PARIWISATA
Menjelajahi Romantisme Bengkulu
KOMPAS.com - Libur di akhir pekan tidak melulu
dapat dihabiskan di daerah sekitar rumah anda. Anda juga bisa loncat ke pulau
lain, seperti yang saya lakukan. Saya memilih untuk terbang menuju salah satu
provinsi yang memiliki sejarah dan menyimpan aura romantisme, yaitu Bengkulu.
Hanya
menempuh penerbangan selama kurang lebih 50 menit dari Bandara Soekarno Hatta
menuju Bandara Fatmawati Soekarno, saya pun akhirnya menjejakkan kaki saya di
Bumi Raflesia, Bengkulu. Provinsi yang berada di pinggir Pulau Sumatera ini
ternyata menyimpan cerita tersendiri tentang Indonesia.
Sesampainya
saya di Bengkulu pada hari Jumat, saya langsung tancap gas untuk check-in
terlebih dahulu di Hotel Santika. Hotel Santika adalah hotel yang baru saja
dibuka sekitar bulan Desember 2011 lalu dan mengambil konsep MICE (Meeitng,
Incentive, Conference, and Exhibition). Setelah menaruh barang-barang saya yang
lumayan banyak, saya langsung saja meluncur ke salah satu icon kota Bengkulu,
yaitu Benteng Marlborough.
Jarak dari
Hotel Santika menuju Benteng Marlborough tidaklah jauh, hanya sekitar kurang
lebih 15 menit. Jejak-jejak kekuasaan kolonialisme Inggris terasa sangat jelas
kala saya menyusuri jalan kota Bengkulu menuju Benteng. Ada satu monumen yang
menarik mata saya, yaitu Monumen Thomas Parr. Monumen ini merupakan salah satu
monumen yang menandakan perjuangan rakyat Bengkulu melawan penjajahan. Jika
diperhatikan dari mobil, Monumen Thomas Parr ini untik karena tiang-tiangnya
bergaya Corinthians, sementara atapnya berbentuk kubah, seperti kubah masjid.
Sesampainya
di Benteng Marlborough, saya disambut oleh pintu gerbang kokoh yang ternyata
terbuat dari kayu. Sekilas memang pintu yang menjaga bangunan ini terlihat
seperti baja, namun setelah dicermati, kayu yang menjadi bahan dasarnya. Di
kanan-kiri Benteng setinggi 8.5 meter dengan luas komplek 44.100 meter persegi
ini saya melihat adanya batu-batu nisan yang bertuliskan nama-nama pemerintah
Inggris yang pernah berkuasa.
Agak masuk
ke dalam, di sisi kanan terdapat tiga makam mantan petinggi kolonial Inggris
pun terpampang di sudut. Makam yang pertama adalah makam Thomas Parr, makam
kedua adalah milik Charles Murray, sedangkan makam ketiga tidak diketahui
pemiliknya. Masuk lebih dalam, saya berjalan masuk melewati jembatan dan
memasuki gerbang kedua Benteng Marlborough.
Di kanan
lorong masuk gerbang kedua Benteng Marlborough saya melihat teralis-teralis
besi yang merupakan bekas sel penahanan. Memasuki halaman benteng, terdapat
banyak meriam-meriam kuno yang dimanfaatkan wisatawan untuk duduk-duduk santai.
Ehm,
ternyata di sore hari,benteng ini ramai sekali oleh wisatawan yang sekadar
makan-makan dan bercengkrama dengan keluarga ataupun mereka yang asyik
mengabadikannya ke dalam foto. Tenang saja, bagi Anda yang terlupa membawa
kamera, Anda bisa meng-hire tukang foto yang berkeliling di benteng. Kali
ini saya memilih Pak Eddy untuk mengabadikan perjalanan saya di benteng ini.
Hanya dengan membayar Rp 20.000 foto cantik pun sudah bisa Anda miliki dengan
sekejap. Puas berfoto ria, saya pun memandang sekeliling benteng dari atas, wah
ternyata tak jauh dari benteng ini terdapat Pantai Panjang yang sangat
menggoda.
Tak lama,
saya pun memutuskan untuk melanjutkan me time saya di Bengkulu dengan pergi ke
Pantai Panjang. Di pantai ini anda diberi pilihan yang cukup unik untuk
berjalan-jalan menyusuri pantai, mulai dari andong, ojek motor, sampai ke sewa
gajah. Awalnya saya mau mencoba untuk menyewa gajah, namun ternyata saya kurang
beruntung, akhirnya saya memilih andong kuda saja untuk menyusuri pantai. Cukup
membayar uang Rp 10.000 saya puas menyusuri Pantai Panjang.
Lelah
menyusuri pantai dengan andong, saya pun lari menuju pasir pantai dan menemui
banyak orang yang sedang menikmati riak ombak, bermain bola, bermain sepeda,
dan juga bermain laying-layang. Aneka cemilan juga bisa anda temui jika perut
anda perlu diisi. Ada satu cemilan yang menarik nafsu makan saya, yaitu
kepiting goring. Saya pun langsung memanggil ibu penjaja cemilan kepiting
goring dan ternyata murah sekali harganya, Rp 10.000 bisa mendapatkan 1 buah.
Sambil menyantap kepiting goring, matahari berpendar indah di cakrawala memberi
warna oranye pada alam.
Keesokan
harinya, Sabtu pagi di Kota Bengkulu, saya merasa bersemangat untuk menggali
lagi wisata-wisata yang ada di kota ini. Saya mulai petualangan saya hari ini
dengan mengunjungi replika rumah Ibu Fatmawati Soekarno yang merupakan first
lady pertama Indonesia. Terletak di Jalan Fatmawati nomor 10, rumah ini
menyimpan barang-barang peninggalan Ibu Fatmawati, termasuk mesin jahit bekas
menjahit bendera merah putih. Selain mesin jahit, bangunan rumah panggung kayu
ini juga menyimpan banyak perabotan peninggalan Ibu Fatmawati, seperti tempat
tidur, meja rias, kebaya, dan juga foto-foto.
Sekitar 600
meter dari Rumah Ibu Fatmawati saya berjalan menuju bekas rumah tempat
pengasingan Bung Karno. Sebelum dijadikan tempat pengasingan Bung Karno pada
tahun 1938-1942, bangunan seluas 4 hektar ini dulunya adalah rumah pribadi
milik saudagar Tionghoa bernama Tang Eng Cian. Rumah ini sekarang hanya
difungsikan sebagai tempat wisata sekaligus tempat pemeliharaan buku-buku
koleksi Bung Karno. Di sini terdapat ratusan judul buku asli yang pernah dibaca
Bung Karno, mulai dari politik, agama, sampai kesenian. Di rumah ini juga
terpajang sepeda tua Bung Karno serta kumpulan kostum bekas teater Monte Carlo
yang digubah Bung Karno.
Puas
berwisata sejarah, saya ingin relaksasi sejenak. Di Kabupaten Rejang Lebong
sekitar 3 jam perjalanan dari kota Bengkulu, tepatnya di Curug terdapat
pemandian air panas bernama Suban Air Panas. Tempat ini lumayan unik, karena
dikelilingi oleh tebing-tebing yang tinggi serta ada dua air terjun yang bisa
dinikmati. Selain itu, obyek wisata ini juga menyimpan kisah gaib yaitu Batu
Menangis. Konon, zaman dahulu, Putri Slongka menangis di batu ini mengenai nasib
perjodohannya. Dulu batu ini selalu digenangi air, namun sejak tahun 1996
secara ajaib air yang selalu menggenangi batu ini lenyap begitu saja.
Puas
berbincang dengan Pak Surya Johan mengenai Batu Menangis, saya berganti baju
dan mulai berendam di kolam air panas, wuih segar. Setelah segar berendam, saya
pun kembali ke tempat saya menginap, Hotel Santika di Kota Bengkulu.
Sesampainya di hotel, saya berbelok ke Serunai Restaurant untuk bersantap malam
sambil mendengarkan live music yang digelar setiap hari sabtu. Saya memesan
menu andalannya yaitu Sop Buntut.
Hari Minggu
yang merupakan hari terakhir saya di Bengkulu saya habiskan untuk
mengeksploarasi tempat saya menginap, yaitu Hotel Santika. Bangunan 6 lantai
yang terletak di kawasan Sawah Lebar ini baru dibuka sekitar bulan November
2011 lalu, namun sudah menjadi salah satu pilihan utama wisatawan. Banyak
fasilitas yang ditawarkan oleh Hotel Santika ini, dari mulai ruang meeting,
restoran, gym center, sampai ke kolam renang. Kamar-kamar yang disediakan juga
sangat nyaman dengan dilengkapi LCD TV, AC, air panas, dan WiFi I setiap kamar.
Tak lengkap
rasanya jika berkunjung ke suatu daerah namun tidak membawa buah tangan. Di
kota Bengkulu terdapat kawasan penjualan oleh-oleh di daerah Simpang Lima
tepatnya di kawasana penurunan. Banyak ragam cindera mata yang bisa anda
bungkus untuk dibawa pulang. Saya memilih toko Cita Rasa untuk tempat saya
menghabiskan uang membeli oleh-oleh. Beragam makanan seperti perut punai,
Lempuk, Kue Tart Bengkulu tersedia di sini. Saya sendiri sampai kalap membeli
makanan untuk cemilan di rumah dan juga batik basurek. Batik Basurek adalah
kain khas Bengkulu. Harganya cukup murah, ada yang Rp 50.000 per meter, ada
juga yang Rp 100.000 per meter.
Sudah banyak
oleh-oleh di tangan saya. Sebelum penerbangan pulang, saya menyempatkan diri
saya untuk mengunjungi Danau Dendam Tak Sudah. Namanya memang seram, namun
pemandangan dan suasana di sekitar Danau sangat memukau mata saya. Di sekitar
danau ini terdapat gazebo-gazebo bamboo tempat kita duduk menikmati pemandangan
danau sambil menyeruput air kelapa muda dan jagung bakar yang dijajakan di
susuran danau ini. Menjelang sore, banyak warga yang menikmati danau ini
bersama saya. Wuih, nikmat sekali.
Melongok ke
Museum Penuh Senapan sampai Panser
Dua Kali 'Mencicipi'
Tsunami, Pangandaran Tetap Primadona
PANGANDARAN merupakan salah satu objek wisata
yang menjadi saksi keganasan tsunami. Dua kali dihantam tsunami, Pangandaran
tidak lantas dihindari wisatawan lokal maupun asing.
Pangandaran adalah sebuah kota kecil di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pangandaran terletak di garis pantai selatan Pulau Jawa. Keunggulan utama Pangandaran adalah pantainya yang indah, sebut saja Pantai Pasir Putih Pangandaran, Pantai Batu Hiu, dan Batu Karas.
Pantai Pangandaran merupakan pantai yang istimewa karena di pantai ini Anda dapat melihat terbit dan tenggelamnya matahari dari satu tempat yang sama. Pantainya jernih dan ombaknya landai sehingga aman bagi wisatawan untuk berenang. Bagi para wisatawan yang tidak ingin berenang, dapat bersantai di pasirnya yang putih bersih. Di perairannya juga ada taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona.
Hantaman pertama di 2006
Namun pada 17 Juli 2006, sebelah selatan Pangandaran mengalami gempa. Pusat Gempa Nasional Badan Meteorologi dan Geofisika atau PGN BMG menyatakan gempa bumi yang terjadi di kawasan pantai Pangandaran tersebut terjadi pada pukul 15.19 berkekuatan 6,8 Skala Richter (SR). Pusat gempa tepatnya berada di sebelah selatan Pameungpeuk dengan jarak sekitar 150 km, dan merupakan zona pertemuan dua lempeng benua Indo-Australia dan Eurasia pada kedalaman kurang dari 30 km, seperti dikutip dari situs bencana-kesehatan milik Divisi Manajemen Bencana PMPK FK UGM.
Gempa bumi juga menyebabkan terjadinya gelombang tsunami yang menerjang pantai selatan Jawa Barat, seperti Cilauteureun, Kab. Garut, Cipatujah, Kab. Tasikmalaya, Pangandaran, Kabupaten Ciamis, pantai selatan Cianjur dan Sukabumi. Bahkan, gelombang tsunami juga menerjang Pantai Cilacap dan Kebumen, Jawa Tengah, serta pantai selatan Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Gempa yang diiringi tsunami ini menelan korban ratusan jiwa, ratusan lainnya mengalami cedera, dan puluhan jiwa dinyatakan hilang. Ratusan rumah mulai dari sepanjang Pantai Krapyak, Kalipucang, Parigi, Cipatujah, dan Kabupaten Tasikmalaya hancur. Demikian pula, hotel-hotel di sepanjang objek wisata pantai barat Pangandaran.
Diterjang gempa kedua
Beberapa hari yang lalu, gempa kembali mengguncang Pangandaran. Gempa ini berkekuatan sekitar 4,7 SR dan terjadi di laut selatan Tasikmalaya dengan kedalaman 59 km dibawah permukaan air laut. Gempa ini tidak berpotensi tsunami karena tidak berada dibawah 30 km atau gempa dalam.
Sejauh ini tidak ada kerusakan yang terjadi di Pangandaran dan sekitarnya, hanya beberapa warga mengaku kaget dengan adanya gempa tersebut, demikian seperti dilansir situs Mypangandaran.
Tetap menjadi surga di ujung Jawa
Meski Pangandaran pernah mencicipi terjangan tsunami Aceh dan beberapa daerah di Indonesia, tidak menjadi alasan para pengunjung berlama-lama trauma dengan kejadian itu. Mereka hanya memerlukan beberapa waktu untuk kembali akrab dengan tempat wisata kesayangannya. Tak hanya wisatawan lokal dari mancanegara, penduduk yang mencari nafkah di laut inipun tak berlama-lama trauma dengan kejadian yang mereka yakini sebagai musibah.
Untuk mencapai tempat itu, Anda harus menggunakan perahu nelayan yang sengaja di alihfungsikan pada siang hari untuk sarana penyewaan para pengunjung.
Untuk menuju Pangandaran dari Jakarta, Anda dapat berangkat dari terminal Kampung Rambutan. Kemudian, ganti bis di Sukabumi atau Banjar yang langsung menuju Pangandaran. Lama perjalanannya kira-kira 9-12 jam.
Pangandaran adalah sebuah kota kecil di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pangandaran terletak di garis pantai selatan Pulau Jawa. Keunggulan utama Pangandaran adalah pantainya yang indah, sebut saja Pantai Pasir Putih Pangandaran, Pantai Batu Hiu, dan Batu Karas.
Pantai Pangandaran merupakan pantai yang istimewa karena di pantai ini Anda dapat melihat terbit dan tenggelamnya matahari dari satu tempat yang sama. Pantainya jernih dan ombaknya landai sehingga aman bagi wisatawan untuk berenang. Bagi para wisatawan yang tidak ingin berenang, dapat bersantai di pasirnya yang putih bersih. Di perairannya juga ada taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona.
Hantaman pertama di 2006
Namun pada 17 Juli 2006, sebelah selatan Pangandaran mengalami gempa. Pusat Gempa Nasional Badan Meteorologi dan Geofisika atau PGN BMG menyatakan gempa bumi yang terjadi di kawasan pantai Pangandaran tersebut terjadi pada pukul 15.19 berkekuatan 6,8 Skala Richter (SR). Pusat gempa tepatnya berada di sebelah selatan Pameungpeuk dengan jarak sekitar 150 km, dan merupakan zona pertemuan dua lempeng benua Indo-Australia dan Eurasia pada kedalaman kurang dari 30 km, seperti dikutip dari situs bencana-kesehatan milik Divisi Manajemen Bencana PMPK FK UGM.
Gempa bumi juga menyebabkan terjadinya gelombang tsunami yang menerjang pantai selatan Jawa Barat, seperti Cilauteureun, Kab. Garut, Cipatujah, Kab. Tasikmalaya, Pangandaran, Kabupaten Ciamis, pantai selatan Cianjur dan Sukabumi. Bahkan, gelombang tsunami juga menerjang Pantai Cilacap dan Kebumen, Jawa Tengah, serta pantai selatan Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Gempa yang diiringi tsunami ini menelan korban ratusan jiwa, ratusan lainnya mengalami cedera, dan puluhan jiwa dinyatakan hilang. Ratusan rumah mulai dari sepanjang Pantai Krapyak, Kalipucang, Parigi, Cipatujah, dan Kabupaten Tasikmalaya hancur. Demikian pula, hotel-hotel di sepanjang objek wisata pantai barat Pangandaran.
Diterjang gempa kedua
Beberapa hari yang lalu, gempa kembali mengguncang Pangandaran. Gempa ini berkekuatan sekitar 4,7 SR dan terjadi di laut selatan Tasikmalaya dengan kedalaman 59 km dibawah permukaan air laut. Gempa ini tidak berpotensi tsunami karena tidak berada dibawah 30 km atau gempa dalam.
Sejauh ini tidak ada kerusakan yang terjadi di Pangandaran dan sekitarnya, hanya beberapa warga mengaku kaget dengan adanya gempa tersebut, demikian seperti dilansir situs Mypangandaran.
Tetap menjadi surga di ujung Jawa
Meski Pangandaran pernah mencicipi terjangan tsunami Aceh dan beberapa daerah di Indonesia, tidak menjadi alasan para pengunjung berlama-lama trauma dengan kejadian itu. Mereka hanya memerlukan beberapa waktu untuk kembali akrab dengan tempat wisata kesayangannya. Tak hanya wisatawan lokal dari mancanegara, penduduk yang mencari nafkah di laut inipun tak berlama-lama trauma dengan kejadian yang mereka yakini sebagai musibah.
Untuk mencapai tempat itu, Anda harus menggunakan perahu nelayan yang sengaja di alihfungsikan pada siang hari untuk sarana penyewaan para pengunjung.
Untuk menuju Pangandaran dari Jakarta, Anda dapat berangkat dari terminal Kampung Rambutan. Kemudian, ganti bis di Sukabumi atau Banjar yang langsung menuju Pangandaran. Lama perjalanannya kira-kira 9-12 jam.
"Prangko Pertama" Dunia Dipamerkan
di Bandung
BANDUNG,
KOMPAS.com — Museum
Pos Indonesia di Kota Bandung mengoleksi lebih dari 200.000 prangko, termasuk
prangko pertama di dunia bergambar "The Penny Black" yang terbit di
Inggris tahun 1840.
Museum yang
berada tidak jauh dari Museum Geologi Bandung itu juga memamerkan prangko yang
pertama kali terbit di Indonesia, sebuah prangko bergambar Raja William yang
terbit tahun 1864.
Selain
prangko, juga ada koleksi lain berupa peralatan pos, seperti timbangan surat,
kotak bus surat, pakaian seragam pengatar pos, dan cap pos, kata Staf Rumah
Tangga Museum Pos Indonesia Bandung Dwi Sri di Bandung, Jumat (13/4/2012).
Ia
menambahkan, setiap hari museum yang dibangun tahun 1931 dengan nama awal
Museum Pos Telepon Telegraf itu dikunjungi sekitar 100 orang.
"Wisatawan
asing yang paling banyak berkunjung berasal Jepang dan Belanda, rata-rata
tertarik dengan koleksi prangko dan peralatan pos kuno mulai dari zaman
pendudukan Belanda maupun Jepang," katanya.
Meriam Raksasa Dijadikan Monumen
BENGKULU,
KOMPAS.com--Sebuah meriam
raksasa peninggalan kolonial Jepang di Kabupaten Bengkulu Selatan akan
dijadikan monumen. Sekarang meriam raksasa itu dipasang di atas tugu pada
bundaran di depan kantor bupati Bengkulu Selatan dan mengarahkan moncongnya ke
laut samudra, kata Humas Pemda kabupaten Bengkulu Selatan, Lisman Hawardi di
Bengkulu, Jumat.
Ia menjelaskan, meriam Honisoit itu buatan Inggris dan dibawa Jepang dari wilayah Sumsel menuju Manna lewat Pagar Alam pada tahun 1942 untuk mempertahankan Kota Manna dari ancaman musuh.
Meriam honisoit itu berkaliber 19.o1 berat 2,2 ton dengan nama laras B.L.O. In-Vire. Sekarang kondisinya masih utuh. Pembuatan monumen itu disepakati Dinas Purbakala Jambi dan Pemda Bengkulu Selatan.
Awalnya meriam raksasa itu berada di belakang kantor DPRD Bengkulu Selatan. Sejak beberapa tahun lalu, yaitu era Komandan Korem 041 Garuda Emas Bengkulu Kol Inf Sutan Lubis bersama Kodim 0408 Bengkulu Selatan memanfaatkan meriam untuk monumen.
Bersama pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dibangun sebuah tugu di bundaran depan kantor bupati dalam wilayah perkantoran Padang Kempas. Hingga kini menjadi kebanggaan bagi Bengkulu Selatan.
Seorang tokoh masyarakat Bengkulu, Hamdi mengatakan, keberadaan meriam itu selama ini nyaris menjadi besi bekas dan sudah dipenuhi karat. Namun kepedulian Korem Bengkulu dan Kodim Bengkulu Selatan akhirnya menjadi benda bersejarah bagi daerah itu.
Meriam itu sempat akan dijadikan besi bekas oleh pemulung, namun karena sangat keras dan cukup berat akhirnya dibiarkan berkarat di belakang kantor DPRD Bengkulu Selatan, ujarnya.
Ia menjelaskan, meriam Honisoit itu buatan Inggris dan dibawa Jepang dari wilayah Sumsel menuju Manna lewat Pagar Alam pada tahun 1942 untuk mempertahankan Kota Manna dari ancaman musuh.
Meriam honisoit itu berkaliber 19.o1 berat 2,2 ton dengan nama laras B.L.O. In-Vire. Sekarang kondisinya masih utuh. Pembuatan monumen itu disepakati Dinas Purbakala Jambi dan Pemda Bengkulu Selatan.
Awalnya meriam raksasa itu berada di belakang kantor DPRD Bengkulu Selatan. Sejak beberapa tahun lalu, yaitu era Komandan Korem 041 Garuda Emas Bengkulu Kol Inf Sutan Lubis bersama Kodim 0408 Bengkulu Selatan memanfaatkan meriam untuk monumen.
Bersama pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dibangun sebuah tugu di bundaran depan kantor bupati dalam wilayah perkantoran Padang Kempas. Hingga kini menjadi kebanggaan bagi Bengkulu Selatan.
Seorang tokoh masyarakat Bengkulu, Hamdi mengatakan, keberadaan meriam itu selama ini nyaris menjadi besi bekas dan sudah dipenuhi karat. Namun kepedulian Korem Bengkulu dan Kodim Bengkulu Selatan akhirnya menjadi benda bersejarah bagi daerah itu.
Meriam itu sempat akan dijadikan besi bekas oleh pemulung, namun karena sangat keras dan cukup berat akhirnya dibiarkan berkarat di belakang kantor DPRD Bengkulu Selatan, ujarnya.
12 Jam Wisata Sejarah di Jakarta
KOMPAS.com – Tahukah Anda ada lebih dari 130
bangunan cagar budaya di Jakarta? Tak akan cukup waktu seharian untuk bisa
menjelajahi dan menelisik bangunan-bangunan tersebut.
Beruntunglah
jika Anda tinggal di Jakarta, kota yang kaya akan sejarah dan dipenuhi
bangunan-bangunan tua penuh nilai historis. Sayangnya, banyak bangunan cagar
budaya tidak mendapatkan perhatian.
Tak sedikit
bangunan-bangunan tersebut tampak tak terawat. Coba saja tengok kawasan Kota
Tua Jakarta, kotor dan bau pesing sudah menjadi hal lumrah. Beberapa bangunan,
terutama yang tak masuk kategori cagar budaya, perlahan-lahan hancur.
Walau
begitu, banyak pula bangunan cagar budaya yang masih menampilkan kecantikan
arsitektur seperti di masa kejayaannya. Wisata sejarah di kota Jakarta tak
selalu tentang area Taman Fatahillah. Mari menjelajahi kekayaan sejarah Batavia
dalam 12 jam.
Pagi hari. Mulailah dengan mengunjungi Rumah
Si Pitung di Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Rumah tersebut
dimiliki oleh H. Syafiuddi, seorang pengusaha kaya. Lalu mengapa disebut
sebagai rumah Si Pitung?
Si Pitung
sendiri dianggap jagoan penentang kolonial Belanda. Ia dipandang sebagai “Robin
Hood” dari Betawi. Nah, kabar yang beredar rumah H Syafiuddi pernah
dirampok oleh Si Pitung. Namun, beberapa sumber sejarah menyebutkan kabar
tersebut sengaja diembuskan untuk mengelabui kompeni alias kolonial Belanda.
Konon, Si
Pitung sebenarnya bersembunyi di rumah tersebut. Aneka misterius dari sosok Si
Pitung bisa Anda ketahui di rumah ini. Bentuk rumah panggung dari kayu tersebut
juga memiliki kisah tersendiri. Tanyakan aneka kisah menarik di balik rumah
tersebut pada penjaga.
Siang hari. Kelar menjelajahi Rumah Si Pitung,
lanjutkan jelajah Anda ke Menara Syahbandar. Biasanya penggemar fotografi
langsung mengarahkan perjalanan ke kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa dan
melewatkan Menara Syahbandar.
Padahal,
menara tersebut pun begitu memesona.Dari kejauhan, bangunan tersebut pun tampak
menarik. Apalagi jika diperhatikan seksama menara itu tampak miring, seperti
Menara Pisa di Italia saja.
Dahulu, di
sinilah titik nol kilometer Jakarta, sebelum akhirnya dipindahkan ke Monumen
Nasional (Monas). Jangan hanya berfoto-foto dengan latar belakang menara,
tetapi naiklah sampai ke atas menara dan layangkan pandangan ke arah Pelabuhan
Sunda Kelapa.
Rasakan
sensasi kilas balik seperti di masa kolonial Belanda. Ya, fungsi awal menara
tersebut memang merupakan menara pengawas keluar masuknya kapal. Bangunan
terdiri atas tiga lantai.
Lanjutkan
perjalanan ke Galangan VOC. Bangunan tersebut tampak megah dari luar.
Apalagi logo VOC yang terlihat menyolok. Nah, saatnya makan siang di bangunan
peninggalan kolonial Belanda. Galangan VOC memang telah dialihfungsikan menjadi
restoran.
Awalnya,
Galangan VOC dibangun sebagai galangan untuk kapal kecil. Bangunan ini juga
pernah menjadi tempat penggilingan kopi. Bisa dibayangkan di masa
kejayaannya sebagai tempat memperbaiki kapal, pastilah Galangan VOC begitu
sibuk.
Sore hari. Lanjutkan perjalanan ke arah
selatan yaitu ke Jembatan Gantung Kota Intan. Jembatan ini memang sudah tak
berfungsi lagi. Di malam hari, jembatan ini malah jadi tempat nongkrong atau
pacaran anak-anak muda.
Saat matahari
tak terlalu panas, paling pas mampir ke jembatan ini pada sore hari. Apalagi
saat matahari mulai turun dan memberikan warna semburat jingga pada langit.
Saat cocok dengan nuansa jembatan yang berwarna merah bata.
Dahulu
jembatan ini dapat diangkat dan diturunkan secara mekanis bila ada kapal yang
melintas. Jembatan yang terbuat dari kayu itu dari kejauhan memang tampak
gagak. Namun, besi-besi sudah begitu berkarat dan di beberapa bagian kayu sudah
lapuk.
Mampir ke
jembatan, Anda boleh saja berjalan hingga ke tengah jembatan. Tetapi, tetaplah
berhati-hati. Lalu layangkan pandangan ke arah kali di bawahnya. Dulu, para
noni Belanda menyeberangi kali dengan perahu-perahu.
Di bawah
Jembatan Intan tersebut konon tersimpan banyak barang-barang peninggalan VOC
maupun kolonial sebelumnya. Meriam Si Jagur juga disebut-sebut ditemukan di
dasar kali tersebut.
Lanjutkan
perjalanan ke Jalan Gajah Mada dan Anda akan menemukan pemandangan yang aneh.
Diapit gedung-gedung tinggi nan modern, sebuah bangunan sederhana dengan
arsitektur China masih berdiri kokoh. Seakan menentang arus zaman dan tak
lekang oleh waktu.
Ya, bangunan
tersebut adalah Gedung Candranaya. Bangunan ini dibangun di awal abad ke-19
oleh Khouw Tian Sek. Paling menonjol dari gedung ini adalah arsitekturnya yang
merupakan perpaduan antara Tionghoa dan Belanda.
Malam hari. Akhiri perjalanan dengan mampir ke
Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Jika waktunya pas, Anda bisa menonton aneka
pertunjukan kesenian di Gedung ini. Biasanya, pertunjukkan akan dimulai antara
pukul tujuh atau delapan malam.
Anda bisa
melihat pentas teater sampai sendratari di gedung ini. Jangan lupa sebelum
menonton pertunjukan, telusuri area tunggu di kanan dan kiri ruang pertunjukan.
Di dinding terdapat foto-foto yang menampilkan perjalanan GKJ dari masa ke
masa.
Jika ini
pertama kalinya Anda menonton pertunjukan di GKJ, bersiaplah terpesona dengan
area ruang pertunjukkan. Kursi-kursi merah berjejer rapi. Bagian panggung yang
luas dan tinggi. Lalu pilar-pilar tinggi nan megah. Sepintas pengunjung terasa
terlempar ke masa kolonial Belanda, ketika tuan-tuan dan nyonya-nyonya Belanda
berkumpul dan menonton pertunjukan.
Sejak dulu,
fungsi gedung ini selalu tetap yaitu sebagai gedung pertunjukan. Walaupun di masa
Jepang sempat menjadi markas tentara, namun pada akhirnya kembali menjadi
gedung pertunjukkan.
Bercengkerama dengan
Kera Wendit
BINGUNG mengisi liburan panjang akhir pekan
nanti? Bagi Anda warga sekitar Malang Raya, Jawa Timur, tidak ada salahnya bila
mengunjungi Wisata Wendit. Selain tidak jauh dari kota, pengunjung juga bisa
memberi makan ratusan kera yang hidup liar.
Wisata pemandian alami Wendit terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hanya dengan harga tiket Rp5 ribu untuk anak-anak dan Rp10 ribu untuk dewasa, wisatawan bisa menikmati berbagai fasilitas, seperti fasilitas kolam renang air alami internasional, water boom, fasilitas sepeda air, dan berbagai fasilitas outbond lainnya.
Dewi Ratnasari, salah seorang pengunjung asal Surabaya, tetap antusias mengajak kedua buah hatinya untuk berlibur ke Wisata Wendit meski sudah tiga kali berkunjung. Pasalnya, di sini pengunjung tidak hanya bisa bermain air, namun juga bisa memberi makan satwa kera liar yang tidak dijumpai di tempat wisata lain.
Menurut Pengelola Wisata Wendit, Suyono Bendot, pengunjung yang datang diharap tidak takut saat melihat gerombolan kera berkelahi. Pasalnya, terdapat sekira 300 kera yang terbagi menjadi tiga kelompok sehingga sering terjadi perebutan kekuasaan.
"Pengunjung yang datang diharap tidak menenteng tas plastik karena kera-kera ini terkadang menarik tas plastik, yang dikira berisi makanan," sarannya, ketika ditemui di Wendit, Malang, baru-baru ini.
Tertarik mengunjungi? Yuk, ajak anggota keluarga berwisata akhir pekan ini.
Wisata pemandian alami Wendit terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hanya dengan harga tiket Rp5 ribu untuk anak-anak dan Rp10 ribu untuk dewasa, wisatawan bisa menikmati berbagai fasilitas, seperti fasilitas kolam renang air alami internasional, water boom, fasilitas sepeda air, dan berbagai fasilitas outbond lainnya.
Dewi Ratnasari, salah seorang pengunjung asal Surabaya, tetap antusias mengajak kedua buah hatinya untuk berlibur ke Wisata Wendit meski sudah tiga kali berkunjung. Pasalnya, di sini pengunjung tidak hanya bisa bermain air, namun juga bisa memberi makan satwa kera liar yang tidak dijumpai di tempat wisata lain.
Menurut Pengelola Wisata Wendit, Suyono Bendot, pengunjung yang datang diharap tidak takut saat melihat gerombolan kera berkelahi. Pasalnya, terdapat sekira 300 kera yang terbagi menjadi tiga kelompok sehingga sering terjadi perebutan kekuasaan.
"Pengunjung yang datang diharap tidak menenteng tas plastik karena kera-kera ini terkadang menarik tas plastik, yang dikira berisi makanan," sarannya, ketika ditemui di Wendit, Malang, baru-baru ini.
Tertarik mengunjungi? Yuk, ajak anggota keluarga berwisata akhir pekan ini.
KULINER
Tertarik White Tea atau Green Tea?
KOMPAS.com - Teh memang sangat mendunia, tidak
hanya di Indonesia tapi juga di seluruh negara Asia mempunyai teh dengan ciri
khas masing-masing. Begitu pula dengan Eropa yang juga menggemari minum teh.
Cara penyeduhan tehnya pun punya keunikan tersendiri. Coba saja anda mampir ke
Teh 63, dan lihat cara mereka menyeduh teh, cukup inspiring, membuat saya
seering mengikuti cara mereka dalam menyeduh teh.
Di keluarga
saya, minum teh menjadi sebuah kebiasaan. Sampai sekarang pun nenek saya kalau
makan, minumnya harus teh pakai es. Sedangkan ibu saya lebih menyukai teh
oolong. Suami saya menyukai teh hijau. Jenisnya memang sangat beragam, seperti
pada saat kami berkunjung ke Walini Galery yang di Bandung, dan ternyata teh
asli Indonesia pun tidak kalah variasinya dengan teh-teh dari negara lainnya.
Nah pada
saat saya sedang ada keperluan di mal Ion Orchard, Singapura kemarin, saya
tidak sengaja menemukan TWG Tea Restaurant. Ramainya membuat saya penasaran.
Jadilah setelah acara saya selesai, saya dan teman saya langsung menuju ke TWG
yang ada di lantai 2 Ion Orchard. TWG adalah singkatan dari The Welness Group
yang didirikan pada tahun 1837.
Wow....
interiornya sangat elegan, bersih. Belum lagi saya terkagum-kagum dengan lemari
yang berisi aneka macam teh. Sekarang giliran saya yang bingung melihat buku
menunya, isinya teh semua dari berbagai macam negara. Daripada saya pusing,
saya langsung tanya saja mana yang paling favorit disini. Dan ternyata favorit
mereka adalah White Tea dan Green Tea. Kami pun pesan kedua jenis teh tersebut.
Nah ngeteh belum lengkap rasanya kalau nggak sambil nyemil atau makan sesuatu. Pilihan
kami pun jatuh ke Creme Brulee.
Ngeteh
sore-sore di TWG, he-he... tempatnya sangat bergaya Eropa, dan semua yang ada
disitu nampak sangat menikmati teh mereka. O iya disini juga ada makanan juga
lho. Kue-kue juga ada. Tidak lama kemudian, dua buah poci teh hadir di meja
kami. Satu berisi White Tea, satu lagi berisi Green Tea. Sebenarnya sih satu
poci untuk berdua cukup, tapi ya sudahlah, kami sudah terlanjur pesan dua
jenis.
Aroma tehnya
pada saat saya tuang ke gelas..., wuihh wangi banget. Belum pernah saya mencium
aroma teh seperti ini. Sangat-sangat enak yang white tea-nya, aromanya lebih
harum di bandingkan yang green tea.
Yang green
tea juga enak koq, hanya kalah aromanya saja sedikit dibandingkan dengan white
tea. Yang jelas, sore-sore ngeteh enak begini membuat suasana hati jadi tenang
lagi, nikmat hidup itu...
Nah ditambah
lagi dengan Creme Brulee-nya yang mantap, manis, lembut, yummy... enak banget.
Creme Brulee terenak yang pernah saya coba.
Soal harga
disini memang bisa dibilang mahal, untuk white tea yang saya minum tadi seharga
11,50 dollar Singapura, sedangkan creme bruleenya 12 dollar Singapura.
Sekali-kali ya tidak apalah menikmati teh sekelas TWG. Disini juga dijual lho
teh dalam berbagai macam kemasan, ada yang loose tea, tea bags. Banyak pilihan
dan semuanya tampak menarik
Ayam Bakar Echo, Aromanya Menggoda
KOMPAS.com - Masih berwisata kuliner di daerah
Tangerang, kali ini kita mau mampir ke Warung Makan Echo (Ayam Bakar Echo).
Penjual ayam bakar yang menurut info yang didapatkan dari kakak saya enak dan
harus dicoba.
Warung Makan
Echo ini berada di Jalan KH Soleh Ali No 99 Tangerang. Warung ini sudah
berjualan dari tahun 1996 lho, dan sudah banyak pelanggannya, dan menu
spesialnya memang ayam bakar. Siang itu kami ditemani kakak saya dan sahabat
kami Ratno.
Warung Echo
memang cukup sederhana, dengan menempati bangunan rumah untuk berjualan dan
pada bagian depannya untuk tempat bakar ayam-nya. Kami pesan ayam bakar dengan
rasa pedas-manis, dan bagi yang kurang suka pedas, bisa pesan yang manis saja
ya. Kami juga direkomendasikan oleh pemiliknya untuk mencoba sop buntut, siapa
takut? Lha kita suka banget menu sop buntut, jadi langsung saja kami juga pesan
1 porsi sop buntut.
Sambil
menunggu pesanan kami datang, kami sempat memotret proses bakar ayamnya.
Kelihatannya memang enak, dari bau bakarannya juga tercium aroma yang menggoda.
Tidak lama
kemudian pesanan kami datang, ayam bakar manis-pedas ala Warung Echo. Hmmm....
aroma ayam bakarnya masih tercium. Dengan sedikit agak gosong pada bagian
tertentu menjadikan tampilan ayam bakarnya menjadi lebih menarik.
Ketika
mencoba mencicip daging ayamnya, ternyata empuk, bumbunya meresap dan rasa
manis-pedasnya cukup terasa di permukaan ayamnya, tapi sebenarnya tidak terlalu
pedas kok. Malah perpaduan manis-pedas menjadikan ayam ini jadi enak banget
lho. Ditambah sambal terasi menjadi tambah mantap! Kita suka dengan ayam bakar
ala Warung Echo ini, sampai kita langsung pesan untuk dibungkus lho he-he...
Lalu tidak
lupa kita cobain sop buntut rekomendasi dari pemilik warung ini. Tampilan sop
buntut cukup menarik, dengan potongan buntut dengan kuah panas dan didalamnya
terdapat potongan wortel, kentang, taburan daun seledri dan bawang goreng,
tidak lupa juga emping goreng disajikan dalam 1 porsi sop buntutnya.
Kita cobain
dulu kuahnya sebelum ditambah sambal dan jeruk nipisnya. Wow.. sedap dan terasa
sari banget, karena biasa di kuahnya direndam tulang muda dan dagingnya supaya
lebih berasa. Dagingnya empuk lho. Lantas kita cobain tambah sambal dan jeruk
nipisnya
Nikmatnya Es Serut Durian di Duran Duren
KOMPAS.com - Mendengar nama buah durian
langsung deh telinga kami terbuka lebar-lebar. Soalnya kita suka banget sama
buah yang diluarnya penuh dengan duri itu. Memang tidak semua orang suka buah
yang baunya untuk sebagian orang tidak disukai.
Nah masih
seputaran Depok, kami menuju ke Jalan KHM Yusuf Raya. Menempati sebuah ruko
kami mampir ke Duran Duren, terdengar seperti group band yah? He-he... betul
nama tempatnya memang Duran Duren, tempat ini model rumah durian, dimana
Anda pencinta durian bisa menikmati langsung buah durian, jadi Anda tinggal
pilih duriannya lalu sudah disediakan meja untuk menikmatinya. Kami sempat
ngobrol dengan pemiliknya, Nano. Menurut Nano, usaha Rumah Durian-nya baru
berjalan 2 tahun, tapi sudah cukup dikenal.
Duran Duren
menyediakan durian medan dan durian thailand, atau lebih dikenal dengan durian
monthong. Selain menjual buah duriannya, di sini juga menjual macam-macam
olahan dari bahan utamanya durian. Nah kita mau cobain Es Serut Durian dan Ice
Cream Durian.
Petama kita
cobain Es Serut Durian. Menu ini berisi 3 butir durian, santan, es serut dan
diberi sirup dan susu, dan di dalamnya juga terdapat kacang merahnya. Oh iya
durian yang digunakan di es serut durian ini adalah durian medan, aroma
durian-nya hmmmm.... rasanya manis, enak dan segar. Karena buah durian aromanya
kuat sekali, maka kacang merah hanya sebagai pelengkap saja.
Sementara Ice
Cream Durian penampilannya cukup menarik, cukup menggoda, dengan warna
kekuningan dengan topping susu coklat dan choco chip. Ice Cream Durian
menggunakan olahan dari durian monthong, rasanya enak dan tercium bau
duriannya.
Duran Duren
saat ini mengembangkan bisnisnya yakni menjual dengan gerobak, bekerja sama
dengan para pedagang, saat ini sudah tersedia 10 gerobak lho, dan biasa
berjualan di area sekolahan dan lain-lain.
Yuk Berburu Kuliner Unik Khas Bali...
KOMPAS.com –
Sate lilit
ikan tuna, ayam betutu, sampai sambal matah merupakan beberapa dari masakan
Bali. Masakan ini terkenal tak hanya sebagai menu yang diburu penggemar wisata
kuliner saat bertandang ke Bali, tetapi juga dikenal sampai bisa Anda temukan
di luar Pulau Bali.
Selain masakan tersebut, ada pula masakan-masakan lain yang belum terlalu tenar oleh wisatawan nusantara, namun digemari oleh penduduk lokal Bali. Mau mencoba beberapa masakan tersebut? Berikut beberapa masakan yang bisa Anda coba.
Rujak Kuah Pindang. Pindang adalah ikan, lalu rujak pastinya tentang buah. Apa hubungannya? Nah kuliner satu ini memang unik. Bayangkan segarnya buah-buah berpadu dengan asinnya kaldu ikan. Ya, itulah Rujak Kuah Pindang yang menjadi cemilan khas masyarakat Denpasar.
Buah yang dipakai biasanya kedondong, bengkuang, timun, dan buah-buah mentah lainnnya. Kaldu ikan dicampur dengan cabai dan terasi, bisa ditambahkan sedikit gula merah jika Anda tak tahan dengan rasa asinnya. Rasanya merupakan kolaborasi unik antara manis, renyahnya buah, asin, asam, dan kecut.
Selain masakan tersebut, ada pula masakan-masakan lain yang belum terlalu tenar oleh wisatawan nusantara, namun digemari oleh penduduk lokal Bali. Mau mencoba beberapa masakan tersebut? Berikut beberapa masakan yang bisa Anda coba.
Rujak Kuah Pindang. Pindang adalah ikan, lalu rujak pastinya tentang buah. Apa hubungannya? Nah kuliner satu ini memang unik. Bayangkan segarnya buah-buah berpadu dengan asinnya kaldu ikan. Ya, itulah Rujak Kuah Pindang yang menjadi cemilan khas masyarakat Denpasar.
Buah yang dipakai biasanya kedondong, bengkuang, timun, dan buah-buah mentah lainnnya. Kaldu ikan dicampur dengan cabai dan terasi, bisa ditambahkan sedikit gula merah jika Anda tak tahan dengan rasa asinnya. Rasanya merupakan kolaborasi unik antara manis, renyahnya buah, asin, asam, dan kecut.
Ingin
mencoba rasa rujak ini? Sangat mudah mencari kuliner satu ini di kawasan Badung
maupun Denpasar. Salah satunya bisa di kawasan Jimbaran ataupun di Denpasar
seperti sebuah warung di Jalan Bukit Tunggal.
Laklak. Kuliner satu ini adalah jajanan pasar yang legit. Bisa dibilang inilah surabi-nya Bali. Laklak menjadi kue khas Tabanan, kabupaten di barat Bali. Namun, kue ini bisa Anda temukan hampir di seluruh Bali.
Laklak terbuat dari tepung beras yang dimasak dengan periuk tanah liat. Setelah matang, ditaburi parutan kelapa dan disiram gula cair. Di Tabanan, Anda bisa mencarinya di Pasar Tabanan. Laklak nikmat dimakan sambil minum kopi.
Sudang Lepet. Sudang lepet adalah ikan asin yang merupakan makanan khas Buleleng, kabupaten di utara Bali. Ikan gepeng yang diasinkan ini cukup digoreng untuk mendapatkan tekstur yang garing nan gurih. Biasanya, ikan yang telah digoreng cukup diberi minyak kelapa, jeruk nipis, dan cabai untuk menambah kelezatan rasa.
Makan sudang lepet paling nikmat ditemani dengan jukut undis (sayur undis) dan plecing kakung, serta nasi panas. Bisa juga dengan sambal terasi atau sambal matah sebagai teman menikmati ikan asin ini. Masih agak jarang tempat makan di Bali yang menjual menu ini.
Di Buleleng, Anda bisa mencarinya di Rumah Makan Pondok Asri. Sudang lepet juga bisa Anda beli di pasar-pasar di Buleleng sebagai oleh-oleh. Cukup digoreng dan nikmati kerenyahan ikan.
Serombotan. Kuliner satu ini merupakan khas Klungkung, kabupaten di timur Bali. Seklias mirip sayur urap. Isinya kangkung, tauge, kacang panjang, bayam, dan aneka kacang.
Lalu diberi parutan kelapa dan disiram sambal pedas. Bisa dimakan juga dengan ketupat. Tertarik mencobanya? Anda bisa mencarinya di Pasar Klungkung. Bisa juga di Pasar Senggol.
Laklak. Kuliner satu ini adalah jajanan pasar yang legit. Bisa dibilang inilah surabi-nya Bali. Laklak menjadi kue khas Tabanan, kabupaten di barat Bali. Namun, kue ini bisa Anda temukan hampir di seluruh Bali.
Laklak terbuat dari tepung beras yang dimasak dengan periuk tanah liat. Setelah matang, ditaburi parutan kelapa dan disiram gula cair. Di Tabanan, Anda bisa mencarinya di Pasar Tabanan. Laklak nikmat dimakan sambil minum kopi.
Sudang Lepet. Sudang lepet adalah ikan asin yang merupakan makanan khas Buleleng, kabupaten di utara Bali. Ikan gepeng yang diasinkan ini cukup digoreng untuk mendapatkan tekstur yang garing nan gurih. Biasanya, ikan yang telah digoreng cukup diberi minyak kelapa, jeruk nipis, dan cabai untuk menambah kelezatan rasa.
Makan sudang lepet paling nikmat ditemani dengan jukut undis (sayur undis) dan plecing kakung, serta nasi panas. Bisa juga dengan sambal terasi atau sambal matah sebagai teman menikmati ikan asin ini. Masih agak jarang tempat makan di Bali yang menjual menu ini.
Di Buleleng, Anda bisa mencarinya di Rumah Makan Pondok Asri. Sudang lepet juga bisa Anda beli di pasar-pasar di Buleleng sebagai oleh-oleh. Cukup digoreng dan nikmati kerenyahan ikan.
Serombotan. Kuliner satu ini merupakan khas Klungkung, kabupaten di timur Bali. Seklias mirip sayur urap. Isinya kangkung, tauge, kacang panjang, bayam, dan aneka kacang.
Lalu diberi parutan kelapa dan disiram sambal pedas. Bisa dimakan juga dengan ketupat. Tertarik mencobanya? Anda bisa mencarinya di Pasar Klungkung. Bisa juga di Pasar Senggol.
EDUKASI
Minat Studi di Korea? Yuk Ambil Beasiswa
Ini!
KOMPAS.com — Siapa yang tidak tahu Korea? Tertarik
studi di negeri yang kini sedang terkenal dengan K-pop atau Korean pop-nya itu?
Tahun ini, ada tawaran beasiswa dari Korea Advanced Institute of Science and
Technology (KAIST).
KAIST
kembali membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa internasional untuk program
MBA, khususnya yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Bagi
Anda yang tertarik mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi dari segi
bisnis, KAIST merupakan salah satu tempat yang cocok untuk menimba ilmu
tersebut.
Bagi yang
berminat, beasiswa ini menawarkan program studi IT, Broadcasting, Telecom,
Media, dan Content Convergence Industry, yang akan dimulai pada semester musim
dingin Januari 2013. Aplikasi beasiswa ini dibuka pada September 2012,
sementara penyerahan dokumennya dibuka pada Oktober 2012. Pengumuman peraih
beasiswa ini akan dilaksanakan pada pertengahan November 2012.
Adapun
beasiswa yang ditawarkan mencakup biaya kuliah (beasiswa penuh atau parsial
untuk 5 siswa di tahun 2013) dan biaya hidup sekitar 500.000 KRW per bulan
untuk satu tahun. Biaya ini tersedia untuk mahasiswa unggulan. Persyaratan
utamanya meliputi:
- Semua
pelamar harus mendapatkan gelar sarjana
- Pelamar
yang memiliki pengalaman bekerja lebih diutamakan
- Memiliki
kemampuan bahasa Inggris yang baik
- Pelamar
harus memenuhi salah satu tes kemampuan bahasa Inggris dengan skor TOEFL 550
(210 untuk basis komputer, 80 untuk basis internet); IELTS 5,5; TEPS 550, TOEIC
Listening & Reading 750 + Speaking Level 6 + Writing.
Bagi yang
berminat, perlu diketahui bahwa sertifikat kemampuan bahasa Inggris tersebut di
atas tidak boleh lebih dari 2 tahun.
SAINS
Lele Unik Ditemukan di Ekuador
ALABAMA,
KOMPAS.com — Spesies
baru lele mulut pengisap yang masuk golongan armored catfish ditemukan
di Ekuador. Armored catfish adalah jenis lele yang tubuhnya memiliki
pelat tulang keras sehingga kadang disebut lele lapis baja.
Ilmuwan dari DePaul University, Windson Aguirre, menemukan lima spesimen dari ikan itu pada tahun 2008 di Sungai Santa Rosa. Ia lalu mengirim spesimen ke Auburn University di Alabama untuk identifikasi.
"Saat kami menyadari bahwa ini baru, sebenarnya tak begitu terkejut. Famili ikan ini bertambah jumlahnya tiap tahun," kata pemimpin riset Milton Tan dari Auburn University.
Yang lebih membuat Tan tertarik adalah karakteristik lele berukuran 7 sentimeter ini. Tak seperti kerabatnya, lele ini tidak memiliki pelat tulang keras di sisi samping kepalanya.
Nama spesies ikan lele baru ini adalah Cordylancistrus santarosensis, sesuai nama sungai tempat ditemukan.
Tak adanya pelat tulang di sisi samping kepala menunjukkan bahwa spesies ini adalah "missing link" antara ikan genus Cordylancistrus lainnya dan Chaetostoma yang mempunyai tulang keras di bagian tersebut.
"Ini penting karena spesies ikan di Ekuador tak terlalu beragam, (dan kami ingin) orang mengetahui (ada ikan) di Ekuador yang unik dan hanya ditemukan di sana," tutur Tan, seperti dikutip National Geographic, Selasa (10/4/2012).
Penemuan spesies Cordylancistrus santarosensis ini dipublikasikan di jurnal Zootaxa, 22 Maret 2012.
Ilmuwan dari DePaul University, Windson Aguirre, menemukan lima spesimen dari ikan itu pada tahun 2008 di Sungai Santa Rosa. Ia lalu mengirim spesimen ke Auburn University di Alabama untuk identifikasi.
"Saat kami menyadari bahwa ini baru, sebenarnya tak begitu terkejut. Famili ikan ini bertambah jumlahnya tiap tahun," kata pemimpin riset Milton Tan dari Auburn University.
Yang lebih membuat Tan tertarik adalah karakteristik lele berukuran 7 sentimeter ini. Tak seperti kerabatnya, lele ini tidak memiliki pelat tulang keras di sisi samping kepalanya.
Nama spesies ikan lele baru ini adalah Cordylancistrus santarosensis, sesuai nama sungai tempat ditemukan.
Tak adanya pelat tulang di sisi samping kepala menunjukkan bahwa spesies ini adalah "missing link" antara ikan genus Cordylancistrus lainnya dan Chaetostoma yang mempunyai tulang keras di bagian tersebut.
"Ini penting karena spesies ikan di Ekuador tak terlalu beragam, (dan kami ingin) orang mengetahui (ada ikan) di Ekuador yang unik dan hanya ditemukan di sana," tutur Tan, seperti dikutip National Geographic, Selasa (10/4/2012).
Penemuan spesies Cordylancistrus santarosensis ini dipublikasikan di jurnal Zootaxa, 22 Maret 2012.
"Kembaran" Tata Surya Ditemukan
HERTFORDSHIRE,
KOMPAS.com — Sistem
dengan bintang induk HD 10180 menghebohkan dunia astronomi pada tahun 2010.
Selain tata surya, sistem keplanetan itu menjadi yang terbesar karena memiliki
tujuh planet.
Kini, sistem keplanetan berjarak 127 tahun cahaya itu kembali menjadi perhatian. Jumlah planet yang mengorbit HD 10180 ternyata bukan hanya tujuh, melainkan sembilan.
Miko Tuomi dari University of Hertfordshire adalah astronom di balik penemuan ini. Ia memublikasikan hasil risetnya di jurnal Astronomy and Astrophysics, Jumat (6/4/2012).
Tuomi menganalisis data hasil observasi instrumen High Accuracy Radial Velocity Planet Searcher pada teleskop 3,6 meter di Observatorium La Silla, Cile.
Sebelumnya, pengamatan di European Southern Observatory menemukan enam planet ekstrasurya serta satu planet yang masih perlu dikonfirmasi keberadaannya.
Lima planet merupakan planet serupa Neptunus dengan massa 12-25 kali massa Bumi. Sementara satu lagi adalah planet serupa Saturnus bermassa 65 kali Bumi dengan waktu revolusi 2200 hari.
Selain meyakinkan adanya enam planet, penelitian Tuomi juga membuktikan adanya planet ketujuh yang bermassa 1,4 massa Bumi dan menemukan dua planet tambahan.
Dua planet tambahan diketahui merupakan planet Bumi Super. Ukuran dua planet tersebut masing-masing 1,9 kali massa Bumi dan 5,1 kali massa Bumi.
Planet ketujuh mengorbit HD 10180 dalam waktu hanya 1,2 hari Bumi. Dua planet tambahan yang ditemukan mengorbit dalam waktu 10 dan 68 hari Bumi.
Dengan waktu orbit yang begitu singkat, dua planet tambahan yang ditemukan berjarak sangat dekat dengan bintangnya. Kondisinya sangat panas sehingga air dan kehidupan sulit untuk didapati.
Dengan jumlah sembilan planet, sistem keplanetan dengan bintang induk HD 10180 bisa disebut "kembaran" tata surya. Jumlah planet sama dengan jumlah planet di tata surya ditambah Pluto.
Sistem keplanetan HD 10180 juga memiliki kesamaan lain dengan tata surya. Bintang HD 10180 sendiri merupakan bintang katai kuning, memiliki massa sebanding dengan Matahari.
Kini, sistem keplanetan berjarak 127 tahun cahaya itu kembali menjadi perhatian. Jumlah planet yang mengorbit HD 10180 ternyata bukan hanya tujuh, melainkan sembilan.
Miko Tuomi dari University of Hertfordshire adalah astronom di balik penemuan ini. Ia memublikasikan hasil risetnya di jurnal Astronomy and Astrophysics, Jumat (6/4/2012).
Tuomi menganalisis data hasil observasi instrumen High Accuracy Radial Velocity Planet Searcher pada teleskop 3,6 meter di Observatorium La Silla, Cile.
Sebelumnya, pengamatan di European Southern Observatory menemukan enam planet ekstrasurya serta satu planet yang masih perlu dikonfirmasi keberadaannya.
Lima planet merupakan planet serupa Neptunus dengan massa 12-25 kali massa Bumi. Sementara satu lagi adalah planet serupa Saturnus bermassa 65 kali Bumi dengan waktu revolusi 2200 hari.
Selain meyakinkan adanya enam planet, penelitian Tuomi juga membuktikan adanya planet ketujuh yang bermassa 1,4 massa Bumi dan menemukan dua planet tambahan.
Dua planet tambahan diketahui merupakan planet Bumi Super. Ukuran dua planet tersebut masing-masing 1,9 kali massa Bumi dan 5,1 kali massa Bumi.
Planet ketujuh mengorbit HD 10180 dalam waktu hanya 1,2 hari Bumi. Dua planet tambahan yang ditemukan mengorbit dalam waktu 10 dan 68 hari Bumi.
Dengan waktu orbit yang begitu singkat, dua planet tambahan yang ditemukan berjarak sangat dekat dengan bintangnya. Kondisinya sangat panas sehingga air dan kehidupan sulit untuk didapati.
Dengan jumlah sembilan planet, sistem keplanetan dengan bintang induk HD 10180 bisa disebut "kembaran" tata surya. Jumlah planet sama dengan jumlah planet di tata surya ditambah Pluto.
Sistem keplanetan HD 10180 juga memiliki kesamaan lain dengan tata surya. Bintang HD 10180 sendiri merupakan bintang katai kuning, memiliki massa sebanding dengan Matahari.
Gempa Aceh Adalah Gempa Kembar
JAKARTA,
KOMPAS.com - Gempa
yang terjadi di Provinsi Aceh Nangroe Darussalam, Rabu (11/4/2012) sore,
ternyata bukan satu gempa utama yang diikuti dengan sejumlah gempa susulan.
Rangkaian gempa itu merupakan dua gempa utama.
"Gempa kemarin sebenarnya gempa kembar. Jadi ada dua gempa utama," kata Danny Hilman Natawijaya, pakar geologi dan palaeotsunami dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Gempa pertama terjadi pada pukul 15.38 WIB dengan kekuatan 8,5 skala Richter. Pusat gempa pada kedalaman 10 km, berjarak 346 km barat daya Kabupaten Simeuleu.
"Gempa kemarin sebenarnya gempa kembar. Jadi ada dua gempa utama," kata Danny Hilman Natawijaya, pakar geologi dan palaeotsunami dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Gempa pertama terjadi pada pukul 15.38 WIB dengan kekuatan 8,5 skala Richter. Pusat gempa pada kedalaman 10 km, berjarak 346 km barat daya Kabupaten Simeuleu.
Adapun gempa
kedua terjadi pada pukul 17.43 WIB dengan kekuatan 8,1 skala Richter. Pusat
gempa punya kedalaman 10 km dan berjarak 483 km barat daya Simeuleu.
"Lokasi pusat gempa keduanya memang berdekatan, semua berpusat di luar
zona subduksi," kata Danny saat dihubungi Kompas.com, Kamis
(12/4/2012).
Akibat dua
gempa yang terjadi kemarin, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
(BMKG) mengeluarkan peringatan dini akan potensi terjadinya tsunami. Peringatan
tsunami diakhiri pukul 19.45 WIB.
Tsunami
memang terjadi setelah gempa besar pertama, meskipun dalam intensitas kecil.
Berdasarkan informasi BMKG, tsunami terjadi di Meulaboh setinggi 80 cm pukul
17.00 dan di Sabang setinggi 6 cm pukul 17.04.
Tsunami
besar tidak terjadi sebab gempa lebih dipicu oleh gerakan sesar miring (oblique)
dan di luar zona subduksi. Tsunami besar bisa terjadi bila pusat gempa di zona
subduksi dan gerakan sesar vertikal. Hingga saat ini, telah ada 28 gempa
susulan yang terjadi akibat dua gempa yang terjadi kemarin.
Gempa Besar Tsunami Kecil, Mengapa?
JAKARTA,
KOMPAS.com — Gempa
bumi kembali mengguncang wilayah Aceh, kemarin. Gempa pertama terjadi pada
pukul 15.38 WIB, Rabu (11/4/2012), berkekuatan 8,5 skala Richter dengan pusat
gempa 346 kilometer barat daya Simeulue. Gempa ini sedikitnya diikuti 16 gempa
susulan. Selanjutnya, pada pukul 17.43 WIB, terjadi lagi gempa dengan kekuatan 8,1 skala Richter, berpusat di 483 kilometer dari
Kota Simeulue. Gempa ini diikuti 11 gempa susulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan ancaman tsunami. Pada pukul 19.45 WIB, peringatan tsunami baru diakhiri. Nah, menilik gempa yang terjadi, sebenarnya kekuatannya tergolong besar. Dengan 8,5 skala Richter dan disusul 8,1 skala Richter, tsunami besar bisa saja terjadi. Namun, meski menimpa beberapa daerah, yaitu Meulaboh, Sabang dan Lahewa, ternyata tsunami yang terjadi adalah tsunami kecil.
Besarnya jauh lebih kecil dari tsunami pada tahun 2004. Mengapa? Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, alasan tsunami hanya berskala kecil terkait lokasi pusat gempa dan gerakan sesar. "Pusat gempa terjadi di luar zona subduksi," ungkap Sutopo dalam konferensi pers, Rabu (11/4/2012).
Zona subduksi adalah zona tempat bertemunya dua lempeng. Diketahui, gempa pertama dan sejumlah gempa susulan yang terjadi berpusat di sebelah barat zona subduksi, menjauh dari daratan Pulau Sumatera. Gempa kali ini berbeda dengan gempa Aceh pada 2004. Apabila pusat gempa berada di luar zona subduksi, potensi tsunami tetap ada, tetapi lebih kecil. "Gempa juga terjadi akibat sesar geser, bukan naik atau turun," ujar Sutopo menambahkan.
Ada tiga gerakan sesar, yakni vertikal, horizontal, dan miring (oblique). Gerak sesar vertikal lebih berpotensi mengakibatkan tsunami. Pada gempa kali ini, gerak sesar yang terjadi adalah miring, didominasi gerak sesar datar. Dengan demikian, tsunami bisa terjadi, tetapi sangat kecil.
Berdasarkan pemantauan BMKG, tsunami yang terjadi hanya setinggi 80 sentimeter di Meulaboh pukul 17.04 WIB dan 6 cm di Sabang pada pukul 17.00 WIB. Sementara itu, pantauan Bakosurtanal juga tak jauh berbeda. Di Meulaboh, tinggi tsunami hanya 1,02 meter sementara di Lahewa (Nias Utara) hanya 1 meter.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan ancaman tsunami. Pada pukul 19.45 WIB, peringatan tsunami baru diakhiri. Nah, menilik gempa yang terjadi, sebenarnya kekuatannya tergolong besar. Dengan 8,5 skala Richter dan disusul 8,1 skala Richter, tsunami besar bisa saja terjadi. Namun, meski menimpa beberapa daerah, yaitu Meulaboh, Sabang dan Lahewa, ternyata tsunami yang terjadi adalah tsunami kecil.
Besarnya jauh lebih kecil dari tsunami pada tahun 2004. Mengapa? Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, alasan tsunami hanya berskala kecil terkait lokasi pusat gempa dan gerakan sesar. "Pusat gempa terjadi di luar zona subduksi," ungkap Sutopo dalam konferensi pers, Rabu (11/4/2012).
Zona subduksi adalah zona tempat bertemunya dua lempeng. Diketahui, gempa pertama dan sejumlah gempa susulan yang terjadi berpusat di sebelah barat zona subduksi, menjauh dari daratan Pulau Sumatera. Gempa kali ini berbeda dengan gempa Aceh pada 2004. Apabila pusat gempa berada di luar zona subduksi, potensi tsunami tetap ada, tetapi lebih kecil. "Gempa juga terjadi akibat sesar geser, bukan naik atau turun," ujar Sutopo menambahkan.
Ada tiga gerakan sesar, yakni vertikal, horizontal, dan miring (oblique). Gerak sesar vertikal lebih berpotensi mengakibatkan tsunami. Pada gempa kali ini, gerak sesar yang terjadi adalah miring, didominasi gerak sesar datar. Dengan demikian, tsunami bisa terjadi, tetapi sangat kecil.
Berdasarkan pemantauan BMKG, tsunami yang terjadi hanya setinggi 80 sentimeter di Meulaboh pukul 17.04 WIB dan 6 cm di Sabang pada pukul 17.00 WIB. Sementara itu, pantauan Bakosurtanal juga tak jauh berbeda. Di Meulaboh, tinggi tsunami hanya 1,02 meter sementara di Lahewa (Nias Utara) hanya 1 meter.
"Sky Village" Kampung Anti Tsunami
ala Jepang
TOKYO,
KOMPAS.com - Jepang
selalu belajar. Gempa bermagnitud 9 yang mengguncang Jepang pada 11 Maret 2012
lalu menunjukkan bahwa pertahanan yang telah diupayakan seperti dinding laut
ternyata tak cukup. Rancangan baru pun diusulkan.
Keiichiro
Sako dari Sako Architechts di Tokyo merancang sebuah kawasan tepi pantai yang
anti tsunami. Kawasan ini bisa dikatakan sebuah pulau buatan yang letaknya
lebih tinggi dari daerah sekitarnya, dinamai "Sky Village" atau
Kampung Langit.
Rencananya,
rancangan kawasan tersebut akan diwujudkan di kawasan Tohoku, timur laut
Jepang, yang tahun 2011 lalu dihancurkan gempa. Meskipun terdengar seperti
mimpi, Sako yakin rancangannya bisa diwujudkan.
"Saya
ingin menawarkan cara agar orang dapat tetap hidup dan bekerja dengan aman serta
tetap nyaman tinggal dataran rendah, ini alasannya saya memulai proyek
ini," kata Sako.
Akibat gempa
tahun lalu, pemerintah Jepang berencana untuk mengajak warga meninggalkan
desa-desa yang diterjang tsunami serta merelokasi warga ke area yang lebih tinggi,
lebih jauh dari pantai.
Menurut
Sako, rencana pemerintah Jepang kurang tepat. Rencana pembangunan Sky Village
lebih tepat karena tidak mengharuskan warga meninggalkan daerah asal dan cara
hidup semula.
"Bagaimana
anda hidup aman di dataran rendah? Pilihannya hanya membangun bangunan buatan
yang tinggi," ungkap Sako seperti dikutip website China.org.cn, Jumat
(13/2/2012) lalu.
"Sekarang,
jika anda membuatnya, dan berbentuk kotak, mumngkin akan langsung dihantam oleh
tsunami. Jadi saya pikir yang harus dilakukan adalah membangun struktur bentuk
lingkaran dengan fondasi baja," tambah Sako.
Rancangan
berbentuk lingkaran atau oval sangat penting. Jika bangunan berbentuk kotak,
maka air dari gelombang tsunami akan langsung menghantam. Jika bangunan
berbentuk oval, maka air akan mengalir ke samping.
Sako
merancang bangunan sebaik mungkin sehingga anti-tsunami. Saat tsunami, gerbang
bangunan tertutup sehingga air tak bisa masuk. Listrik disuplai dengan energi
terbarukan agar tetap bisa beroperasi. Ada pula cadangan baterai lithium.
Sky Village
memiliki kluster-kluster. Terdapat kluster untuk sekolah, hunian, dan
perikanan. Ada pula tempat yang untuk membantu aktivitas perikanan sehingga
mendukung aktivitas warga sebagai nelayan.
Dana
pembangunan Sky Village tentunya sangat besar. Yasuaki Onoda dari Departemen
Arsitektur dan Ilmu Bangunan di Tohoku University memperkirakan bahwa biayanya
bisa mencapai triliunan rupiah per 'pulau'.
Untuk
mengatasi tantangan biaya, Sako mengatakan bahwa akan mendaur ulang material bangunan
yang dihancurkan tsunami tahun lalu. Ia percaya, bangunan tak cuma akan
membantu para penduduk, tapi juga menjadi tujuan wisata.
Laut Mati Pernah Hampir Kering 100.000 Tahun
Lalu
TEL AVIV,
KOMPAS.com - Tim
peneliti dari Tel Aviv University (TAU) dan Hebrew University menemukan bahwa
Laut Mati pernah hampir mengering dalam periode 100.000 tahun yang lalu.
Tim pimpinan Zvi Ben-Avraham dari Minerva Dead Sea Research Center TAU dan Mordechai Stein dari Geological Survey of Israel tersebut mengebor sampai 460 meter di bawah dasar laut dan mengekstrak sedimen dalam rentang waktu 200.000 tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa air di Laut Mati mengalami peningkatan dan penurunan dalam 200.000 tahun terakhir.
Lapisan garam menandai beberapa periode kekeringan dan curah hujan yang sangat sedikit, menyebabkan air surut dan garam menumpul di bagian tengah Laut Mati.
Peneliti juga menemukan bahwa pada masa 120.000 tahun lalu, Laut Mati hampir mengering seluruhnya. Periode kering ekstrim setelahnya adalah pada masa 13.000 tahun lalu.
Saat ini, jumlah air di Laut Mati juga terus menurun. Ben-Avraham mengatakan bahwa sebab penurunan saat ini berbeda dengan di masa lalu, lebih banyak dipengaruhi faktor manusia.
"Apa yang kita lihat di Timur Tengah adalah sesuatu yang mirip periode kering yang cukup parah, tapi ini bukan diakibatkan iklim, ini fenomena yang disebabkan manusia," jelas Ben-Avraham seperti dikutip Physorg, Selasa (10/4/2012).
Kekeringan saat ini lebih dipacu oleh banyaknya pengambilan air sungai untuk irigasi oleh manusia. Akibatnya, jumlah air yang mencapai Laut Mati lebih sedikit.
Tim pimpinan Zvi Ben-Avraham dari Minerva Dead Sea Research Center TAU dan Mordechai Stein dari Geological Survey of Israel tersebut mengebor sampai 460 meter di bawah dasar laut dan mengekstrak sedimen dalam rentang waktu 200.000 tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa air di Laut Mati mengalami peningkatan dan penurunan dalam 200.000 tahun terakhir.
Lapisan garam menandai beberapa periode kekeringan dan curah hujan yang sangat sedikit, menyebabkan air surut dan garam menumpul di bagian tengah Laut Mati.
Peneliti juga menemukan bahwa pada masa 120.000 tahun lalu, Laut Mati hampir mengering seluruhnya. Periode kering ekstrim setelahnya adalah pada masa 13.000 tahun lalu.
Saat ini, jumlah air di Laut Mati juga terus menurun. Ben-Avraham mengatakan bahwa sebab penurunan saat ini berbeda dengan di masa lalu, lebih banyak dipengaruhi faktor manusia.
"Apa yang kita lihat di Timur Tengah adalah sesuatu yang mirip periode kering yang cukup parah, tapi ini bukan diakibatkan iklim, ini fenomena yang disebabkan manusia," jelas Ben-Avraham seperti dikutip Physorg, Selasa (10/4/2012).
Kekeringan saat ini lebih dipacu oleh banyaknya pengambilan air sungai untuk irigasi oleh manusia. Akibatnya, jumlah air yang mencapai Laut Mati lebih sedikit.
OLAHRAGA
Rossi Masih Bisa Bersaing dengan Stoner dan
Lorenzo
KOMPAS.com — Valentino Rossi masih mengalami
masa sulit sejak melakukan debutnya dengan Ducati pada musim 2011. Di awal
musim 2012 ini pun, "The Doctor" belum menunjukkan tanda-tanda bakal
kompetitif, setelah terpuruk pada seri pembuka di Qatar pekan lalu, ketika dia
finis di urutan ke-10.
Meskipun demikian, orang yang pernah menjadi rival sekaligus temannya, Loris Capirossi, punya keyakinan bahwa Rossi masih cukup cepat untuk menjadi pesaing Casey Stoner dan Jorge Lorenzo, yang saat ini mendominasi MotoGP. Syaratnya, Ducati harus segera mengembangkan Desmosedici yang lebih kompetitif.
Meskipun demikian, orang yang pernah menjadi rival sekaligus temannya, Loris Capirossi, punya keyakinan bahwa Rossi masih cukup cepat untuk menjadi pesaing Casey Stoner dan Jorge Lorenzo, yang saat ini mendominasi MotoGP. Syaratnya, Ducati harus segera mengembangkan Desmosedici yang lebih kompetitif.
Menurut
saya, jika Valentino memiliki motor yang bagus lagi, maka dia bisa bertarung
untuk meraih kemenangan dan berada di sana dengan Casey dan Jorge.
-- Loris
Capirossi
Memang,
Rossi saat ini sedang menghadapi krisis terbesar dalam kariernya. Setelah musim
lalu tak pernah meraih kemenangan dan hanya satu kali naik podium, dia juga
kembali menghadapi persoalan serupa pada musim ini, yang menjadi era perdana
mesin 1.000 cc. Alih-alih meraih kemenangan, Rossi dan Desmosedici GP12 malah
terpuruk di barisan belakang Desmosedici GP12.
Ya, pada balapan di Sirkuit Losail, Minggu (8/4/2012), pebalap berusia 33 tahun ini tertinggal lebih dari 30 detik di belakang Lorenzo, yang memenangi balapan malam tersebut. Tak ayal, mantan rekan setim Lorenzo ini memberikan kritikan pedas kepada Ducati baru, yang performanya jauh dari harapan.
Ducati sudah melakukan perubahan radikal pada motor baru ini, termasuk pengenalan rangka aluminium tiang kembar untuk mengatasi masalah front-end dan understeer. Sayang, belum ada perubahan yang signifikan.
Rossi tampaknya frustrasi dengan situasi yang dihadapi, dan selanjutnya muncul spekulasi bahwa dia bisa lebih cepat meninggalkan Ducati. Honda dan Yamaha ditengarai menjadi tujuan "The Doctor" untuk musim 2013.
Namun, Capirossi, yang pensiun dari MotoGP pada 2011, masih yakin bahwa juara dunia sembilan kali grand prix tersebut memiliki kecepatan untuk bertarung dengan Lorenzo dan Stoner, yang telah mendominasi MotoGP sejak Rossi merebut mahkota terakhirnya di kelas primer pada tahun 2009. Sejak 36 balapan itu, Lorenzo dan Stoner telah memenangkan 26 seri, sementara Rossi hanya mencetak satu podium dalam 18 balapan terakhir setelah bergabung dengan Ducati.
Dalam pembicaraan eksklusif dengan MCN sebelum seri pembuka di Qatar, Capirossi mengatakan, "Menurut saya, jika Valentino memiliki motor yang bagus lagi, maka dia bisa bertarung untuk meraih kemenangan dan berada di sana dengan Casey dan Jorge.
"Namun sayangnya, Ducati belum siap untuk bertarung meraih kemenangan. Masalahnya adalah bahwa ketika motor tidak benar dan Anda harus tampil 100 persen untuk finis, maka itu akan menyulitkan."
"Saya tidak mengatakan bahwa motivasinya sudah turun, tetapi kita berbicara tentang juara dunia sembilan kali di sini, yang telah menikmati sejumlah kesuksesan menakjubkan. Saya pikir jika nanti dia melihat kesempatan, itu akan menjadi sesuatu yang besar, dan dia akan tiba-tiba berada di sana."
"Namun, ini bukan situasi yang mudah dan akan sulit baginya. Ducati berada di belakang, tetapi olahraga perlu memiliki Ducati, dan Valentino kembali berada di depan."
Ya, pada balapan di Sirkuit Losail, Minggu (8/4/2012), pebalap berusia 33 tahun ini tertinggal lebih dari 30 detik di belakang Lorenzo, yang memenangi balapan malam tersebut. Tak ayal, mantan rekan setim Lorenzo ini memberikan kritikan pedas kepada Ducati baru, yang performanya jauh dari harapan.
Ducati sudah melakukan perubahan radikal pada motor baru ini, termasuk pengenalan rangka aluminium tiang kembar untuk mengatasi masalah front-end dan understeer. Sayang, belum ada perubahan yang signifikan.
Rossi tampaknya frustrasi dengan situasi yang dihadapi, dan selanjutnya muncul spekulasi bahwa dia bisa lebih cepat meninggalkan Ducati. Honda dan Yamaha ditengarai menjadi tujuan "The Doctor" untuk musim 2013.
Namun, Capirossi, yang pensiun dari MotoGP pada 2011, masih yakin bahwa juara dunia sembilan kali grand prix tersebut memiliki kecepatan untuk bertarung dengan Lorenzo dan Stoner, yang telah mendominasi MotoGP sejak Rossi merebut mahkota terakhirnya di kelas primer pada tahun 2009. Sejak 36 balapan itu, Lorenzo dan Stoner telah memenangkan 26 seri, sementara Rossi hanya mencetak satu podium dalam 18 balapan terakhir setelah bergabung dengan Ducati.
Dalam pembicaraan eksklusif dengan MCN sebelum seri pembuka di Qatar, Capirossi mengatakan, "Menurut saya, jika Valentino memiliki motor yang bagus lagi, maka dia bisa bertarung untuk meraih kemenangan dan berada di sana dengan Casey dan Jorge.
"Namun sayangnya, Ducati belum siap untuk bertarung meraih kemenangan. Masalahnya adalah bahwa ketika motor tidak benar dan Anda harus tampil 100 persen untuk finis, maka itu akan menyulitkan."
"Saya tidak mengatakan bahwa motivasinya sudah turun, tetapi kita berbicara tentang juara dunia sembilan kali di sini, yang telah menikmati sejumlah kesuksesan menakjubkan. Saya pikir jika nanti dia melihat kesempatan, itu akan menjadi sesuatu yang besar, dan dia akan tiba-tiba berada di sana."
"Namun, ini bukan situasi yang mudah dan akan sulit baginya. Ducati berada di belakang, tetapi olahraga perlu memiliki Ducati, dan Valentino kembali berada di depan."
Ducati Masih Percaya pada Rossi dan Preziosi
KOMPAS.com - Valentino Rossi dan Ducati sedang
berada di masa yang sangat sulit. Hubungan dua ikon Italia ini pun sedang di
ambang kehancuran, setelah Rossi mengeluarkan komentar keras kepada Ducati,
akibat hasil buruk pada seri pembuka MotoGP 2012 di GP Qatar, Minggu (8/4/12),
di mana dia hanya finis di urutan ke-10.
Meskipun demikian, CEO dari produsen motor yang bermarkas di Bologna ini, Gabriele Del Torchio, tidak putus asa menghadapi situas yang sedang terjadi. Dia berusaha menenangkan keadaan, seperti yang diungkapkan dalam wawancara dengan suratkabar La Repubblica.
"Kami tetap menaruh kepercayaan kepada Rossi dan (Filippo) Preziosi - orang yang mendesain GP12," ujar bos Ducati tersebut. "Kami menyadari bahwa dalam sebuah musim akan ada pasang dan surut, dan yang terjadi di Qatar itu adalah belakangan. Valentino hanya meniup uap. Ini adalah momen frustrasi, tetapi kami baru mengawali musim, dan saya yakin dia akan bangkit."
Del Torchio juga mengakui bahwa Ducati harus bekerja ekstra keras untuk segera menghasilkan motor yang kompetitif. "Hayden meraih hasil yang baik, tetapi berada di posisi keenam tentu bukan tujuan kami. Kami membalap untuk menang," tegasnya.
Nah, untuk meraih kemenangan tersebut, harus ada usaha yang lebih untuk memperbaiki performa motor. "Para mekanik selalu membutuhkan waktu untuk bekerja. Pada saat ini mereka harus berkonsentrasi pada pengesetan."
Ketika ditanya tentang musim 2013, di mana santer beredar kabar Rossi akan meninggalkan Ducati, Del Torchio tak mau berspekulasi. Dia hanya ingin berbicara tentang kebangkitan Ducati untuk menghadapi musim 2012, yang merupakan era perdana MotoGP mesin 1.000 cc.
"Valentino bukan satu-satunya pebalap top yang kontraknya akan selesai pada akhir musim ini. Masih ada 17 balapan tersisa pada musim ini, dan kami harus menunggu sebelum mencapai kesimpulan."
Menyambut musim 2012, Ducati sudah melakukan perubahan radikal untuk menghasilkan Desmosedici GP12, di mana sasisnya adalah aluminium tiang kembar. Alih-alih bisa kompetitif, Ducati justru terpuruk saat balapan malam di Qatar, di mana hasil terbaik diraih Nicky Hayden yang finis di urutan keenam, sedangkan Rossi hanya mampu bersaing dengan tim-tim CRT di barisan belakang. Alhasil, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut finis di urutan ke-10.
Meskipun demikian, CEO dari produsen motor yang bermarkas di Bologna ini, Gabriele Del Torchio, tidak putus asa menghadapi situas yang sedang terjadi. Dia berusaha menenangkan keadaan, seperti yang diungkapkan dalam wawancara dengan suratkabar La Repubblica.
"Kami tetap menaruh kepercayaan kepada Rossi dan (Filippo) Preziosi - orang yang mendesain GP12," ujar bos Ducati tersebut. "Kami menyadari bahwa dalam sebuah musim akan ada pasang dan surut, dan yang terjadi di Qatar itu adalah belakangan. Valentino hanya meniup uap. Ini adalah momen frustrasi, tetapi kami baru mengawali musim, dan saya yakin dia akan bangkit."
Del Torchio juga mengakui bahwa Ducati harus bekerja ekstra keras untuk segera menghasilkan motor yang kompetitif. "Hayden meraih hasil yang baik, tetapi berada di posisi keenam tentu bukan tujuan kami. Kami membalap untuk menang," tegasnya.
Nah, untuk meraih kemenangan tersebut, harus ada usaha yang lebih untuk memperbaiki performa motor. "Para mekanik selalu membutuhkan waktu untuk bekerja. Pada saat ini mereka harus berkonsentrasi pada pengesetan."
Ketika ditanya tentang musim 2013, di mana santer beredar kabar Rossi akan meninggalkan Ducati, Del Torchio tak mau berspekulasi. Dia hanya ingin berbicara tentang kebangkitan Ducati untuk menghadapi musim 2012, yang merupakan era perdana MotoGP mesin 1.000 cc.
"Valentino bukan satu-satunya pebalap top yang kontraknya akan selesai pada akhir musim ini. Masih ada 17 balapan tersisa pada musim ini, dan kami harus menunggu sebelum mencapai kesimpulan."
Menyambut musim 2012, Ducati sudah melakukan perubahan radikal untuk menghasilkan Desmosedici GP12, di mana sasisnya adalah aluminium tiang kembar. Alih-alih bisa kompetitif, Ducati justru terpuruk saat balapan malam di Qatar, di mana hasil terbaik diraih Nicky Hayden yang finis di urutan keenam, sedangkan Rossi hanya mampu bersaing dengan tim-tim CRT di barisan belakang. Alhasil, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut finis di urutan ke-10.
Ronaldo Pecahkan Rekor Sendiri
MADRID,
KOMPAS.com - Striker
Real Madrid, Cristiano Ronaldo, memecahkan rekor pencetak gol terbanyak
Liga BBVA dalam satu musim atas namanya sendiri, dengan 41 gol. Sebelumnya,
Ronaldo memegang rekor ini dengan torehan 40 gol dalam satu musim.
Gol ke-41 itu tercipta pada pertandingan Liga BBVA melawan Sporting Gijon, yang berakhir 3-1 untuk Madrid. Torehan ini mungkin saja bertambah karena Liga BBVA masih menyisakan lima pertandingan lagi.
Gol ke-41 itu tercipta pada pertandingan Liga BBVA melawan Sporting Gijon, yang berakhir 3-1 untuk Madrid. Torehan ini mungkin saja bertambah karena Liga BBVA masih menyisakan lima pertandingan lagi.
Bagi Madrid,
kemenangan 3-1 itu membuat mereka menguasai klasemen dengan 85 poin, atau
unggul tujuh angka dari pesaing terdekat, Barcelona.
Menang 3-1, Madrid Kokoh di Puncak Klasemen
MADRID,
KOMPAS.com - Real
Madrid semakin kokoh di puncak klasemen setelah menang 3-1 dari Sporting Gijon
dalam laga Liga BBVA, di Santiago Bernabeu, Sabtu atau Minggu (15/4/2012) dini
hari WIB.
Hasil ini membuat Madrid mengoleksi 85 poin, unggul tujuh poin dari Barcelona yang ada diperingkat kedua. Namun selisih ini masih bisa terpangkas jika Barcelona berhasil menekuk Levante dalam laga yang akan berlangsung setelah pertandingan ini.
Madrid yang lebih diunggulkan sudah mendominasi sejak awal. Namun pertahanan disiplin dari para pemain Gijon membuat pemain Madrid kesulitan untuk menciptakan peluang.
Justru Gijon yang mendapatkan peluang lebih dulu di menit ke-14. Oscar Trejo yang berhasil merebut bola dari Alvaro Arberloa melepaskan tembakan kaki kanan ke arah gawang Madrid. Beruntung bagi tuan rumah, kiper Iker Casillas masih sigap dalam memblok bola yang mengancam gawangnya.
Madrid sebenarnya mampu mencetak gol pada menit ke-28 lewat tandukan Gonzalo Higuain. Sayang, gol tersebut dianulir karena sebelum mencetak gol Higuain sudah berada dalam posisi off-side.
Sial bagi Madrid, selang satu menit setelah gol yang dianulir, mereka harus mendapat hukuman penalti setelah Sergio Ramos melakukan handsball di kotak terlarang. Miguel de las Cuevas tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk membawa Gijon unggul 1-0.
Madrid langsung bereaksi. Hasilnya pada menit ke-37, Madrid mampu menyamakan kedudukan. Umpan jauh dari Ramos dimanfaatkan dengan baik oleh Higuain dengan tandukannya.
Pada menit ke-44, Nuri Sahin nyaris membuat Madrid berbalik unggul. Sayang bola hasil tendangan bebasnya hanya membentur mistar gawang. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Madrid langsung menekan pertahanan Gijon di babak kedua. Namun, pertahanan tim tamu masih sulit dibongkar oleh pemain Madrid, setidaknya hingga menit ke-74.
Tuan rumah akhirnya mampu mencuri gol pada menit ke-74 berkat Cristiano Ronaldo. Memanfaatkan umpan silang Mesut Oezil, Ronaldo berhasil membobol gawang Juan Pablo dengan tandukannya.
Gijon makin terpuruk setelah pada menit ke-76 harus bermain dengan 10 orang. Sang kapten, Roberto Canella harus keluar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Angel Di Maria.
Keuntungan ini langsung dimanfaatkan oleh Madrid. Pada menit ke-82, Madrid menambah keunggulannya lewat aksi Karim Benzema. Memanfaatkan umpan Oezil, striker asal Perancis ini menundukkan Juan Pablo dengan tembakan kaki kanannya.
Hasil ini membuat Madrid mengoleksi 85 poin, unggul tujuh poin dari Barcelona yang ada diperingkat kedua. Namun selisih ini masih bisa terpangkas jika Barcelona berhasil menekuk Levante dalam laga yang akan berlangsung setelah pertandingan ini.
Madrid yang lebih diunggulkan sudah mendominasi sejak awal. Namun pertahanan disiplin dari para pemain Gijon membuat pemain Madrid kesulitan untuk menciptakan peluang.
Justru Gijon yang mendapatkan peluang lebih dulu di menit ke-14. Oscar Trejo yang berhasil merebut bola dari Alvaro Arberloa melepaskan tembakan kaki kanan ke arah gawang Madrid. Beruntung bagi tuan rumah, kiper Iker Casillas masih sigap dalam memblok bola yang mengancam gawangnya.
Madrid sebenarnya mampu mencetak gol pada menit ke-28 lewat tandukan Gonzalo Higuain. Sayang, gol tersebut dianulir karena sebelum mencetak gol Higuain sudah berada dalam posisi off-side.
Sial bagi Madrid, selang satu menit setelah gol yang dianulir, mereka harus mendapat hukuman penalti setelah Sergio Ramos melakukan handsball di kotak terlarang. Miguel de las Cuevas tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk membawa Gijon unggul 1-0.
Madrid langsung bereaksi. Hasilnya pada menit ke-37, Madrid mampu menyamakan kedudukan. Umpan jauh dari Ramos dimanfaatkan dengan baik oleh Higuain dengan tandukannya.
Pada menit ke-44, Nuri Sahin nyaris membuat Madrid berbalik unggul. Sayang bola hasil tendangan bebasnya hanya membentur mistar gawang. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Madrid langsung menekan pertahanan Gijon di babak kedua. Namun, pertahanan tim tamu masih sulit dibongkar oleh pemain Madrid, setidaknya hingga menit ke-74.
Tuan rumah akhirnya mampu mencuri gol pada menit ke-74 berkat Cristiano Ronaldo. Memanfaatkan umpan silang Mesut Oezil, Ronaldo berhasil membobol gawang Juan Pablo dengan tandukannya.
Gijon makin terpuruk setelah pada menit ke-76 harus bermain dengan 10 orang. Sang kapten, Roberto Canella harus keluar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Angel Di Maria.
Keuntungan ini langsung dimanfaatkan oleh Madrid. Pada menit ke-82, Madrid menambah keunggulannya lewat aksi Karim Benzema. Memanfaatkan umpan Oezil, striker asal Perancis ini menundukkan Juan Pablo dengan tembakan kaki kanannya.
Sayang, sisa
waktu yang ada tak mampu dimanfaatkan pemain Madrid untuk menambah pundi-pundi
golnya. Hingga akhir laga skor 3-1 untuk Madrid tak berubah.
Indonesia Berjaya, Kalahkan Thailand 3-2
JAKARTA,
KOMPAS.com- Indonesia
akhirnya bisa mengungguli tim kuat Thailand, 3-2, setelah tunggal terakhir
Indonesia, Wisnu Adi Nugroho, menjadi pembunuh raksasa. Petenis tunggal putra
itu membungkam Kittipong Wachiramanowong, 7-6, 6-4, 6-2, di Senayan Jakarta,
Minggu petang ini.
Kemenangan
ini membuat peluang Indonesia lolos ke Grup I Piala Davis Asia/Oceania tetap
terbuka. Lawan Indonesia untuk mendapatkan tiket tersebut kemungkinan kuat
adalah Filipina.
Wisnu yang
merupakan pemain junior yang baru pindah kelas ke senior, mengejutkan Kittipong
dengan pengembalian bola-bolanya yang sering diluar dugaan. Petenis Indonesia
itupun sangat rajin mengejar bola sehingga membuat frustasi lawan.
Kemenangan
pada set pertama menjadi kunci karena setelah itu kepercayaan diri Wisnu
semakin besar sehingga dia bisa bermain lepas tetapi tetap apik. Kittipong
mengaku terkejut dengan permainan lawannya, sehingga kemudian menjadi gugup dan
membuat banyak kesalahan.
Kido/Hendra Masuk 10 Besar
JAKARTA,
KOMPAS.com — Ganda
juara Olimpiade 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan, naik dua tingkat ke
peringkat 10 dunia setelah berhasil menjuarai Australia Terbuka GPG pekan lalu.
Dari keberhasilan menjadi juara di Australia, Kido/Hendra mendapat tambahan nilai 7.000. Mereka langsung naik dua tingkat dari peringkat 12.
Kido/Jendra kini menggeser ganda putra Indonesia lainnya, Alvent Yulianto/Hendra AG, yang tetap bertahan di peringkat 11. Sementara di peringkat 8 besar, Indonesia menempatkan satu wakil, Bona Septano/Muhammad Ahsan, yang kini menempati peringkat 7.
Dalam daftar peringkat yang dikeluarkan BWF, Kamis (12/4/2012), ganda China, Cai Yun/Fu Haifeng, masih menempati peringkat satu diikuti lawan berat mereka asal Korea Selatan, Lee Jong-dae/Jung Jae-sung.
Dari keberhasilan menjadi juara di Australia, Kido/Hendra mendapat tambahan nilai 7.000. Mereka langsung naik dua tingkat dari peringkat 12.
Kido/Jendra kini menggeser ganda putra Indonesia lainnya, Alvent Yulianto/Hendra AG, yang tetap bertahan di peringkat 11. Sementara di peringkat 8 besar, Indonesia menempatkan satu wakil, Bona Septano/Muhammad Ahsan, yang kini menempati peringkat 7.
Dalam daftar peringkat yang dikeluarkan BWF, Kamis (12/4/2012), ganda China, Cai Yun/Fu Haifeng, masih menempati peringkat satu diikuti lawan berat mereka asal Korea Selatan, Lee Jong-dae/Jung Jae-sung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar