilkan suara bagus". Pada saat yang
sama mereka juga memanfaatkan kejadian-kejadian tertentu secara kreatif seperti
feedback gitar yang tak disengaja, resonansi botol gelas atau suara kaset yang
diputar terbalik. Hal-hal seperti ini didukung oleh tangan dingin Martin dan
teknisi EMI seperti Norman Smith, Ken Townsend dan Geoff
Emerick yang semuanya berkontribusi besar mulai album Rubber Soul,
khususnya Revolver
dan seterusnya. Dengan banyak akal dalam studio didapatkan metode efek suara, penempatan mikrofon yang
tidak biasa, rekaman tape,
double tracking, dan vari speed. Mereka juga
memadukan alat musik gesek, brass, dan alat musik India seperti sitar (bisa didengar di
lagu Norwegian Wood (This Bird Has Flown)) dan swarmandal (di lagu Strawberry
Fields Forever). Mereka juga menggunakan alat musik elektronik seperti mellotron (di intro Strawberry
Fields Forever) dan clavioline (di lagu Baby,
You're a Rich Man).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar